Misteri 23 Pembalap di Grid MotoGP Spanyol 2026 Akhir Pekan Ini, Padahal Ada Rider Reguler Absen

Gelaran MotoGP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez, 24-26 April dipastikan bakal menyuguhkan pemandangan unik. Tercatat akan ada 23 motor yang mengaspal di lintasan. Angka ini terbilang ganjil dan melebihi jumlah grid reguler biasanya. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?

Bola.com, Jakarta - Gelaran MotoGP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez, 24-26 April dipastikan bakal menyuguhkan pemandangan unik. Tercatat akan ada 23 motor yang mengaspal di lintasan. Angka ini terbilang ganjil dan melebihi jumlah grid reguler biasanya. Lantas, apa yang sebenarnya terjadi?

Mengutip media Spanyol, AS, ada beberapa faktor yang membuat komposisi pembalap di seri Jerez kali ini menjadi tidak biasa. Jawabannya mulai dari badai cedera hingga strategi tim pabrikan yang memanfaatkan jatah wild card.

Pertama kabar kurang sedap datang dari kubu Red Bull KTM Tech3. Pembalap andalan mereka, Maverick Vinales, dipastikan absen mengendarai motor RC-16 miliknya.

Top Gun-julukan Maverick Vinales terpaksa menepi setelah menjalani operasi pada bahu kirinya awal bulan ini. Apes bagi Tech3, mereka tidak bisa menurunkan pembalap pengganti.

Pasalnya, sang pembalap penguji Pol Espargaro, juga tengah dibekap cedera tangan. Kondisi ini membuat tim Tech 3 harus merelakan satu slot kosong di Jerez.

 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Yamaha dan Aprilia Turunkan Test Rider

Dengan absennya Maverick Vinales dan Tech 3 tanpa rider pengganti, seharusnya grid MotoGP Spanyol diisi total 21 pembalap reguler. 

Namun peserta MotoGP Spanyol 2026 dipastikan ada di angka 23. Pasalnya Yamaha dan Aprilia memutuskan untuk menurunkan motor tambahan lewat jalur wild card.

Strategi ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan demi mengumpulkan data krusial jelang tes resmi di hari Senin, 27 April setelah balapan.

Yamaha, pabrikan asal Jepang ini akan menurunkan pembalap penguji mereka Augusto Fernandez. Lalu Aprilia, pabrikan Italia, mengandalkan Luca Savadori. 

Bos Ducati, Gigi Dall’Igna, bahkan sempat berujar bahwa tes hari Senin di Jerez hampir sama pentingnya atau bahkan lebih penting daripada balapan MotoGP Spanyol itu sendiri. Inilah yang memicu Yamaha dan Aprilia mencuri start untuk mengoleksi data lebih awal.

Misi Khusus Aprilia di Jerez

Bagi Aprilia, kehadiran Luca Savadori sangatlah vital. Meskipun RS-GP menunjukkan performa impresif di beberapa balapan terakhir, Sirkuit Jerez selalu menjadi momok yang sulit ditaklukkan oleh pabrikan Italia tersebut.

Statistik mencatat, dalam lima musim terakhir, Aprilia hanya mampu meraih satu podium di Jerez, yakni saat Aleix Espargaro finis di posisi ketiga pada musim 2022.

Tugas Savadori akhir pekan ini bukanlah untuk mengejar trofi, melainkan menjadi "kartu as" bagi tim untuk memahami kendala motor dan mencari titik balik kesuksesan di lintasan Andalusia tersebut.

Sumber: AS 

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer