Rapor Timnas Indonesia Vs Australia: Skor Boleh Kalah, Soal Permainan Tak Beda Jauh

oleh Wahyu Pratama diperbarui 29 Jan 2024, 08:30 WIB
Para pemain starting XI Timnas Indonesia berfoto bersama sebelum menghadapi Jepang pada laga ketiga Grup D Piala Asia 2024 di Al-Thumama Stadium, Doha, Qatar, Rabu (24/1/2024) malam WIB. (AFP/Giuseppe Cacace)

Bola.com, Jakarta - Perjalanan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023 berakhir. Australia yang jadi lawan di babak 16 besar terlalu tangguh untuk skuad Garuda.

Laga yang yang berlangsung di Stadion Jassim bin Hamad, Al Rayyan (28/1/2024) menunjukkan perbedaan pengalaman yang kentara.

Advertisement

Marselino Ferdinan dkk boleh saja mengimbangi permainan Australia terutama di babak pertama. Tetapi sepak bola adalah tentang menciptakan gol.

Walau sempat berbagi penguasaan bola, Socceroos tampak jauh lebih efisien. Hasilnya, empat gol tercipta ke gawang Ernando Ari.

Meski kalah telak, penampilan tim Merah Putih tetap layak dipuji. Berikut rapor setiap penggawa di laga terakhir mereka di turnamen tertinggi Benua Kuning ini.

--

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Pertahanan Keteteran

Timnas Australia Vs Timnas Indonesia di babak 16 besar Piala Asia 2023. (Bola.com/Dok.AFP/Giuseppe CACACE).
  • Ernando Ari 6

Gawang Indonesia sejatinya tak banyak digedor di laga ini. Tetapi setiap serangan yang dilakukan selalu membuat Ernando Ari mati langkah.

  • Elkan Baggott 6

Elkan Baggott kembali jadi starter. Namun sayangnya, dia membuka laga dengan gol bunuh diri dan terlambat menutup saat Harry Souttar mencetak gol terakhir Australia.

  • Jordi Amat 6.5

Penampilan Jordi Amat terbilang klinis di pertahanan. Kemampuan distribusi bolanya cukup membantu Timnas Indonesia dalam memindah arah serangan.

  • Sandy Walsh 6.5

Sandy Walsh bekerja ekstra di laga ini. Ia berulang kali terpaksa menutup lubang yang ditinggalkan Asnawi Mangkualam Bahar.

  • Shayne Pattynama 6

Peran Shayne Pattynama tak terlalu terlihat di pertandingan ini. Ia kerap terkunci di sektor kiri dan gagal menciptakan terobosan apapun.

  • Asnawi Mangkualam Bahar 6

Entah apa yang ada di benak Asnawi Mangkualam Bahar sepanjang 60 menit permainan. Ia kerap kehilangan bola lantatan coba menerobos pertahanan dengan dribel yang buruk.

 

3 dari 5 halaman

Lapangan Tengah Istimewa, Tapi...

Timnas Indonesia tersingkir dari Piala Asia 2023 setelah kalah 0-4 dari Timnas Australia di babak 16 besar. (Bola.com/Dok.AFP/HECTOR RETAMA).
  • Ivar Jenner 7

Lapangan tengah bisa dikatakan jadi milik Ivar Jenner sepenuhnya di babak pertama. Dia menjadi jembatan serangan Indonesia di setiap jengkal lapangan.

  • Marselino Ferdinan 7

Marselino Ferdinan jadi pemain yang cukup sibuk di laga ini. Selain bertugas membongkar benteng pertahanan lawan, tekel-tekelnya membuat Australia kepayahan membangun serangan.

  • Justin Hubner 7

Kembali bermain sebagai gelandang, tak membuat Justin Hubner kikuk. Tetapi pemahamannya akan ruang terasa jauh lebih baik saat ditempatkan di posisi aslinya sebagai bek tengah.

4 dari 5 halaman

Ketajaman Jadi Mimpi Buruk

  • Yakob Sayuri 6.5

Yakob Sayuri kembali gagal menciptakan magis seperti saat menghadapi Irak. Ia kesulitan menerobos lawan menggunakan kecepatannya.

  • Rafael Struick 6.5

Salah satu alasan Indonesia mampu tampil apik di babak pertama adalah kemampuan Rafael Struick melakukan high pressure. Sayangnya, itu tak diimbangi penyelesaian akhir yang brilian.

5 dari 5 halaman

Para Pemain Pengganti

Witan Sulaeman 6

  • Witan Sulaeman tak banyak memberikan ancaman saat masuk di setengah jam terakhir permainan.

Rizky Ridho 6

  • Tampil cukup prima saat meladeni duel-duel bawah. Namun, Rizky Ridho tak bisa berbuat banyak saat Australia mencetak tambahan dua gol di penghujung laga.

Berita Terkait