Pujian Pelatih PSS asal Rumania usai Timnas Indonesia Cuma Kalah 0-2 dari Juara Piala Dunia 2022, Argentina

oleh Ana Dewi diperbarui 21 Jun 2023, 18:00 WIB
Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail. (Dok PSS Sleman)

Bola.com, Sleman - Penampilan Timnas Indonesia mendapat pujian dari pelatih PSS Sleman, Marian Mihail. Pelatih asal Rumania itu menyebut skuad Garuda bermain spartan dan menyulitkan sang jawara dunia.

Ya, Argentina yang berlabel juara Piala Dunia 2022 cuma mampu menang dengan skor 2-0 dalam FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, Senin (19/06/2023) malam WIB.

Advertisement

Dua gol pasukan Lionel Scaloni dicetak lewat tendangan geledek Leandro Paredes pada menit ke-39. Satu gol lainnya tercipta via tandukan Cristian Romero di menit ke-56.

Kekalahan Timnas Indonesia atas Argentina sebetulnya tak mengejutkan karena kedua tim memang beda kelas.

Maklum, dari sisi peringkat FIFA, La Albiceleste memang nangkring jauh di posisi teratas. Sedangkan Garuda cuma penghuni posisi 149 dunia.

“Sebuah laga bagus untuk Timnas Indonesia dengan didominasi kekuatan pemain muda. Hal ini terjadi berkat cara berpikir yang bagus oleh pelatih mereka yaitu Shin Tae-yong,” ujar Marian Mihail di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Selasa (20/06/2023) sore.

 

2 dari 5 halaman

Pertahanan Indonesia Solid

Selebrasi Elkan Baggott dan Rizki Ridho saat Timnas Indonesia mengalahkan Burundi 3-1 pada FIFA Matchday di Stadion Patriot, Sabtu (26/3/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Pelatih berlisensi UEFA Pro itu juga melemparkan pujian kepada kinerja lini belakang Tim Merah-Putih.

Sepanjang laga barisan lini belakang Timnas Indonesia memang tampil begitu apik. Mereka bermain sangat disiplin dan menjadi tembok kukuh buat Indonesia.

Beberapa kali intersep dari pemain macam Elkan Baggott, Asnawi Mangkualam, dan Rizky Ridho bisa menghentikan serangan Tim Tango. "Sistem pertahanan Indonesia sangat bagus," puji Marian Mihail.

 

 

3 dari 5 halaman

Masa Depan Indonesia Cerah

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memberikan kesempatan pemain muda unjuk gigi dalam FIFA Matchday kali ini. Dari 26 nama yang dipanggil, 11 pemain di antaranya berusia di bawah 23 tahun.

Beberapa pemain muda ini tidak hanya menjadi starter saat menghadapi Argentina, namun juga diturunkan kala Timnas Indonesia bermain imbang dengan Timnas Palestina 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Rabu (14/6/2023) malam WIB.

Sejumlah nama sukses mencuri perhatian. Sebut saja Rafael Struick, Asnawi Mangkualam, Elkan Baggott, hingga Marselino Ferdinan. Mereka tampil mengesankan dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Mereka juga bisa mendapatkan peluang mencetak gol ke gawang Argentina. Ini kesempatan yang bagus buat masa depan Timnas Indonesia,” kata pelatih berusia 65 tahun itu.

 

4 dari 5 halaman

Kesempatan Ivar Jenner

Pemain Timnas Argentina, Julian Alvarez (kiri) mengontrol bola dibayangi pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner dalam pertandingan FIFA Matchday 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Adapun peluang gol yang dimaksud Marian Mihail yakni diperoleh Ivar Jenner pada babak pertama, setelah memanfaatkan umpan silang dari Dimas Drajad di sisi kanan.

Kans bagus berikutnya datang dari Elkan Baggott di menit ke-53 yang memanfaatkan lemparan ke dalam Pratama Arhan.

Sayang, dua peluang tersebut gagal berbuah gol. Bola hasil tembakan Ivar Jenner dan sundulan Elkan Baggott masih bisa digagalkan kiper Timnas Argentina, Emiliano Martinez.

 

5 dari 5 halaman

Memori

Duel Timnas Indonesia kontra Argentina rupanya Marian Mihail terkenang saat dirinya menjadi Direktur Teknik Rumania.

Saat itu, Timnas Rumania pernah menghadapi Tim Tango dalam laga persahabatan pada 2014 silam. Laga ini berakhir dengan skor kacamata.

"Pertandingan tersebut kembali mengingatkan kiprah saya ketika menjabat Direktur Teknik Rumania. Kala itu kami sempat menjalani laga persahabatan dengan tim Argentina di tahun 2014," kenang Mihail.

"Laga tersebut dimainkan di stadion baru di kota Bucharest, ibu kota Rumania. Pertandingan itu saya masih ingat sekali berakhir imbang 0-0," pungkasnya.

Berita Terkait