Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya sedang dalam periode impresif dengan tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir BRI Liga 1 2022/2023. Namun, jajaran pelatih tidak berleha-leha dengan hasil ini.
Total, Persebaya sudah membukukan enam kemenangan beruntun. Persebaya malah selalu kebobolan saat berstatus sebagai tuan rumah di putaran kedua. Total lima gol bersarang ke gawang mereka dari lima laga melawan Bhayangkara, Borneo, dan terbaru PSS.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso, melakukan perbaikan lini belakang. Maklum saja, tim Bajul Ijo masih kebobolan dalam pertandingan yang berakhir 4-2 kontra PSS Sleman di pekan ke-24 lalu (13/2/2023).
“Ada sedikit pembenahan kesalahan-kesalahan di pertandingan melawan PSS. Terutama gol pertama, itu tidak boleh terulang lagi di pertandingan berikutnya. Itu tidak terjadi kalau pemain belakang kami lebih fokus,” ucapnya.
“Artinya, ada pemain yang muncul di belakangnya Leo, seharusnya Ridho yang ikut. Kami memahamkan kepada pemain untuk bagaimana bertahan yang benar. Kami sudah kasih tahu semua. Kami sudah memperbaiki. Mudah-mudahan berikutnya lebih baik lagi,” imbuhnya.
Pelajaran dari PSS
Gol PSS itu lahir setelah Persebaya sudah unggul 3-0. Super Elja mampu melakukan serangan balik cepat. Dari sinilah para pemain belakang kurang mengantisipasi pergerakan Yevhen Bokhasvili yang akhirnya berbuah gol untuk Haris Tuharea.
Uniknya,Persebaya justru bisa membukukan clean sheet dalam dua pertandingan tandang mereka di putaran kedua.
Masing-masing saat menang 5-0 atas Persita (18/1/2023) dan unggul 2-0 kontra Madura United dalam duel bertajuk Derbi Suramadu (29/1/2023). Fakta aneh ini tentu mengherankan karena sebuah tim biasanya tampil lebih baik di kandang.
Catatan Apik
Terlepas dari itu, Persebaya semakin menegaskan catatan apik selama putaran kedua dengan selalu menang dalam lima laga. Jika ditarik kebelakang, mereka bahkan sudah melewati sembilan pertandingan terakhir tanpa kekalahan.
Produktivitas gol Persebaya juga meningkat tajam selama putaran kedua. Mereka berhasil mencetak 16 gol dalam dalam lima laga pertandingan saja. Artinya, rata-rata lebih dari tiga gol mereka bukukan per pertandingan.
Torehan ini tentu meningkat drastis dibanding dengan putaran pertama lalu. Dalam 17 laga, mereka hanya mampu mencetak 19 gol. Dari sini saja sudah terlihat ada peningkatan signifikan dalam urusan membobol gawang lawan.
Perbaikan
Kendati demikian, Aji Santoso juga tetap melakukan perbaikan performa lini depan meski sudah lebih produktif.
“Lini depan juga dievaluasi. Ada beberapa bola yang seharusnya masuk, tetapi tidak masuk. Kami melakukan pembenahan pemain belakang dan penyelesaian akhir pemain depan,”
Persebaya saat ini berada peringkat ketujuh klasemen sementara dengan mengoleksi 37 poin dari 22 pertandingan. Berikutnya, mereka akan melawat ke markas Bali United dalam pekan ke-25 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (18/2/2023).