Maverick Vinales Ungkit Hubungan Buruk Bersama Yamaha: Banyak Orang Jahat di Sana

oleh Hendry Wibowo diperbarui 20 Feb 2022, 05:45 WIB
Pembalap Aprilia, Maverick Vinales di tes Misano. (Istimewa)

Bola.com, Jakarta - Semua tahu, Maverick Vinales berpisah dengan Yamaha pada pertengahan MotoGP 2021 dengan cara tidak baik. Cukup melihat fakta kontraknya yang baru berakhir penghujung MotoGP 2022 harus diakhiri begitu saja.

Beruntung, karier Maverick Vinales di MotoGP belum berkhir. Dia ditampung Aprilia dan akan membidik rekor spesial pada MotoGP 2022.

Advertisement

Jika bisa membawa motor Aprilia finis pertama, maka ia jadi satu-satunya pembalap bisa menang balapan era MotoGP dengan tiga motor berbeda.

Sebelumnya Maverick Vinales sudah menang bersama Suzuki dan Yamaha. Namun apa yang sebenarnya terjadi sehingga hubungan pembalap asal Spanyol itu berakhir prematur tahun lalu?

"Saya pikir diam adalah jawaban terbaik," jawab Maverick Vinales saat diwawancara Mundo Deportivo.

"Saya tidak punya apa-apa untuk dikatakan. Sangat sedikit orang yang tahu apa yang sebenarnya terjadi. Saya telah bertemu banyak orang jahat di sana, tetapi juga orang baik."

"Sebuah pengalaman yang membuatku sedikit lebih dingin dengan orang asing," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Bukan Kandidat Juara

Maverick Vinales mengaku gugup menjelang debutnya bersama Aprilia pada balapan yang akan berlangsung di sirkuit MotorLand tersebut. Ia menyebut sepeti hari pertama masuk sekolah. (Foto: AFP/Lluis Gene)

Hampir setiap kali musim MotoGP ingin dimulai, Maverick Vinales selalu menjadi kandidat kuat untuk menjadi juara dunia.

Namun lantaran pindah ke Aprilia, situasi tentu berubah untuknya. "Jangan berpikir ada banyak perbedaan, tekanan tetap ada, tapi lebih ke arah positif," ujar Vinales.

"Jelas, di Aprilia kami memiliki target untuk dicapai, tetapi itu adalah tujuan yang membutuhkan waktu. Semua orang menyadarinya," lanjutnya.

Pada MotoGP 2022, Maverick Vinales bakal berduet dengan Aleix Espargaro.

 

Berita Terkait