Persebaya Kalah 2 Laga Beruntun di BRI Liga 1, Paul Munster: Wajar Mental Pemain Jatuh

oleh Aditya Wany diperbarui 24 Apr 2024, 10:15 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster saat laga melawan Madura United di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Rabu (14/3/2024). (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya sedang mengalami momen buruk di BRI Liga 1 2023/2024. Terakhir, Tim Bajul Ijo malah dipaksa menelan dua kekalahan beruntun.

Sempat dipermalukan 0-3 Dewa United di kandang (16/4/2024), Persebaya malah kalah 1-3 saat bertandang ke markas Persib Bandung (20/4/2024).

Advertisement

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster, merasa wajar jika mental pemainnya menurun. Namun, dia memberikan motivasi untuk Reva Adi Utama dkk. untuk segera bangkit.

"Ya, normalnya ketika Anda kalah berturut-turut, wajar jika pemainnya mental terjatuh. Tapi terserah pada saya, staf, dan juga pada diri mereka sendiri untuk menjadi kuat secara mental. Ketika Anda bermain untuk saya, Anda harus memiliki mental yang kuat," kata Munster, Selasa (23/4/2024).

"Anda harus mempunyai karakter yang kuat. Jika tidak, akan sangat sulit bagi saya untuk bermain. Jadi sekali lagi, itu terserah para pemain Persebaya. Dan yang jelas, saya akan selalu mendukung para pemain. Tetapi juga, mereka profesional, mereka laki-laki," imbuhnya.

---

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Meleset dari Target

Persebaya Surabaya dipermalukan dengan skor 0-3 saat menjamu Dewa United dalam pekan ke-31 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (16/4/2024) sore. (Bola.com/Aditya Wany))

Persebaya kini menduduki posisi ke-12 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan 39 poin sampai pekan ke-32. Pencapaian itu tentu saja sangat meleset dari target manajemen klub yang sempat sesumbar mengincar trofi juara Liga 1 musim ini.

Alih-alih juara, Persebaya Surabaya bahkan sudah dipastikan tidak akan masuk championship series. Sebab, dengan dua laga tersisa, tim asal Kota Pahlawan itu hanya akan mendapat poin maksimal 45, itu pun dengan catatan menyapu bersih kemenangan.

Jika melihat klasemen, peringkat keempat kini sedang dihuni oleh tim tetangga, Madura United, dengan 53 poin. Itu berarti Persebaya sudah tidak mungkin mengungguli Laskar Sape Kerap kalaupun memenangi dua laga tersisa.

 

3 dari 4 halaman

Bakal Merombak Tim

Pelatih Persebaya Surabaya, Paul Munster. (Bola.com/Aditya Wany)

Seiring situasi buruk ini, Persebaya perlu melupakan soal pencapaian target musim ini. Pelatih Paul Munster, yang masih menangani Tim Bajul Ijo sampai musim depan, juga telah menyatakan akan melakukan perombakan tim.

"Jadi terserah mereka juga untuk melihat karakternya seperti apa, siapa yang punya mental kuat untuk terus berjuang dan yakin bisa menang. Jika tidak, mereka tidak akan berada di sini, sederhana," ucap Munster.

Kini, tersisa dua pertandingan bagi Persebaya yang beruntungnya semuanya digelar di kandang. Masing-masing melawan Bali United (24/4/2024) dan Persik Kediri (30/4/2024). Dua laga itu tentu tak mudah dimenangkan.

4 dari 4 halaman

Simak Persaingan Musim Ini:

Berita Terkait