Panas Jelang MotoGP Australia! Di Depan Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia Bilang: Saya Bisa Juara Dunia Tanpa Bantuan

oleh Hendry Wibowo diperbarui 13 Okt 2022, 21:30 WIB
Selain itu, kemenangan tersebut juga membawa alarm buruk bagi pebalap Yamaha Monster, Fabio Quartararo dalam mempertahankan gelar juaranya. Pasalnya Bagnaia kini hanya terpaut 30 poin saja di lima seri balap yang tersisa. (AFP/Ronny Hartmann)

Bola.com, Jakarta - Fabio Quartararo dan Pecco Bagnaia saling head to head pada konferensi pers jelang balapan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island hari Kamis (13/10/2022).

Untuk diketahui, Fabio Quartararo cuma unggul dua poin dari Pecco Bagnaia menuju MotoGP Australia.

Advertisement

Banyak yang meyakini, termasuk Marc Marquez, Pecco Bagnaia akan diuntungkan situasi banyaknya rider Ducati Desmosedici yang kencang untuk mengalahkan Fabio Quartararo.

Seperti MotoGP Thailand, di mana pembalap tim satelit Pramac Ducati, Johann Zarco pilih tidak menyalip Pecco Bagnaia agar bisa finis ketiga.

2 dari 3 halaman

Di Depan Fabio Quartararo

Akhirnya pada balapan di Motegi kali ini, Quartararo finis di posisi kedelapan dan menjauh dari kejaran Francesco Bagnaia yang terjatuh di lap terakhir. Dengan finis di posisi kedelapan Quartararo mendapat tambahan delapan poin. (AFP/Toshifumi Kitamura)

Namun pada sesi konferensi pers jelang MotoGP Australia, berbicara di depan Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia menegaskan bisa jadi juara dunia MotoGP 2022 tanpa bantuan rider Ducati lain.

“Saya tahu potensi saya. Saya tahu bahwa saya bisa menang tanpa bantuan dalam balapan," kata Pecco Bagnaia.

"Yang pasti, dalam beberapa seri terakhir MotoGP 2022, beberapa bantuan akan datang."

"Tetapi saya telah memenangkan enam balapan karena saya yang terkuat, bukan karena seseorang membiarkan saya lewat," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Bagnaia di Atas Angin

Membalap sebagai pole position, Francesco 'Pecco' Bagnaia mampu mencatatkan waktu 40 menit 25,205 detik di MotoGP Belanda, Minggu (26/6/2022). (AP/Peter Dejong)

Situasi Pecco Bagnaia memang di atas angin. Jumlah kemenangannya dua kali lipat lebih banyak ketimbang Fabio Quartararo.

Fabio Quartararo bahkan sudah tidak menang tujuh balapan terakhir, di saat Bagnaia menang menang empat kali.

Sumber: Crash.net

Berita Terkait