Deretan Pemain Naturalisasi yang Punya Kualitas Mentereng di Asia Tenggara: Ada Legenda Timnas Indonesia

oleh Hery Kurniawan diperbarui 24 Feb 2024, 11:15 WIB
Striker naturalisasi Timnas Singapura, Agu Casmir berduel dengan bek Timnas Indonesia, Charis Yulianto dalam laga Piala AFF 2008 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. (AFP/Bay Ismoyo)

Bola.com, Jakarta - Fenomena naturalisasi semakin mengakar di negara-negara kawasan Asia Tenggara. Fenomena itu tampak semakin kencang dalam beberapa tahun terakhir.

Meski dengan kebijakan yang berbeda-beda, seperti yang dilakukan Indonesia. Belakangan program naturalisasi pemain keturunan terus dilakukan.

Advertisement

Beberapa pemain keturunan sudah menunjukan kualitas yang oke di Timnas Indonesia. Misalnya yang ditunjukkan Ivar Jenner, Justin Hubner, Sandy Walsh dan beberapa pemain lain.

Namun, Indonesia bukan negara Asia Tenggara pertama yang melakukan hal itu. Singapura malah lebih masif melakukannya pada awal 2000-an.

Bola.com memiliki beberapa pemain naturalisasi yang sukses menjadi tulang punggung tim masing-masing. Siapa saja mereka.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Agu Casmir

Striker naturalisasi Timnas Singapura, Agu Casmir (kanan). (AFP/Philippe Lopez)

Seperti yang disinggung di atas, Singapura melakukan naturalisasi secara masif pada awal 2000-an. Satu dari pemain yang dinaturalisasi Negeri Singa adalah Agu Casmir.

Casmir lahir di Lagos, Nigeria pada 23 Maret 1984. Saat masih aktif bermain, pria yang berposisi sebagai penyerang itu tampil cukup tajam.

Sepanjang kariernya di Timnas Singapura, Agu Casmir mencatatkan 37 caps dan mencetak 13 gol. Mantan pemain Persija Jakarta dan Surabaya United tersebut berhasil membawa Singapura menjuarai Piala AFF 2004.

3 dari 5 halaman

Daniel Bennett  

Daniel Bennett (merah) saat memperkuat Timnas Singapura. (AFP/Kaarim Jaafar)

Pria kelahiran Inggris tersebut bisa dikatakan sebagai pemain naturalisasi paling sukses di Timnas Singapura. Daniel Bennett mencatatkan 129 caps dan menorehkan 6 gol untuk The Lions.

Saat masih aktif bermain, Daniel Bennett dikenal sebagai bek yang tangguh. Dia juga memberikan empat gelar Piala AFF untuk Timnas Singapura.

Daniel Bennett memiliki karier yang menarik. Ia pernah bermain di Wales bersama Wrexham.

 

 

4 dari 5 halaman

Cristian Gonzales

Penyerang Timnas Indonesia, Cristian Gonzales, berduel dengan Suttinun Phukhom pada laga Piala AFF 2010.(AFP/Romeo Gacad)

Timnas Indonesia juga pernah memiliki striker naturalisasi yang tajam. Sosok itu ada pada diri Cristian Gonzales.

Meski sudah berusia uzur ketika dinaturalisasi, Gonzales mampu memberikan performa maksimal untuk Timnas Indonesia.

Pemain kelahiran Uruguay itu mampu mencetak 13 gol dari 32 caps untuk Timnas Indonesia. Salah satu penampilan terbaik Gonzales adalah pada Piala AFF 2010.

5 dari 5 halaman

Elias Dolah

Aksi bek Thailand, Elias Dolah (kanan) saat membayangi pemain Oman, Issam al-Sabhi dalam laga Piala Asia 2023. (HECTOR RETAMAL / AFP)

Elias Dolah adalah pemain kelahiran Swedia. Namun, ia bisa memperkuat Timnas Thailand lantaran memiliki garis keturunan negara tersebut.

Dolah mampu tampil apik di lini belakang Thailand. Bek Bali United itu bahkan bisa dikatakan tak tergantikan.

Penampilan Elias Dolah di Piala Asia 2023 cukup baik. Pemain yang kini berusia 30 tahun itu menjadi pilar keberhasilan Tim Gajah Perang yang mampu melaju ke-16 besar.