Dongeng Cinderella Premier League dari Kenilworth Road: Luton Town FC

Luton Town bak dongeng di Premier League. Betapa tidak, satu dekade lalu, mereka masih berkutat di non liga.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 30 Mei 2023, 07:45 WIB
Premier League - Kolase Luton Town (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Ribuan penggemar Luton Town berpesta di jalan-jalan menyambut skuad berjulukan The Hatters itu melakukan parade di bus atap terbuka untuk merayakan kesuksesan bersejarah dengan naik kasta ke Premier League.

"Kami berhasil! Kembali ke masa lalu!"

Advertisement

Para penggemer riuh dan berpesta menyambut momen bersejarah Luton, promosi setelah sembilan tahun menanti. mengakhiri rentang lima musim di Liga Nasional - tingkat kelima.

Walikota mendorong para penggemar untuk bergabung dan melukis kota dengan warna kebanggaan mereka, oranye.

Luton Town bak dongeng di Premier League. Betapa tidak, satu dekade lalu, mereka masih berkutat di non liga.

Luton Town akan bermain di Premier League untuk pertama kalinya setelah mengalahkan Coventry City 6-5 melalui adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di final playoff EFL Championship, Sabtu (27/5/2023).

Luton Town kembali bermain di papan atas Liga Inggris setelah absen selama 31 tahun. Luton Town, yang bermain di Divisi Utama sejak 1965, terdegradasi ke Divisi Dua (sekarang EFL Championship) pada akhir musim 1991-1992 ketika Liga Premier terbentuk.

 

 


Cinderella

Luton Town rayakan sukses promosi ke Liga Inggris pada musim 2023/2024. (ADRIAN DENNIS / AFP)

Luton bak Cinderella di Premier League. Istilah ini mengacu pada Kenilworth Road, markas Luton. 

Luton memainkan pertandingan kandang mereka di Kenilworth Road, pindah ke stadion pada tahun 1905. Tempat tersebut dapat menampung hingga 10.356 orang, yang menjadikannya stadion terkecil di Liga Premier jika dipromosikan.

Namun tim yang berbasis di Bedfordshire berencana untuk pindah ke stadion baru di musim mendatang. Stadion Power Court direncanakan memiliki kapasitas 23.000 setelah konstruksi selesai.

 


Sudah Bosan Disorot soal Stadion

Pemain Luton Town Reece Burke (tengah kiri) mencoba menanduk bola untuk mencetak gol di depan pemain Chelsea Malang Sarr pada pertandingan sepak bola putaran kelima Piala FA di Kenilworth Road, Luton, Inggris, 2 Maret 2022. Chelsea menang 3-2. (AP Photo/Ian Walton)

Kepala eksekutif Luton Town, Gary Sweet, sudah bosan melihat postingan tanpa henti di media sosial yang menyoroti bagaimana lingkungan sederhana ini akan segera menjadi tuan rumah bagi beberapa pemain paling berbakat di dunia.

“Itu mengganggu saya dan membuat saya tertawa ketika Anda mendapatkan konten media sosial tentang jalan-jalan di taman,” katanya.

“Sudah seperti itu sejak Perang Dunia II atau bahkan sebelumnya. Mengapa dinaikkan sekarang, hanya karena kita mungkin akan masuk ke Premier League?"

“Erling Haaland tidak akan berjalan melalui pintu masuk itu, dia akan berjalan melalui pintu masuk lain yang kita punya. Rangkullah itu."


Cetak Sejarah, Bak Rollercoaster

Penjaga gawang Chelsea Kepa Arrizabalaga gagal menyelamatkan bola saat pemain Luton Town Reece Burke mencetak gol pada pertandingan sepak bola putaran kelima Piala FA di Kenilworth Road, Luton, Inggris, 2 Maret 2022. Chelsea menang 3-2. (AP Photo/Ian Walton)

Luton Town akan menjadi tim ke-51 yang bermain di Premier League pada tahun 1992. Mereka adalah tim pertama dalam sejarah sepak bola Inggris yang beralih dari tim papan atas, ke non-liga, dan kemudian naik kembali ke papan atas.

Selama musim 2008-09, ketika Luton Town sudah bermain di level terendah Liga Inggris, klub dikurangi 30 poin karena penyimpangan keuangan yang membuat mereka tersingkir sepenuhnya dari liga.

Mereka kemudian menghabiskan lima tahun di non-liga sebelum akhirnya mendapatkan promosi kembali ke liga pada 2013-14.

Apa yang terjadi selanjutnya selama sembilan tahun berikutnya adalah peningkatan pesat yang terakhir dengan promosi berturut-turut dari Liga Dua dan Liga Satu pada 2017 dan 2018, sebelum akhirnya mendapatkan promosi ke Premier League.

 

Sumber: Sky Sports, Forbes


Tebak Juara Liga Champions

https://www.newshub.id/interactive2/4425

Berita Terkait