Nostalgia ISL: Firman Utina Ungkap Alasan Pindah dari Persija ke Sriwijaya FC, Ada Kaitannya dengan Zah Rahan

oleh Hery Kurniawan diperbarui 12 Sep 2022, 17:00 WIB
Gelandang Sriwijaya FC, Firman Utina, saat tampil melawan Persib pada laga Torabika Soccer Championship 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (30/4/2016). (Dok Bola.com)

Bola.com, Jakarta - Sriwijaya FC pernah menjadi raksasa di sepak bola Indonesia. Salah satu musim terbaik SFC terjadi di musim 2011/2012. Mereka menjadi juara Indonesian Super League (ISL) saat itu.

Sriwijaya FC menjadi juara dengan mengumpulkan 79 poin dari 34 laga. Mereka unggul 11 poin dari Persipura Jayapura di klasemen akhir ISL 2011/2022.

Advertisement

Firman Utina adalah satu di antara pemain Sriwijaya FC saat itu. Rupanya kepindahan Firman menuju SFC pada 2011 itu menyisakan cerita yang menarik.

Kepada kanal Youtube Sport77 Official, Firman menceritakan kepindahannya ke Sriwijaya FC saat itu ada hubungannya dengan Zah Rahan. Pada tahun 2011, Firman sedang memperkuat Persija Jakarta.

"Tahun 2011 saya di Persija, tapi mereka waktu itu coba kejar Zah Rahan. Kalau mereka dapat Zah Rahan saya dilepas kalau tidak dapat saya tetap di Persija," ungkap Firman.

2 dari 5 halaman

Firman Tidak Mau Menunggu

Firman Utina saat berada di bangku cadangan. (Dok Bola.com)

Namun, Firman Utina tidak mau menunggu terlalu lama. Begitu mendapatkan tawaran dari Sriwijaya FC, Imran langsung mengiyakan. Ia langsung berangkat ke Palembang untuk bergabung dengan Sriwijaya FC.

"Saya tidak mau menunggu itu, begitu dapat tawaran dari Sriwijaya saya langsung berangkat," jelasnya. 

3 dari 5 halaman

Keyakinan Juara

Gelandang Sriwijaya FC, Firman Utina, saat menghadiri peluncuran sepatu di Fisik Football, Jakarta, Senin (13/6/2016). (Dok Bola.com)

Firman tak ragu menerima tawaran dari SFC saat itu. Sebab, tim berjuluk Laskar Wong Kito itu diisi banyak pemain bintang. Ada Ponaryo Astaman, Ferry Rotinsulu, Muhammad Ridwan, Hilton Moreira, Keith Kayamba Gumbs dan banyak pemain hebat lain.

"Saya waktu itu juga melihat skuad di Sriwijaya lalu saya pikir tim ini bisa menjadi juara ada Ponaryo, Gumbs, Hilton, Ridwan, Mahyadi, Ferry saya yakin tim ini bisa bersaing untuk bisa menjadi juara," tandasnya.

4 dari 5 halaman

Tergelincir ke Liga 2

Sriwijaya FC_Logo (Bola.com/Adreanus Titus)

Sriwijaya FC kini tak sehebat dulu. Mereka terdegradasi dari liga sepak bola level tertinggi Indonesia pada tahun 2018 yang lalu.

Sejak saat itu, Sriwijaya FC harus berlaga di Liga 2. Di musim ini, perjuangan SFC untuk kembali promosi ke Liga 1 masih terus berlanjut.

Sriwijaya FC tergabung di Wilayah Barat Liga 2 2022/2023. Guy Junior dan kolega menempati posisi ketiga klasemen sementara Wilayah Barat.

5 dari 5 halaman

Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait