Lihat Fabio Quartararo Kecelakaan di MotoGP Australia, Pecco Bagnaia Akui Main Aman

oleh Hendry Wibowo diperbarui 16 Okt 2022, 21:30 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia (kiri) memacu motornya saat MotoGP Australia 2022 yang berlangsung di Sirkuit Phillip Island pada Minggu (16/10/2022) pagi WIB. (AFP/Paul Crock)

Bola.com, Jakarta - Pecco Bagnaia kehilangan kans untuk memenangkan balapan MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island hari Minggu (16/10/2022) lantaran gagal bersaing melawan Alex Rins dan Marc Marquez.

Pecco Bagnaia pada akhirnya finis ketiga tapi hasil ini membuatnya naik ke posisi puncak klasemen lantaran Fabio Quartararo gagal finis.

Advertisement

Usai balapan MotoGP Australia, Pecco Bagnaia mengakui usai melihat Fabio Quartararo gagal finis, dirinya sekadar main aman.

Karena buatnya yang sedang bersaing menjadi juara dunia MotoGP 2022, bisa meraih poin lebih banyak ketimbang Fabio Quartararo merupakan sebuah keuntungan.

2 dari 3 halaman

Komentar Pecco Bagnaia

"Saya senang atas hasil ini karena balapan ini tidak mudah. Saya hanya coba mengendalikan ban, dan target saya adalah menang," kata Pecco Bagnaia.

"Namun, usai lihat Fabio gagal finis, saya berkata pada diri sendiri, 'menang bakal sempurna, tetapi aku takkan ambil risiko'."

"Saya hanya mencoba finis dan melihat apa yang akan terjadi pada lap terakhir," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Biarkan Alex Rins dan Marc Marquez Menyalip

Pecco Bagnaia mengatakan usai Alex Rins dan Marc Marquez menyalipnya dan mundur ke posisi tiga, dirinya enggan mengambil risiko.

"Saya tahu Fabio gagal finis, dan saat Alex dan Marc menyalip, saya bilang, 'jika ada kans, aku akan menyerang, tetapi jika tidak, maka aku tak mau ambil risiko'.," ungkap Bagnaia.

"Saya tak mau jatuh, saya ingin finis, karena saya melakukan terlalu banyak kesalahan tahun ini."

"Jadi, finis dan meraih poin sangatlah penting. Saya sudah belajar," lanjut anak didik Valentino Rossi.

Sumber: Crash.net

Berita Terkait