Liga Italia: AC Milan Hanya Incar Antonio Conte untuk gantikan Stefano Pioli, Enggak Mau yang Lain

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 04 Jan 2024, 16:00 WIB
Pelatih Tottenham Hotspur, Antonio Conte saat menghadapi Fulham pada laga Liga Inggris 2022/2023 di Craven Cottage, London (23/1/2023). Antonio Conte yang menjabat pelatih Tottenham Hotspur sejak 2 November 2021 baru saja dipecat pada 26 Maret 2023 setelah gagal membawa Spurs lolos ke babak perempatfinal Liga Champions 2022/2023 setelah disingkirkan AC Milan. Inkonsistensi permainan Spurs juga jadi alasan lainnya. (AFP/Adrian Dennis)

Bola.com, Milan - AC Milan dikabarkan hanya mengincar Antonio Conte jika memikirkan tentang pengganti Stafano Pioli musim depan. Namun, sampai sekarang masa depan Pioli di Milan juga masih abu-abu. 

Ada dugaan sebelum jeda Natal bahwa Pioli benar-benar berada di ambang pemecatan. Rumor itu muncul menyusul serangkaian hasil buruk AC Milan, termasuk tersingkir dari Liga Champions.

Advertisement

Pioli tampaknya telah membalikkan keadaan dalam beberapa pekan terakhir, sehingga kemungkinan besar akan bertahan hingga akhir musim. Namun, masa depan pelatih berkebangsaan Italia itu masih terbuka lebar.

AC Milan dihubungkan dengan beberapa pelatih sebagai opsi jika memecat Pioli. Namun, menurut Direkrut Sportitalia, Michele Criscitiello, seperti dikutip Football Italia, Kamis (4/1/2024), satu-satunya pilihan nyata bagi pemilik Milan, Gerry Cardinale, adalah Conte.

--- 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Satu-satunya Opsi yang Layak

Antonio Conte - Tangan dingin pelatih asal Italia ini tak perlu diragukan lagi. Memenangkan gelar liga bersama Juventus, Chelsea dan Inter Milan merupakan bukti kepiawaiannya dalam meramu tim menjadi juara. (AFP/Vincenzo Pinto)

Ini akan menjadi skenario perekrutan yang luar biasa bagi AC Milan. Alsananya, Conte adalah pelatih yang memberikan Scudetto terbaru untuk rival berat AC Milan, Inter Milan.

Conte dipandang sebagai satu-satunya alternatif yang layak, karena Roberto De Zerbi tampaknya belum siap meninggalkan Brighton and Hove Albion. Sementara Thiago Motta akan mengambil risiko besar untuk pindah dari Bologna ke Rossoneri.

Namun, Conte diketahui membutuhkan belanja besar-besaran untuk mau gabung ke AC Milan. Dia pernah mengatakan "tidak bisa pergi ke restoran bintang empat tanpa banyak uang di saku". Artinya, Conte tidak mau hanya diberi pemain seadanya. 

3 dari 5 halaman

AC Milan Harus Belanja Pemain

Christian Pulisic dari AC Milan, kedua dari kiri, merayakan bersama Ruben Loftus-Cheek setelah mencetak gol pembuka pada pertandingan sepak bola Serie A antara AC Milan dan Sassuolo di stadion San Siro, di Milan, Italia, Sabtu, 30 Desember 2023. ( Foto AP/Antonio Calanni)

Sementara itu, mantan bintang AC Milan, Massimo Ambrosini, menegaskan Rossoneri butuh menambah amunisi pada bursa transfer Januari 2024. Ambrosini juga menyoroti aura negatif yang kuat di AC Milan. 

AC Milan tersingkir dari Liga Champions setelah finis ketiga di fase grup. Rossoneri juga kesulitan mempertahankan posisi ketiga di Serie A, apalagi direcoki badai cedera pemain. 

Rentetan hasil kurang apik tersebut juga membuat posisi Stefano Pioli sebagai pelatih AC Milan disorot. Tak sedikit fans yang menyuarakan pemecatan Pioli. 

"Ini tim tanpa konsistensi," kata Ambrosini mengkritik AC Milan, seperti dikutip dari Football Italia, Jumat (29/12/2023). 

“Mereka mempunyai gagasan yang cukup tepat tentang sepak bola, namun jarang berhasil mempraktikkannya. Tidak mudah untuk benar-benar memahami apa masalahnya, AC Milan adalah sesuatu yang aneh," imbuh Ambosini.

4 dari 5 halaman

Banyak Aura Negatif

Logo AC Milan (Bola.com/Adreanus Titus)

Meskipun demikian, ia merasa seruan agar Pioli dipecat berlebihan dan kontra-produktif. Ambrosini merasa itu bukan solusi tepat. 

“Saya terkejut dengan banyaknya hal negatif di seputar Milan, melihat betapa banyak orang yang tidak terpengaruh. Secara keseluruhan, musim lalu bagus. Kejutan sebenarnya adalah bagaimana semua orang bereaksi terhadap kesulitan setelah memenangi Scudetto," kata Ambrosini. 

“Melihat klasemen, Milan pada dasarnya berada di jalur yang tepat dengan target minimum mereka. Saya rasa kami belum mencapai titik balik dengan pelatih," imbuhnya. 

Sumber: Football Italia

5 dari 5 halaman

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Berita Terkait