PSS Ingin Bertahan di Kasta Tertinggi, Caranya Sikat Persib di Pekan Pamungkas BRI Liga 1

oleh Ana Dewi diperbarui 27 Apr 2024, 19:07 WIB
Selebrasi para pemain PSS Sleman merayakan gol keempat ke gawang Bhayangkara FC yang dicetak Ricky Cawor (kanan) pada laga pekan ke-25 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Kamis (22/2/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - PSS Sleman masih memiliki satu pertandingan tersisa di BRI Liga 1 2023/2024. Mereka bakal menjamu Persib Bandung di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (30/4/2024) sore WIB.

Duel kontra Maung Bandung akan menjadi laga pamungkas PSS Sleman di Liga 1 musim ini. Tim berjulukan Super Elang Jawa itu pantang tergelincir jika ingin bertahan di BRI Liga 1 musim depan.

Advertisement

Kondisi semacam ini sebetulnya tidak mengagetkan. Papan bawah seolah menjadi hal yang selalu menemani PSS Sleman dalam tiga musim terakhir ini.

Bahkan, andai BRI Liga 1 2022/2023 diberlakukan degradasi, mereka sudah pasti terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Tanah Air.

Pada musim lalu PSS Sleman hanya mampu finis di posisi ke-16 atau batas zona merah dengan 34 poin. Sementara pada musim 2021/2022, Tim Elang Jawa memungkasi kompetisi di urutan ke-13 dengan torehan 39 angka.

2 dari 5 halaman

Wajib 3 Poin

Selebrasi para pemain PSS Sleman setelah Riki Saputro (bersujud) mencetak gol ketiga ke gawang Persita Tangerang pada laga pekan ke-9 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (18/8/2023). (Bola.com/Abdul Aziz)

Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic sadar betul dengan situasi pelik yang dialami timnya. Oleh karena itu, dia tidak ingin PSS Sleman kembali gagal memetik poin maksimal di partai pamungkas.

"Pekan depan kami bermain di kandang, harapannya kami bisa memastikan bertahan di Liga 1,” ujar Risto Vidakovic.

Masih ada waktu sekitar dua hari untuk mempersiapkan diri. Juru taktik asal Serbia itu mewanti-wanti anak asuhnya tetap bekerja keras dan menjaga fokus demi target yang dibidik. Meski tak jarang hasil yang diharapkan meleset.

Saat menghadapi Persik Kediri, misalnya. Menurut Risto, timnya sudah bermain apik dalam laga yang berakhir dengan skor sama kuat 3-3 tersebut. Sayangnya, pada laga itu PSS Sleman kena apes lantaran mendapat tiga hukuman penalti.

3 dari 5 halaman

Berat

Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic. (Dokumentasi PSS Sleman)

Tidak hanya itu, Tim Elang Jawa juga harus bermain dengan 10 pemain, setelah gelandang asal Argentina Jonathan Bustos diusir wasit di awal babak kedua.

Situasi tersebut jelas sangat memberatkan buat tim kesayangan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) tersebut.

"Tidak mudah bermain di situasi seperti itu tapi saya sangat menghargai kinerja pemain. Kami tidak menginginkan lawan seperti itu, hal yang tidak mudah namun kami mampu mengatasi semua situasi,” kata Risto Vidakovic.

"Saya ingin mengapresiasi pemain yang sudah memberikan segalanya di lapangan. Saya bangga dan senang dengan apa yang mereka sudah perjuangkan,” sambung pelatih PSS Sleman itu.

4 dari 5 halaman

Posisi Saat Ini

Liga 1 - Ilustrasi Logo PSS Sleman BRI Liga 1 (Bola.com/Adreanus Titus)

Tim Elang Jawa kini menempati peringkat ke-14 klasemen sementara dengan 36 poin dari 33 pertandingan. PSS Sleman punya poin sama dengan Persita Tangerang yang ada di urutan ke-15.

Namun, Laskar Sembada unggul head to head atas Tangsel Warrior.

Posisi PSS Sleman masih rawan tergeser apabila RANS Nusantara menang atas Persija Jakarta di pekan ke-33. RANS yang mengepak 35 angka saat ini berada tepat di zona merah atau peringkat ke-16 klasemen.

Tanpa memperdulikan hasil tim lain, kans PSS Sleman selamat dari jerat degradasi sebetulnya cukup terbuka, asalkan mereka bisa memetik poin sempurna ketika bersua Persib.

Jika menang, maka Laskar Sembada akan meraup poin maksimal 39 di akhir kompetisi.

5 dari 5 halaman

Persaingan di BRI Liga 1

Berita Terkait