Mengenal Sosok Hajime Moriyasu, Pelatih Timnas Jepang di Piala Asia 2023: Sang Penakluk Raksasa Eropa meski Minim Gelar Juara

oleh Hendry Wibowo diperbarui 26 Des 2023, 07:15 WIB
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu. (AP/Frank Augstein)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bakal beradu strategi dengan sosok juru taktik berkualitas yang menangani Timnas Jepang, Hajime Moriyasu, saat berjumpa di Grup D Piala Asia 2023.

Duel antara Shin Tae-yong melawan Hajime Moriyasu ini bakal menjadi salah satu pertarungan taktik yang menarik di Piala Asia 2023.

Advertisement

Karena keduanya sama-sama punya reputasi mentereng, baik saat masih aktif bermain maupun berkarier di dunia racik strategi.

Menurut jadwal, duel antara keduanya bakal tersaji ketika Timnas Indonesia menghadapi Jepang pada pertandingan pamungkas Grup D yang berlangsung di Stadion Al Thumama, Doha, pada 24 Januari 2024.

Setidaknya, ada beberapa catatan menarik dari sosok Hajime Moriyasu. Juru taktik berusia 55 tahun ini memiliki kiprah yang cukup mentereng bersama skuad Samurai Biru. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 

 

2 dari 5 halaman

Gelar Piala Asia Pertama

Saat masih aktif bermain, Hajime Moriyasu pernah menjadi salah satu pemain yang mengukir tinta emas bersama Timnas Jepang.

Tepatnya saat mereka sukses meraih gelar juara Piala Asia pertama pada edisi 1992. Ketika itu, Hajime Moriyasu menjadi salah satu amunisi andalan pelatih Hans Ooft di lini tengah. Dia nyaris selalu bermain di Piala Asia 1992, kecuali ketika pertandingan final melawan Arab Saudi.

Pada laga ini, Moriyasu terpaksa absen karena sanksi larangan bermain akibat akumulasi kartu kuning.

Beruntung, tanpa kehadirannya, skuad Samurai Biru tetap berhasil menang dengan skor tipis 1-0 di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati Stadion Hiroshima.

 

 

3 dari 5 halaman

Tumbangkan Para Raksasa

Pelatih Timnas Jepang, Hajime Moriyasu mengamati jalannya pertandingan menghadapi Timnas Turki pada laga persahabatan FIFA Matchday di Luminus Arena, Genk, Belgia, Selasa (12/9/2023) malam WIB. (AP Photo/Frederic Sierakowski)

Salah satu catatan yang cukup menarik dari tangan dingin Hajime Moriyasu dapat dilacak dari penampilan Timnas Jepang di Piala Dunia 2022. Langkah mereka memang terhenti di babak 16 besar.

Namun, perjalanannya sangat luar biasa. Pasalnya, ketika bersaing di fase penyisihan Grup E Piala Dunia 2022, Ritsu Doan dan kawan-kawan berhasil menghajar dua negara raksasa dari Eropa.

Lawan pertama yang dilumpuhkan ialah Jerman. Mereka menang dengan skor 2-1 pada laga pertama Grup E.

Setelah sempat takluk dari Kosta Rika dengan skor 0-1, Jepang sukses memastikan langkah ke fase gugur seusai menggebuk Spanyol dengan skor 2-1.

 

 

4 dari 5 halaman

Rekor Kemenangan Istimewa

Catatan impresif Timnas Jepang di bawah komando Hajime Moriyasu tak hanya terhenti di Piala Dunia 2022.

Sebab, setelah kejuaraan ini, Jepang memiliki catatan kemenangan yang luar biasa sepanjang tahun 2023.

Mereka sempat bermain tanpa kemenangan saat berjumpa Uruguay (1-1) dan Kolombia (1-2), tetapi setelah itu bisa menyapu bersih setiap pertandingan dengan kemenangan.

Delapan negara yang sukses digulung yakni El Salvador (6-0), Peru (4-1), Jerman (4-1), Turki (4-2), Kanada (4-1), Tunisia (2-0), Myanmar (5-0), dan Suriah (5-0). Catatan ini jadi bekal berharga jelang terjun di Piala Asia 2023.

 

 

5 dari 5 halaman

Tak Bergelimang Prestasi

Pada babak kedua, pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu melakukan beberapa pergantian pemain. Di antaranya ia memasukkan dua pemain yang merumput di Liga Jerman, yaitu Takuma Asano dan Ritsu Doan. (AP/Luca Bruno)

Kiprah Hajime Moriyasu selama menangani Timnas Jepang memang tak diwarnai dengan koleksi trofi yang melimpah.

Sebab, satu-satunya gelar yang pernah diraih bersama anak asuhnya ialah pada ajang Piala EAFF 2022.

Di kejuaraan antarkontestan Asia Timur ini, skuad Samurai Biru sukses tampil tak terkalahkan. Mereka berhasil menggebuk Hong Kong (6-0) dan Korea Selatan (3-0), tapi ditahan imbang China (0-0).

Sisanya, tak ada trofi lainnya yang berhasil didapatkan pelatih legendaris Sanfrecce Hiroshima ini selama lebih dari lima tahun bertugas menangani Timnas Jepang di berbagai ajang internasional.

Berita Terkait