Liga Spanyol: Xavi Tetap Mau Mundur meski Barcelona Sulit Cari Pelatih Baru

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 03 Mar 2024, 19:15 WIB
Pelatih Barcelona, Xavi tiba untuk sesi latihan tim di tempat latihan Joan Gamper di Sant Joan Despi, dekat Barcelona, pada 15 Februari 2023. Barcelona dan Manchester United akan saling jegal untuk memperebutkan satu tiket menuju babak 16 besar Liga Europa 2022-2023. (AFP/Pau Barrena)

Bola.com, Barcelona - Pelatih Barcelona, Xavi, tidak akan menarik kembali keputusannya untuk mengundurkan diri.

Xavi akan meninggalkan Barca pada akhir musim.

Advertisement

"Tidak ada yang berubah hingga saat ini. Bagaimana jika klub tidak menemukan pelatih? Saya sudah mengatakannya, tidak ada perubahan, semuanya sama," katanya.

Mengenai perkembangan Vitor Roque, Xavi juga memberi pujian.

"Dia baru saja pulih dari cedera, dia harus mengikuti ritme permainan dan beradaptasi dengan sistem kami. Lewandowski bermain sebagai pemain no 9 dan dalam posisi alaminya dia belum pernah bermain, atau sangat kecil," lanjut legenda Barcelona itu.

"Dia beradaptasi dengan posisi sayap dalam. Ini masalah waktu. Dia bisa memberi kami banyak hal."

2 dari 5 halaman

Cari Pengalaman Baru

Ekspresi pelatih Barcelona, Xavi Hernandez saat memimpin timnya menghadapi Real Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2022/2023, Jumat (3/3/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Manu Fernandez)

Xavi akan meninggalkan Barca pada akhir musim.

Menurut laporan AS, legenda Spanyol itu akan membutuhkan waktu satu tahun untuk beristirahat dari permainannya sebelum kembali ke manajemen.

Setelah rehat, prioritasnya adalah pekerjaan di Inggris.

Sebelumnya, Xavi pernah berbicara tentang ambisinya melatih Manchester United, Manchester City, dan Liverpool.

3 dari 5 halaman

Tekanan

Pelatih kepala Barcelona, Xavi Hernandez saat laga pekan pertama Liga Spanyol 2023/2024 melawan Getafe di Coliseum Alfonso Perez Stadium, Getafe, Spanyol, 14 Agustus 2023 WIB. (AP Photo/Alvaro Medranda)

Xavi Hernandez menyatakan akan mundur dari Barcelona pada akhir musim ini setelah timnya dipermak Villarreal pada pekan ke-22 La Liga Spanyol di Camp Nou, Minggu (28/1/2024) dini hari WIB.

Xavi direkrut dari klub Qatar Al-Sadd. Sejak itu, Xavi telah memimpin 122 pertandingan di semua kompetisi dan menang 76 kali. Mereka finis ketiga dan memenangkan Copa del Rey di musim debutnya.

Barcelona mengangkat gelar Spanyol musim lalu tetapi upaya mempertahankan mahkota mereka sangat menyedihkan. Sementara itu, kampanye mereka di Eropa telah gagal.

4 dari 5 halaman

Kejam

Xavi dia menegaskan bahwa posisinya memang rawan dan lebih baik menyerah dari sekarang.

"Perasaan menjadi pelatih Barca tidak menyenangkan, kejam," katanya.

“Anda sering kali merasa bahwa mereka tidak menghormati Anda, bahwa pekerjaan Anda tidak dihargai, dan hal ini sangat menguras kesehatan mental dan suasana hati. Saya orang yang sangat positif tetapi energinya menurun hingga Anda mengatakan tidak masuk akal untuk melanjutkan," kata sang legenda.

Sumber: AS

5 dari 5 halaman

Posisi Barcelona

Berita Terkait