8 Kekalahan Besar Liverpool di Era Jurgen Klopp: Man City Paling Sering Bungkam The Reds, Aston Villa Paling Tega!

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 09 Sep 2022, 19:15 WIB
Liverpool FC - Jurgen Klopp (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Jurgen Klopp boleh dibilang berhasil mengembalikan kejayaan Liverpool dalam beberapa tahun terakhir. Manajer asal Jerman itu sukses mengantar The Reds meraih gelar juara Premier League pertama mereka, juga membawa Mohamed Salah dkk. menjuarai Liga Champions.

Namun, dalam perjalanan Jurgen Klopp bersama Liverpool, fans tak hanya disuguhkan keberhasilan klub Merseyside saja.

Advertisement

Kadang kala, seperti halnya tim lain, Liverpool juga mengalami kekalahan pahit. Kekalahan telak pun tak luput dialami oleh Liverpool di bawah asuhan Jurgen Klopp.

Bahkan yang terbaru, Liverpool harus takluk dari Napoli dengan skor 1-4 di matchday pertama Liga Champions 2022/2023.

Memang kekalahan terbesar Liverpool dalam sepanjang sejarah, yaitu 1-9 dari Birmingham City pada 11 Desember 1954 masih bertahan hingga saat ini, tapi beberapa kekalahan di era Jurgen Klopp menjadi kekalahan terbesar The Reds di era Premier League.

Seperti dilansir dari Planet Football, berikut 8 kekalahan terbesar Liverpool di era Jurgen Klopp, di mana hal itu terjadi saat menghadapi lima tim berbeda.

2 dari 9 halaman

Aston Villa 7-2 Liverpool (Oktober 2020)

Striker Liverpool, Roberto Firmino, tampak kecewa usai ditaklukkan Aston Villa pada laga Liga Inggris di Stadion Villa Park, Minggu (4/10/2020). Liverpool takluk dengan skor 7-2. (Peter Powell/Pool via AP)

Liverpool kebobolan tujuh gol untuk kali pertama sejak 1963. Aston Villa mampu menorehkan kemenangan yang tak terduga atas The Reds yang kala itu berstatus sebagai juara bertahan Premier League.

Ollie Watkins mencetak hattrick dan Jack Grealish berkontribusi untuk terciptanya lima gol Aston Villa. Performa mengejutkan Adrian di bawah mistar gawang tak bisa membantu Liverpool terhindar dari kekalahan.

3 dari 9 halaman

Man City 5-0 Liverpool (September 2017)

Gelandang Liverpool, Trent Alexander-Arnold, tampak kecewa usai dikalahkan Manchester City pada laga Premier League di Stadion Ettihad, Manchester, Sabtu (9/9/2017). City menang 5-0 atas Liverpool. (AFP/Oli Scarff)

Kekalahan dari Aston Villa itu bukan kali pertama Jurgen Klopp melihat Liverpool kalah dengan margin lima gol di Premier League. Sebelumnya, The Reds pernah kalah telak 0-5 dari Man City di Etihad Stadium pada September 2017.

Saat itu Liverpool sebenarnya bisa memberikan ancaman nyata bagi tim tuan rumah. Namun, setelah Sadio Mane diusir oleh wasit pada babak pertama, Man City tampil dominan atas The Reds.

4 dari 9 halaman

Man City 4-0 Liverpool (Juli 2020)

Gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, berusaha melewati bek Liverpool, Virgil Van Dijk, pada laga lanjutan Premier League pekan ke-32 di Stadion Etihad, Jumat (3/7/2020) dini hari WIB. Manchester City menang 4-0 atas Liverpool. (AFP/Dave Thompson/pool)

Liverpool sudah resmi menjadi juara ketika Man City melakukan sedikit balas dendam di Premier League. Gol yang dicetak oleh Kevin de Bruyne, Raheem Sterling, Phil Foden, dan gol bunuh diri Alex Oxlade-Chamberlain, cukup membuat Liverpool tak akan dengan mudah menjalani musim berikutnya yang terbukti benar.

Namun, setelah kekalahan telak di Etihad itu, Liverpool asuhan Jurgen Klopp berhasil memenangkan empat dari enam pertandingan tersisa untuk memastikan diri menjadi juara dengan raihan 99 poin.

5 dari 9 halaman

Liverpool 1-4 Man City (Februari 2021)

Gelandang Manchester City, Raheem Sterling (tengah) dikepung dua pemain Liverpool, Fabinho (kiri) dan Trent Alexander-Arnold dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/21 pekan ke-23 di Anfield Stadium, Minggu (7/2/2021). Manchester City menang 4-1 atas Liverpool. (AFP/Jon Super/Pool)

Liverpool menatap pertandingan ini dengan tekanan yang luar biasa setelah kalah dalam dua pertandingan terakhir mereka di Anfield, yaitu ketika menjamu Burnley dan Brighton sehingga tergelincir ke posisi keempat di klasemen Premier League.

Man City, yang bersikeras untuk mempertahankan gelar juara, berhasil memanfaatkan situasi buruk Liverpool untuk meraih kemenangan 4-1 di Anfield yang membuat tim asuhan Jurgen Klopp itu makin kesulitan untuk mengejar trofi juara.

Phil Foden mengobrak-abrik pertahanan Liverpool, di mana Jordan Henderson dan Fabinho diminta menggantikan posisi bek tengah dan nasib mereka tidak lebih baik dalam pertandingan selanjutnya.

Liverpool kalah empat kali dalam lima pertandingan selanjutnya hingga Klopp menyadari bahwa memainkan gelandang di posisi bertahan menjadi pilihan yang kontra-produktif dan memberikan kepercayaannya kepada Nat Phillips di sisa musim.

6 dari 9 halaman

Watford 3-0 Liverpool (Desember 2015)

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, memberikan selamat kepada para pemain Watford yang menang 3-0 pada laga di Vicarage Road, Minggu (20/12/2015) malam WIB. (AFP/Ben Stansall)

Liverpool baru saja ditangani Jurgen Klopp pada Oktober 2015, di mana saat itu The Reds masih harus beradaptasi dengan gaya permainan yang diterapkan oleh pelatih asal Jerman itu.

Kekalahan 0-3 dari Watford sesaat sebelum Natal 2015 menjadi satu di antara kekalahan yang dialami Jurgen Klopp setelah menangani Liverpool, di mana saat itu sang manajer memang punya segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Apalagi setelah itu The Reds hanya bermain imbang 2-2 dengan West Bromwich Albion di Anfield dan kalah 0-2 dari Newcastle United.

7 dari 9 halaman

Watford 3-0 Liverpool (Februari 2020)

Pemain Watford Etienne Capoue (kanan tengah) mencoba untuk memblok tembakan dari pemain Liverpool Adam Lallana (kiri tengah) pada pertandingan Liga Inggris di Vicarage Road Stadium, Watford, Inggris, Sabtu (29/2/2020). Watford membantai Liverpool 3-0. (AP Photo/Alastair Grant)

Kemenangan 3-0 yang diraih Watford atas Liverpool pada 2015 terulang lagi pada Februari 2020. Liverpool yang saat itu masih punya kesempatan untuk meraih treble dan tidak terkalahkan di Premier League, bertandang ke Vicarage Road untuk menghadapi Watford yang tengah berjuang untuk lolos dari jurang degradasi.

Keinginan Watford untuk bisa menghindari degradasi ternyata jauh lebih besar dari kemampuan Liverpool mempertahankan tren positif mereka. Performa The Hornets, di mana Ismaila Sarr menjadi bintang dengan mencetak dua gol, berhasil membuat Liverpool menyerah 0-3.

8 dari 9 halaman

Barcelona 3-0 Liverpool (Mei 2019)

Eksekusi tendangan bebas Lionel Messi pada leg 1, babak semifinal Liga Champions yang berlangsung di Stadion Camp Nou, Barcelona, Kamis (2/5). Barcelona menang 3-0 atas Liverpool. (AFP/Jose Jordan)

Kekalahan terbesar Liverpool era Jurgen Klopp pertama yang terjadi di luar kompetisi domestik Inggris. Liverpool kalah telak 0-3 dari Barcelona di semifinal Liga Champions pada Mei 2019.

 
9 dari 9 halaman

Napoli 1-4 Liverpool (September 2022)

Pemain Napoli Piotr Zielinski, kiri, mencetak gol keempat timnya melewati kiper Liverpool Alisson pada pertandingan grup A Liga Champions antara Napoli dan Liverpool di stadion Diego Armando Maradona di Naples, Italia, Rabu, 7 September 2022. (AP Photo/ Andrew Medichini)

Kekalahan besar terkini yang dialami Liverpool asuhan Jurgen Klopp terjadi pada matchday pertama Liga Champions 2022/2023. Menghadapi Napoli di Stadion Diego Armando Maradona, Italia, Liverpool takluk 1-4 dari klub Italia tersebut.

Sumber: Planet Football

Berita Terkait