Sukses Digelar, Yogyakarta 42K Marathon Diikuti 2.500 Pelari Nasional hingga Internasional

oleh Ana Dewi diperbarui 09 Okt 2023, 06:15 WIB
Sebanyak 2.500 pelari memeriahkan The International Yogyakarta 42K Marathon (TIY42K) yang digelar di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Minggu (8/10/2023) pagi WIB. (Ana Dewi/Bola.com)

Bola.com, Yogyakarta - The International Yogyakarta 42K Marathon (TIY42K) sukses digelar di Yogyakarta pada Minggu (8/10/2023) pagi. Total 2.500 pelari ambil bagian dalam event city marathon pertama di Kota Gudeg tersebut.

Tidak hanya pelari nasional, TIY42K juga diikuti peserta dari berbagai negara. Sebut saja Belanda, Filipina, Singapura, Malaysia, hingga Kenya.

Advertisement

TIY42K dibagi dalam tiga kategori yakni 42K, 21K, dan 10K. Adapun rute lari ajang ini merupakan representasi dari filosofi sumbu imajiner Kota Yogyakarta. Seperti Titik Nol Kilometer, Tugu, Alun-alun Utara serta area Keraton Yogyakarta.

--

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Piala Dunia U-17 - ilustrasi Piala Dunia U-17 2023 Indonesia (Bola.com/Adreanus Titus)

 

EMTEK Group sebagai pemegang hak siar Piala Dunia U-17 2023 menayangkan pertandingan-pertandingan penyisihan hingga final di berbagai platform. Sobat Bola.com bisa menyaksikan aksi bintang-bintang muda kelas dunia di Indosiar, SCTV, Vidio, Moji TV, Champion TV, Mentari TV, dan Nex Parabola. Nikmati juga berita-berita eksklusif Piala Dunia U-17 di Bola.com, dengan mengklik tautan ini.  

2 dari 4 halaman

Berolahraga Sambil Berwisata

Sebanyak 2.500 pelari memeriahkan The International Yogyakarta 42K Marathon (TIY42K) yang digelar di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Minggu (8/10/2023) pagi WIB. (Ana Dewi/Bola.com)

ara runners juga melewati Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg, dan tentunya kawasan Malioboro yang menjadi lokasi start dan finish event tersebut. TIY42K benar-benar memberikan kesempatan bagi peserta untuk berolahraga sambil berwisata.

Para peserta mulai berlari dari kawasan Jalan Suryatmajan Kompleks Kepatihan, depan Kantor Gubernur DIY. Mereka kemudian berkeliling di seluruh rute yang telah ditentukan.

Untuk kategori 42 K atau full marathon dimenangkan oleh Anderson. Pelari asal Kenya itu mencatatkan waktu terbaik 02:27:03. Anderson adalah atlet lari profesional yang sudah malang melintang di berbagai perlombaan kawasan Asia.

 

3 dari 4 halaman

Menyemarakkan HUT Kota Yogyakarta ke-267

Sebanyak 2.500 pelari memeriahkan The International Yogyakarta 42K Marathon (TIY42K) yang digelar di Kompleks Kepatihan Kantor Gubernur DIY, Minggu (8/10/2023) pagi WIB. (Ana Dewi/Bola.com)

Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung mengatakan, TIY42K merupakan event lari marathon pertama dengan menempuh rute tengah kota yang digelar PT Dyandra Promosindo. Perhelatan ini sekaligus untuk menyemarakkan HUT Kota Yogyakarta ke-267.

Daswar Marpaung berujar, antusias dari peserta sangat luar biasa. TIY42K juga disebut Daswar berjalan lancar. Destinasi di Kota Gudeg menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara, sehingga banyak yang ikut dalam lari marathon tersebut.

"Peserta luar biasa antusiasnya. Pelari dari luar negeri yang ikut ada dari Kenya, Belanda, Malaysia, Filipina dan Singapura. Mereka sangat antusias dengan rute di tengah Kota Yogyakarta,” ujar Daswar Marpaung.

"Para peserta juga merasakan pengalaman berwisata. Lari marathon sambil menikmati ikon Yogyakarta," sambungnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jogja, Singgih Raharjo menuturkan, pihaknya mendukung penuh event tersebut. Menurutnya gelaran International Yogyakarta 42K Marathon bagus sebagau salah satu upaya untuk mengembangkan sport tourism.

 

4 dari 4 halaman

Jadi Agenda Tahunan

Daswar Marpaung berharap, TIY42K bisa menjadi agenda tahunan di Yogyakarta. Ke depan, kata Daswar, event semacam ini diharapkan menjadi magnet bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Sehingga dampak sport tourism dapat dirasakan oleh masyarakat. Sebagai pegiat event, dia ingin setiap kegiatan memiliki manfaat bagi masyarakat sekitar.

"Dengan kegiatan seperti ini ikut mendukung dan memberdayakan para usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di Yogyakarta," paparnya.