5 Pelatih Sepak Bola Hobi Ngegas: Dari Sir Alex Ferguson sampai Jose Mourinho

oleh Choki Sihotang diperbarui 17 Agu 2022, 08:25 WIB
Dua manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson (1986-2013) dan Jose Mourinho (2016-sekarang). (AFP/Paul Ellis dan Pierre-Philippe Marcou)

Bola.com, Jakarta - Thomas Tuchel tak bisa menahan marah. Pelatih Chelsea itu benar-benar jengkel, terkait hasil imbang 2-2 kontra Tottenham Hotspur dalam lanjutan Premier League 2022/23 di Stamford Bridge akhir pekan kemarin.

Menurut Tuchel, dua lesakan Spurs seharusnya tak disahkan wasit. Dua gol balasan Spurs via Pierre Hojbjerg dan Harri Kane, kata Tuchel, berbau pelanggaran.

Advertisement

"Kedua gol mereka seharusnya tidak sah," ketus Tuchel, dilansir BBC. "Kami merupakan tim yang pantas memenangkan pertandingan," imbuh juru taktik asal Jerman itu.

"Ini benar-benar sangat konyol," pungkas Tuchel.

Di akhir pertandingan, Tuchel dan pelatih Spurs, Antonio Conte, sama-sama diganjar kartu merah. Itu merupakan buntut dari reaksi berlebihan yang dilakukan kedua pelatih tersebut selama pertandingan.

Tuchel bukan pelatih pertama yang doyan marah-marah. Sebelumnya, sederet pelatih juga dicap pemberang karena ulahnya masing-masing. Berikut lima pelatih pemarah, dilansir Bleacherreport.

2 dari 6 halaman

Kevin Keegan

Kevin Keegan sempat dibuat keki Alex Ferguson

Berbicara tentang pelatih yang suka mengeluarkan kata-kata kasar, itulah jurU taktik Newcastle, Kevin Keegan (1992-1997).

King Kev, begitu ia dikenal, mengelola Newcastle dalam persaingan ketat Liga Utama Inggris selama musim 1996/97. Timnya tergelincir dan Manchester United tampil sebagai juara liga. Newcastle yang finis di posisi kedua mengantongi 68 poin.

Saat wawancara, Keegan tak menerima kekalahan skuadnya. Meski terpaut tujuh angka dari Setan Merah (75), legenda Liverpool sama sekali tak menunjukkan sikap simpati.

"Aku akan senang jika kami bisa mengalahkan mereka!," kata Keegan.

3 dari 6 halaman

Sir Alex Ferguson

Manchester United - Sir Alex Ferguson (Bola.com/Adreanus Titus)

Dalam kariernya yang panjang bersama Manchester United, dari 1986 hingga 2013, Ferguson kerap bersitegang dengan siapa saja. Dia pernah ribut dengan pelatih lain, cekcok dengan pemain sendiri, dan bertikai dengan wasit atau perangkat pertandingan lainnya.

Atas sikap pemarahnya itu, pelatih asal Skotlandia itu berapa kali harus membayar denda serta diganjar hukuman tak boleh mendamping timnya dalam sejumlah pertandingan.

Meski begitu, Ferguson merupakan pelatih tersukses dalam sejarah Setan Merah. Dia membuat MU menjadi tim yang sangat disegani di Eropa.

4 dari 6 halaman

Luiz Felipe Scolari

9. Luiz Felipe Scolari (2008-2009), 55.6% - Salah satu pelatih Chelsea yang dinilai gagal. Ditunjuk pada Juni 2008 kemudian dipecat pada Februari 2009 karena penampilan tim yang jauh di bawah standar. (AFP/Carl De Souza)

Scolari pelatih hebat. Dia membawa Brasil memenangkan Piala Dunia 2002 Korea Selatan-Jepang. Selain Timnas Brasil, Scolari juga pernah menukangi banyak klub seperti Palmeiras, Chelsea, dan saat ini Athletico Paranaense.

Scolari terkenal dengan kejenakaan gilanya di pinggir lapangan. Kalau sudah marah, Scolari tak segan menyemprot wasit. Suatu ketika pada November 2008, saat masih menukangi Chelsea, pak tua Scolari menyemprot wasit yang dianggapnya tak becus menyusul kekalahan 1-2 dari Arsenal.

Scolari pun meminta wasit dan FA menonton kembali tayangan pertandingan. "Saya hanya berharap FA dan wasit kembali melihat tayang ulang dan mengakui kekeliruannya. Selama ini, mereka terkesan tidak pernah berbuat salah," kata Scolari saat itu.

5 dari 6 halaman

Jose Mourinho

Jose Mourinho merupakan pelatih yang pernah tercatat mendapatkan pesangon terbesar sebanyak dua kali di dua klub yang berbeda. Pria asal portugal tersebut tercatat mendapatkan pesangon sebesar 18 juta pounds dari Chelsea dan 19,6 juta pounds dari Manchester United. (AFP/Alberto Pizzoli)

Sosok pelatih yang identik dengan marah-marah, siapa lagi kalau Mourinho. Disebut pelatih cerdas, The Special One tak pernah lepas dari sikap kontroversi.

Mourinho yang saat ini menukangi AS Roma, pernah bersitegang dengan petinggi UEFA. Itu karena UEFA, menurut Mourinho, lebih menyukai Barcelona. Hal itu dikatakannya saat membidani Real Madrid (2010-2013).

Eks pembesut Porto, Inter Milan, Manchester United, Benfica, dan Tottenham Hotspour itu menjadi incaran pers terkait pernyataan-pernyataannya yang dianggap nyeleneh.

6 dari 6 halaman

Sam Allardyce

Sam Allardyce saat terjerat kasus skandal transfer pemain sehingga dirinya dicopot dari jabatan sebagai pelatih Timnas Inggris. (AFP/Anthony Devlin)

Sam Allardyce, yang saat ini berusia 67 tahun, pernah menjadi manajer Limerick, Blackpool, Notts County, Bolton Wanderers, Newcastle United, Blackburn Rovers, dan West Ham United.

Mantan pelatih Timnas Inggris itu juga dikenal dengan julukan "Fat Sam."

Mungkin juga "Mad Sam" untuk semua masalah kemarahannya. Jika sudah emosi, Mad Sam tak segan-segan menantang pemain lawan untuk datang dan meminta maaf kepadanya.

Selama menjadi pelatih, Allardyce juga merupakan individu yang getol mengkritisi sepak bola Inggris.

Berita Terkait