BRI Liga 1: Total 15 Pemain PSS Positif COVID-19 selama Putaran Kedua di Bali

oleh Hery Kurniawan diperbarui 06 Feb 2022, 13:30 WIB
Starting XI PSS Sleman saat menghadapi Persik Kediri pada 2 Februari 2022 lalu (Dok. PSS Sleman)

Bola.com, Denpasar - PSS Sleman bergerak aktif mengatasi permasalahan non-teknis selama putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022 yang dilaksanakan di pulau Bali. Pasalnya, kini total 15 penggawa Super Elang Jawa yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Hal itu diungkapkan oleh dokter tim PSS Sleman, Feras Ardiles Muhammad. Menurut Feras, hal itu sangat mempengaruhi ketersediaan pemain di setiap pertandingan.

Advertisement

Sebab, para pemain yang positif terpapar COVID-19 harus menjalani isolasi. Tentu saja mereka tidak bisa dimainkan di pertandingan BRI Liga 1.

Namun, Feras enggan menyebutkan secara rinci siapa 15 pemain PSS Sleman yang positif terpapar COVID-19 tersebut.

"Sejauh ini ada total 15 Pemain kita yang mendapatkan hasil positif COVID-19. Hal ini tentu berdampak pada komposisi tim dalam menghadapi pertandingan," ujar Feras.

 

2 dari 4 halaman

Langsung Karantina

Pemain Persebaya Surabaya, Bruno Moreira Soares (kiri) berebut bola dengan pemain PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan dalam laga pekan ke-5 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Rabu (29/09/2021). Persebaya menang 3-1. (Bola.com/Bagaskara

Feras juga menambahkan pemain yang baru saja mendapatkan hasil positif langsung di karantina seperti protokol kesehatan yang berlaku.

Tak hanya itu, teman sekamar dari pemain yang bersangkutan juka dipindahkan. Mereka juga harus menjalani tes dan dikarantina juga.

"Pemain yang positif langsung kita karantina dan diberikan treatment. Teman sekamarnya pun kita langsung pindahkan dan kita lakukan isolasi mandiri," ujar dokter kelahiran Yogyakarta ini.

 

3 dari 4 halaman

Beberapa Pulih

Setelah Dandi Maulana mencetak gol, Barito Putera kian di atas angin. Tim berjuluk Laskar Antasari terus menggempur lini pertahanan PSS Sleman. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Beberapa pemain sudah kembali pulih dan mengikuti latihan yang diarahkan oleh pelatih PSS, I Putu Gede. Namun, pemain tersebut akan terus dipantau agar tidak menularkan ke pemain lain.

"Pemain yang sedang menjalani karantina pun telah diberi latihan oleh pelatih fisik, coach Kartono dalam hal ini agar kondisi peak performance tidak drop," ujar dokter Feras.

Lebih lanjut, Feras juga menegaskan PSS Sleman selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun, penularan COVID-19 tidak bisa terprediksi dan susah dibendung.

"Kita selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Namun, penularan tidak dapat diprediksi datang kapan dan darimana. Semoga ada kebijakan yang lebih baik dari penyelenggara agar kompetisi bisa berjalan secara sportif," tandasnya.

4 dari 4 halaman

Posisi PSS Saat Ini

Berita Terkait