Trent Alexander-Arnold Gagal Redakan Keraguan Tuchel di Laga Real Madrid Vs Bayern Munchen

Tampil Inkonsisten saat Real Madrid takluk dari Bayern Munchen, Trent Alexander-Arnold gagal meyakinkan Thomas Tuchel untuk memanggilnya ke Timnas Inggris.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, melanjutkan pemantauan jelang Piala Dunia 2026 dengan terbang ke Madrid.

Kunjungannya itu terbayar lunas setelah menyaksikan laga panas antara Real Madrid dan Bayern Munchen di perempat final leg pertama Liga Champions, Rabu (8-4-2026) dini hari WIB.

Dalam laga tersebut, fokus Tuchel tertuju pada tiga pemain penting: Trent Alexander-Arnold dan Jude Bellingham dari Real Madrid, serta kapten Inggris, Harry Kane, yang menjadi andalan lini depan Bayern.

Dari pengamatan itu, Tuchel tampaknya makin yakin dengan penilaiannya terhadap Alexander-Arnold, sekaligus mendapatkan bukti kuat bahwa Bellingham dan Kane adalah sosok yang sulit tergantikan saat Inggris membuka Piala Dunia melawan Kroasia di Arlington, 17 Juni.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Belum Yakinkan Tuchel

Malam Liga Champions di Stadion Bernabeu selalu menghadirkan atmosfer istimewa. Ribuan pendukung Real Madrid sudah memadati area sekitar stadion sejak jauh sebelum laga dimulai, menciptakan suasana meriah yang khas.

Pertandingan pun berjalan dramatis, termasuk perubahan cuaca mendadak dari sore cerah menjadi langit gelap disertai hujan deras yang menambah intensitas duel dua raksasa Eropa tersebut.

Akan tetapi, di tengah pertandingan yang sengit, performa Alexander-Arnold justru menjadi sorotan. Bek berusia 27 tahun itu masih menunjukkan inkonsistensi yang sebelumnya telah membuatnya diragukan Tuchel.

Didatangkan dari Liverpool pada musim panas lalu, adaptasi Alexander-Arnold di Real Madrid belum sepenuhnya mulus. Ia bahkan tidak masuk skuad 35 pemain Timnas Inggris untuk laga uji coba melawan Uruguay dan Jepang di FIFA Matchday, akhir Maret lalu.

Situasi makin sulit ketika Tuchel lebih memilih Ben White sebagai pengganti, meski White bukan pilihan utama di Arsenal musim ini dan sempat menjauh dari timnas sejak Piala Dunia 2022.

Kekhawatiran Tuchel Terbukti

Penampilan Alexander-Arnold di laga ini pun tidak cukup untuk mengubah pandangan Tuchel.

Pada babak pertama, ia beberapa kali kehilangan bola dan bahkan hampir memberikan peluang gol kepada Bayern setelah salah umpan ke Michael Olise.

Ia juga terlambat mengantisipasi pergerakan mantan rekan setimnya di Liverpool, Luis Diaz, yang berujung gol pembuka untuk Bayern.

Kekhawatiran Tuchel terhadap kemampuan bertahan Alexander-Arnold pun terlihat jelas dalam laga ini. Meski begitu, sang pemain tetap menunjukkan kualitas menyerangnya.

Saat Real Madrid bangkit dari ketertinggalan 0-2, Alexander-Arnold mengirimkan sejumlah bola mati berbahaya sebelum melepaskan umpan silang datar yang dimanfaatkan Kylian Mbappe untuk memperkecil skor.

Namun, performa yang naik-turun itu tidak cukup meyakinkan. Catatan akurasi umpannya yang hanya 69,2 persen menjadi yang terendah di antara semua pemain di lapangan.

Bellingham Meyakinkan

Berbeda dengan Alexander-Arnold, kontribusi Bellingham dan Kane justru mempertegas pentingnya mereka bagi Inggris.

Bellingham yang baru pulih dari cedera paha memulai laga dari bangku cadangan. Ia baru dimainkan setelah satu jam pertandingan, saat Real Madrid mulai tertekan.

Dalam 30 menit terakhir yang penuh tensi, Bellingham langsung memberi dampak lewat pergerakan dinamis dan dorongan ke depan yang mengubah tempo permainan timnya.

Persaingan di posisi gelandang serang Inggris memang ketat, dengan nama-nama seperti Morgan Rogers, Cole Palmer, dan Eberechi Eze ikut bersaing. Namun, penampilan singkat Bellingham ini menunjukkan alasan mengapa sulit bagi Tuchel untuk mencadangkannya di Piala Dunia 2026.

Kane Tunjukkan Peran Vital

Sementara itu, Kane kembali membuktikan kualitasnya sebagai penyerang kelas dunia. Sempat diragukan karena kondisi kebugaran, ia tetap masuk susunan pemain utama Bayern.

Setelah tampil agak lambat di babak pertama, Kane menunjukkan kelasnya sesaat setelah jeda. Ia menerima bola di luar kotak penalti sebelum melepaskan tembakan datar akurat ke sudut bawah gawang yang tak mampu dihentikan kiper Real Madrid, Andriy Lunin.

"Datang ke Madrid dan mencoba meraih hasil positif selalu sulit," ujar Kane setelah pertandingan.

"Kami punya beberapa peluang bagus, mereka juga demikian. Sekarang kami sudah memasuki fase akhir musim. Kami selalu merasa berbahaya dan yakin bisa mencetak gol," lanjutnya.

Penampilan Kane itu menjadi pengingat betapa vital perannya bagi Inggris. Tanpa dirinya, lini serang Inggris terlihat tumpul saat menghadapi Uruguay dan Jepang.

Tuchel pun tampaknya makin yakin bahwa kehilangan Kane di Piala Dunia 2026 akan menjadi skenario yang sulit dibayangkan.

 

Sumber: BBC

Video Populer

Foto Populer