Liga 1: Ambisi Yevhen Bokhashvili Bersama PSS Sleman, Ingin Cetak Gol Lebih Banyak

oleh Radifa Arsa diperbarui 06 Mei 2023, 11:30 WIB
Striker PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili. (Bola.com/Dok. PSS Sleman)

Bola.com, Sleman - Striker PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili, tengah diselimuti rasa bahagia. Bomber berusia 30 tahun itu baru saja memperpanjang masa baktinya bersama klub berjulukan Super Elang Jawa tersebut.

Yevhen Bokhashvili mengaku senang dan bersyukur masih diberi kepercayaan berkostum PSS Sleman untuk kompetisi musim 2023/2024. Ungkapan rasa terima kasih juga disampaikan kepada jajaran manajemen klub kesayangan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) itu.

Advertisement

“Saya sangat senang melanjutkan kembali perjalanan bersama PSS Sleman," ujar Yevhen Bokhashvili pada Kamis (4/5/2023) sore.

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar PSS Sleman yang kembali memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada saya untuk kembali bersama di keluarga ini,” lanjutnya.

 

2 dari 4 halaman

Cetak Lebih Banyak Gol

Yevhen Bokhashvili mencetak 1 gol untuk PSS Sleman saat melumat RANS Nusantara FC 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (21/1/2023) malam. (Dok PSS)  

Setelah resmi memperpanjang kontrak, Yevhen membeberkan target ke depan bersama Tim Elang Jawa. Dia menyatakan siap memberikan yang terbaik untuk Laskar Sembada.

“Saya harus memberikan penampilan terbaik di setiap pertandingan yang dijalani serta mencetak gol sebanyak mungkin yang saya mampu," tandas Yevhen.

"Tentu saja, saya ingin memberikan kontribusi kemenangan sebanyak mungkin untuk musim depan,” sambungnya.

Di Liga 1 musim 2022/2023, bomber bernama lengkap Yevhen Oleksandrovych Bokhashvili itu tampil dalam 12 pertandingan. Dia sukses membukukan enam gol dan menjadi top skor tim bersama Kim Jeffrey Kurniawan.

Sebetulnya, catatan Yevhen Bokhashvili masih bisa bertambah. Sayang, dia harus menepi dalam lima laga terakhir karena cedera.

 

3 dari 4 halaman

Tak Sabar Dilatih Marian Mihail

Pelatih baru PSS Sleman, Marian Mihail ketika masih memimpin sesi latihan tim asal Vietnam FLC Thanh Hoa FC di Lapangan Gelora Samudera Kuta jelang laga fase gruo menghadapi Bali United di Piala AFC 2018. (Bola.com/Alit Binawan)

Musim depan PSS Sleman akan ditangani pelatih baru yakni Marian Mihail. Pelatih asal Rumania itu menggantikan Seto Nurdiyantoro yang didepak belum lama ini.

Kehadiran Marian Mihail membuat Yevhen tak sabar untuk segera menjalani latihan bersama Laskar Sembada. Dia cukup antusias dilatih juru taktik berusia 64 tahun itu.

“Sangat antusias untuk melakukan latihan perdana dan bertemu pelatih baru dan kolega. Jujur, saya sangat rindu sekali untuk kembali berlatih. Harapannya, saya dapat menjalani semua instruksi yang pelatih berikan," paparnya.

Pun demikian kehadiran sejumlah pemain anyar diharapkan semakin menambah solid skuad Laskar Sembada musim depan.

“Menurut saya, tim PSS Sleman tidak lepas dari para pemain yang bagus serta memiliki sifat yang rendah hati dan bersahaja," tutur Yevhen.

"Yang kami butuhkan adalah persiapan yang benar-benar matang dan memberikan penampilan tebaik di setiap laga. Kemudian kita terus bekerja keras dengan kebersamaan. Saya yakin musim depan tim ini dalam kondisi baik,” imbuhnya.

 

4 dari 4 halaman

Jadi Pembelajaran

Striker PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili, mengamati rekannya saat melawan Arema FC pada laga Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5). PSS menang 3-1 atas Arema. (Bola.com/Yoppy Renato)

Kegagalan PSS di kompetisi musim 2022/2023 tentu menjadi pembelajaran tersendiri bagi seluruh elemen tim Super Elang Jawa, termasuk Yevhen Bokhashvili.

Yevhen tak ingin rentetan hasil buruk tersebut kembali terulang di musim depan. Pemain berpostur 185 cm ini berujar ada dua hal penting yang perlu dilakukan untuk mengangkat performa tim.

Pertama, menjaga kekompakan antar pemain. Selain itu, kerja keras serta memperbaiki kualitas latihan reguler juga tak kalah penting.

“Kami sebagai pemain harus disiplin dalam mengikuti instruksi tim pelatih kemudian bermain ngotot sepanjang pertandingan hingga usai. Satu lagi, yakni menjadi satu kesatuan dengan rasa kekeluargaan yang kuat,” urainya.

“Kami memiliki suporter yang sangat luar biasa memberikan dukungan, mereka adalah pemain ke-12 ketika kita berjuang di lapangan. Saya percaya bahwa kerja keras serta saling mendukung baik di dalam dan luar lapangan adalah kunci keberhasilan PSS Sleman di musim depan,” pungkasnya.

Berita Terkait