Fakta Unik PSG di Liga Champions: Les Parisiens Selalu Gagal Lewati Babak 16 Besar Sejak Kedatangan Lionel Messi

oleh Aryo Atmaja diperbarui 10 Mar 2023, 17:15 WIB
PSG - Ilustrasi Lionel Messi Argentina (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Rasa penasaran raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) untuk menjuarai Liga Champions semakin bertambah. Mereka kembali gagal di musim ini atau 2022/2023.

Langkah PSG dihentikan Bayern Munchen pada babak 16 besar. Kalah 0-1 di Paris, PSG kembali keok 0-2 di Munchen, Rabu (8/3/2023) dan tersingkir dengan agregat 0-3.

Advertisement

Sedikit menengok ke belakang, PSG berganti wajah menjadi klub kaya raya sejak 2011 setelah diambil alih oleh Qatar Sport Invesment. Sejak itu, PSG menjelma menjadi tim kuat, terutama di ranah domestik.

Suntikan dana besar-besar dari pemilik baru membuat PSG bisa memboyong bintang-bintang dunia ke Paris. Bahkan, kini mereka memiliki bejibun pemain bintang di skuad.

Sebut saja sosok Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Neymar. PSG memenuhi syarat untuk memenangi segalanya.

2 dari 4 halaman

Superior di Kompetisi Domestik

Tampil dengan formasi terbaiknya, termasuk menurunkan trio MMN, Lionel Messi, Kylian Mbappe dan Neymar, Paris Saint-Germain (PSG) hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan tuan rumah Brugge dalam matchday pertama Grup A Liga Champions 2021/2022, Rabu (15/9/2021). (Foto: AFP/Kenzo Tribouillard)

PSG berubah memang menjadi klub yang superior di Ligue 1. Namun, di Eropa impian pemilik PSG untuk mengangkat trofi Liga Champions belum terwujud.

Lagi-lagi, musim ini PSG harus mengubur impian menjuarai Liga Champions. Mimpi Le Parisiens kembali harus tertunda.

Sejak menjadi klub tajir melintir pada 2016, catatatan PSG di Liga Champions memang melejit. Namun, ternyata masih jauh dari mengesankan, karena lima kali kandas pada 16 besar.

3 dari 4 halaman

Pernah Tembus Final Sebelum Messi Gabung

Bek Bayern Munchen, David Alaba berusaha melewati pemain PSG, Idrissa Gueye, Neymar dan Angel Di Maria pada pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions di Parc des Princes stadium, Paris (14/4/2021). PSG melaju ke semifinal berkat kemenangan 3-2 di kandang Munchen. (AFP/Franck Fife)

PSG hampir saja menjadi kampiun Liga Champions pada musim 2019/2020. Kompetisi saat itu ikut dilanda pandemi COVID-19 yang membuat turnamen dipusatkan di Portugal.

PSG berhasil menembus final dan bertemu Bayern Munchen. Saat itu PSG berkekuatan Kylian Mbappe dan Neymar Jr, belum ada Messi yang masih memperkuat Barcelona.

Sayangnya, PSG yang dibesut Mauricio Pochettino kalah 0-1 dari Bayern Munchen di final melalui gol Kingsley Coman. Musim bertikutnya, PSG melaju ke semifinal setelah mendepak Bayern Munchen.

Namun perjalanan PSG terhenti di tangan Manchester City dengan skor agregat 1-4. Namun Man City yang tampil di final justru kalah 0-1 dari Chelsea.

4 dari 4 halaman

Babak 16 Besar Jadi Momok

Penyerang Bayern Munchen, Eric Maxim Choupo-Moting (kiri), merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Paris Saint-Germain (PSG) dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (9/3/2023) dini hari WIB. Bayern Munchen menang 2-0 dan melangkah ke perempat final dengan kemenangan agregat 3-0 atas PSG. (AP Photo/Matthias Schrader)

Messi bergabung dengan PSG pada musim panas 2021/2022. Ia dibeli secara bebas transfer dari Barcelona setelah kontraknya berakhir.

Namun pencapaian Messi di PSG jauh bertolak belakang denga napa yang ia persembahkan untuk Barcelona. Bersama Barca, ia mempersembahkan empat gelar.

Namun selama dua musim terakhir bermain untuk PSG, ia selalu gagal di babak 16 besar. Ya, musim lalu PSG terhenti oleh Real Madrid dengan skor agregat 2-3.

Sementara musim ini PSG dibuat mati kutu oleh raksasa Jerman, Bayern Munchen dengan skor agregat 0-3.

 

Sumber: Berbagai sumber

Berita Terkait