Ricky Kambuaya: Dari Liga 2 Hingga Jadi Andalan Lini Tengah Timnas Indonesia

oleh Aditya Wany diperbarui 18 Mei 2022, 11:30 WIB
Timnas Indonesia - Ilustrasi Ricky Kambuaya (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Surabaya - Nama Ricky Kambuaya telah menjadi fenomena di Timnas Indonesia. Bahkan kini ia menjadi andalan lini tengah Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021 sebagai satu dari tiga pemain senior yang diperbolehkan untuk masuk dalam skuad.

Menariknya, Ricky Kambuaya sebelumnya tidak terlalu banyak dikenal. Namun, keikutsertaannya dalam Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong membuat namanya makin meroket.

Advertisement

Sebelumnya, Ricky Kambuaya belum begitu dikenal. Bahkan dia lebih sering berada di bangku cadangan di klub yang dibelanya. Ia tercatat pernah berkarier di Liga 2 bersama PS Mojokerto Putra pada 2017 hingga 2018.

Kemudian ia direkrut oleh PSS Sleman yang promosi ke Liga 1 2019. Performanya pun tergolong biasa saja dengan hanya tampil 14 kali dalam musim itu.

Namun, semua berubah ketika Aji Santoso merekrut Ricky Kambuaya bergabung bersama Persebaya Surabaya pada musim 2020.

 

2 dari 7 halaman

Buah Kejelian Aji Santoso

Ricky Kambuaya. Gelandang berusia 25 tahun yang telah dua musim memperkuat Persebaya ini telah resmi direkrut oleh Persib Bandung pada 6 April 2022. Ricky Kambuaya diperkenalkan bersama-sama dengan Rachmat Irianto melalui video animasi singkat di instagram resmi klub. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kejelian Aji Santoso yang membuat nasib Ricky Kambuaya berubah. Dia membawanya dari PSS Sleman untuk kemudian menjadikannya seorang pemain yang diperhitungkan. Perannya tidak tergantikan di skuad Bajul Ijo.

"Saya merekrut Kambuaya dulu hanya seorang pemain cadangan, seorang pelapis di PSS Sleman yang menurut saya, penglihatan saya, sangat jarang menjadi starter," ujar Aji Santoso mengomentari Ricky Kambuaya.

"Ketika mengambil Ricky Kambuaya, saya pun hanya melihatnya sekitar lima menit. Meski dia jarang menjadi starter, saya melihat ada sesuatu yang bisa ditingkatkan terhadap Ricky Kambuaya," imbuh pelatih berlisensi AFC Pro itu.

3 dari 7 halaman

Statistik Bagus dalam Debut Bersama Timnas Indonesia

Kambuaya juga tercatat mampu mencetak satu gol di leg kedua. Berawal dari umpan Evan Dimas yang berhasil dipotong oleh bek Chinese Taipei, Chen Ting-Yang membuat bola mengarah ke Ricky yang tak terkawal dan melesatkan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Shin-An. (Dok. PSSI)

Ricky Kambuaya menjalani debutnya di Timnas Indonesia pada 7 Oktober 2021. Dia berperan sangat penting saat skuad arahan Shin Tae-yong menang 2-1 atas Chinese Taipei dalam leg pertama play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Stadion Buriram, Thailand.

Ricky tampil sejak menit pertama dalam duel tersebut. Sayangnya, dia tidak bisa bertanding selama 90 menit karena cedera. Pemain berusia 25 tahun itu ditarik keluar pada menit ke-71 dan digantikan oleh Kadek Agung.

Dalam menit bermain itu, Ricky Kambuaya membukukan catatan statistik yang cukup apik untuk seorang pemain debutan. Pemain asal Papua itu menorehkan 44 umpan berhasil, 3 intersep, dan 1 tekel.

4 dari 7 halaman

Visi dan Skill yang Bagus

Sebelum membela Persebaya Surabaya, Kambuaya mengawali karier di Liga 1 bersama PSS Sleman di bawah asuhan pelatih Aji Santoso. Ia bermain 18 pertandingan dengan memberikan satu assist. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

"Saya melihat anak ini memiliki visi bermain sepak bola dan skill sepak bola yang bagus, meskipun waktu itu sepertinya belum benar-benar dieksplorasi. Saya memiliki pandangan bahwa anak ini masih bisa dikembangkan dan ditingkatkan, dan alhamdulillah ternyata itu benar," ucap Aji Santoso mengenai Ricky Kambuaya.

"Ricky adalah pemain yang memiliki ketenangan, visi bermain sepak bola yang bagus. Bertahan dan menyerangnya juga bagus. Cara dia melewati pemain lawan itu tidak banyak dimiliki oleh para pemain lainnya," imbuh pelatih berlisensi AFC Pro itu.

 

5 dari 7 halaman

Jadi Andalan untuk Mencetak Gol dan Assist

Ricky Kambuaya berhasil menjawab kepercayaan pelatih Shin Tae-yong kala dirinya ditunjuk sebagai starter di lini tengah Timnas Indonesia. Ia mampu tampil meyakinkan di atas lapangan dan mempersembahkan dua kali kemenangan dari Chinese Taipei. (Dok. PSSI)

Pemain berusia 25 tahun itu berhasil mencetak gol pertamanya ketika menghadapi Chinese Taipei dalam laga play-off leg kedua yang digelar 11 Oktober 2021. Dalam laga itu, Ricky Kambuaya juga membukukan satu assist.

Pemain asal Sorong, Papua, ini juga diandalkan di lini tengah Timnas Indonesia dalam persiapan Piala AFC 2020 melawan Afghanistan (16 November 2021) dan Myanmar (21 November 2021).

Ricky Kambuaya bahkan mencetak gol lagi yang membuka pesta kemenangan saat Timnas Indonesia menang 4-1 atas Myanmar. Total, dia telah mencetak dua gol dalam empat penampilan di level internasional.

Ketika tampil di Piala AFF 2020, Ricky Kambuaya selalu tampil dalam total delapan pertandingan yang dimainkan sejak fase grup hingga final. Dia membukukan sebiji gol dalam laga terakhir kontra Thailand yang membuatnya meraih titel man of the match. Sayang, Timnas Indonesia gagal meraih trofi.

 
6 dari 7 halaman

Jadi Andalan Lini Tengah di SEA Games 2021

Ricky Kambuaya saat memperkuat Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2021. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

 

Kini namanya masuk dalam skuad SEA Games 2021, termasuk satu dari tiga pemain senior yang didaftarkan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-23. Dia juga masih menjadi pilihan utama di lini tengah bersama pemain senior lainnya, Marc Klok.

Kemampuan pemain asal Papua ini kian terasah dalam mengalirkan bola ke lini depan. Melihat penampilannya yang kian berkembang, Ricky Kambuaya tampaknya merupakan pemain kesayangan Shin Tae-yong yang akan terus diandalkan di Timnas Indonesia.

7 dari 7 halaman

Berita Terkait