Dilanda Badai COVID-19, Timnas Vietnam Terancam Tersingkir dari Piala AFF U-23 2022

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 23 Feb 2022, 14:28 WIB
Ilustrasi Piala AFF U-23 (Bola.com/Lamya Dinata/Adreanus Titus)

Bola.com, Phonm Penh - Situasi buruk menimpa Timnas Vietnam. Skuad asuhan Dinh The Nam sedang dilanda badai COVID-19 yang membuat mereka kekurangan pemain di Piala AFF U-23 2022.

Menurut laporan The Thao, sebanyak lima pemain Timnas Vietnam terkonfirmasi positif COVID-19 usai laga melawan Thailand di Piala AFF U-23 2022, Selasa (22/2/2022). Mereka adalah Mai Xuan Quyet, Van Tung, Thanh Khoi, Trinh Xuan Hoang, dan Quoc Viet.

Advertisement

Situasi itu membuat Vietnam hanya memiliki 11 pemain yang tersedia untuk laga semifinal Piala AFF U-23 2022 melawan Timor Leste, Kamis (24/2/2022). Kondisi tersebut tentu tak ideal buat Timnas Vietnam.

Sesuai dengan regulasi Piala AFF U-23 2022, tim diperbolehkan bertanding bila memiliki skuad yang cukup. AFF memberikan syarat tim diperbolehkan bertanding dengan jumlah pemain minimal 13 orang plus 1 kiper.

Timnas Vietnam kini berburu dengan waktu untuk mendatangkan pemain baru. Bila tidak mampu, maka bisa dipastikan Vietnam akan tersingkir dari Piala AFF U-23 2022.

Timnas Vietnam melaju ke semifinal Piala AFF U-23 2022 setelah mengalahkan Thailand dengan skor 1-0. Kemenangan itu membuat Vietnam melaju kes semifinal dengan status juara Grup C.

2 dari 2 halaman

Datangkan Pemain Baru

Spanduk dukungan untuk Timnas Vietnam di Piala AFF 2020. (AFF Suzuki Cup).

Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) bergerak cepat mencari solusi untuk Timnas Vietnam di Piala AFF U-23 2022. VFF kabarnya sudah menemukan empat pemain tambahan yang akan bergabung dengan skuad U-23.

Keempat pemain tersebut adalah kiper Tran Liem Dieu (Nam Dinh), bek Tran Hoang Phuc (Ba Ria Vung Tau), Ho Khac Luong (SLNA) dan striker Vo Nguyen Hoang (Pho Hien). Mereka sudah berada di Ho Chi Minh untuk melalukan tes PCR pada Rabu (23/2/2022).

Setelah dinyatakan negatif, mereka akan berangkat ke Phnom Penh, Kamboja pada Kamis (24/2/2022) pagi. Mereka akan menggunakan perjalanan darat melalui perbatasan Moc Bai.

Berita Terkait