Vinicius Dapat Provokasi dari Lawan Lagi, Kali Ini Dia Tak Terpancing Cuma Balas dengan 3 Kata Berkelas

Vinicius Jr. tanggapi provokasi dengan cerdik dalam kemenangan Real Madrid atas Mallorca pada laga semifinal Piala Super Spanyol.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 10 Januari 2025, 20:30 WIB
Bek Real Mallorca asal Argentina #23, Pablo Maffeo, berebut bola dengan penyerang Real Madrid asal Brasil #7, Vinicius Junior, selama pertandingan semifinal Piala Super Spanyol antara Real Madrid dan Mallorca di King Abdullah Sport City di Jeddah, Jumat dini hari WIB (10-1-2025). (FADEL SENNA/AFP)

Bola.com, Jakarta - Laga Real Madrid melawan Mallorca di semifinal Piala Super Spanyol, Jumat dini hari WIB (10-1-2025), tidak hanya menjadi saksi kemenangan telak 3-0 untuk Los Blancos, tetapi juga menyajikan drama sengit di lapangan, terutama melibatkan Vinicius dan Pablo Maffeo.

Konflik panas antara Vinicius dan bek Mallorca, Pablo Maffeo, mencuri perhatian dengan berbagai provokasi yang terjadi sepanjang pertandingan.

Advertisement

Sejak menit awal, Maffeo tampak sengaja memancing emosi Vinicius dengan berbagai tindakan provokatif.

Satu di antara momen yang mencolok adalah ketika Maffeo jatuh secara dramatis setelah kontak ringan dari Vinicius, seolah-olah mengalami cedera serius. Namun, aksi teatrikal ini gagal meyakinkan wasit dan justru memicu ketegangan di antara kedua pemain.

Maffeo terus melancarkan taktiknya sepanjang 90 menit, termasuk beberapa benturan fisik dan aksi yang dinilai kontroversial.

Selama laga, bek Mallorca itu dilanggar sebanyak lima kali, tetapi ia juga tidak ragu untuk melakukan balasan dengan cara yang memancing emosi.

Puncak ketegangan terjadi setelah peluit akhir dibunyikan. Dalam insiden yang menarik perhatian, Maffeo dilaporkan mengejek Vinicius dengan mengikutinya sambil mengirim "ciuman" sebagai bentuk sindiran.

Namun, Vinicius kali ini menunjukkan kedewasaan dengan tidak terpancing emosi. Ia hanya berbalik dan dengan tenang berkata, "You will go home" (Kamu akan pulang).

 


Komentar Rekan dan Pelatih

Real Madrid sukses mengalahkan Real Mallorca dengan skor telak 3-0 dalam laga semifinal Piala Super Spanyol 2025 yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Jumat (10/1/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Altaf Qadri)

Setelah pertandingan, Aurelien Tchouameni, gelandang Real Madrid, memberikan pandangan terkait insiden tersebut.

"Setiap pertandingan, kami selalu menghadapi masalah dengannya (Maffeo). Tetapi, kami tidak ingin membahas dia karena itu yang dia inginkan," ungkap Tchouameni.

Pernyataan ini menegaskan bahwa Maffeo sudah dikenal sering terlibat konflik dengan Vinicius di laga-laga sebelumnya.

Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, juga angkat bicara mengenai insiden ini.

"Hal ini tidak perlu terjadi karena pertandingan sudah selesai. Mereka hanya marah dengan apa yang terjadi di lapangan dan melakukan tindakan yang tidak diperlukan," ucap Don Carlo.


Perseteruan Vinicius dan Maffeo

Pemain depan Real Madrid asal Brasil #7, Vinicius Junior, dijaga oleh bek Real Mallorca asal Argentina #23, Pablo Maffeo, dan gelandang Real Mallorca asal Spanyol #14, Daniel Rodriguez, selama pertandingan semifinal Piala Super Spanyol antara Real Madrid dan Mallorca di King Abdullah Sport City di Jeddah, Jumat dini hari WIB (10-1- 2025). (FADEL SENNA/AFP)

Ketegangan antara kedua pemain bukanlah hal baru. Dalam sebuah podcast sebelum Supercopa, Maffeo bahkan mengklaim bahwa ia bisa "mengalahkan Vinicius dalam 10 detik" jika mereka bertinju.

Di pertandingan La Liga sebelumnya, Maffeo sempat menginjak kaki Vinicius dan membuat gestur mengejek seperti berpura-pura menangis untuk memprovokasi bintang asal Brasil tersebut.

Kemenangan 3-0 atas Mallorca bukan hanya pembuktian kualitas Real Madrid, tetapi juga respons tegas dari Vinicius dan rekan-rekannya atas provokasi di lapangan.

Vinicius tidak hanya tampil matang dengan mencetak gol pembuka, tetapi juga mampu mengendalikan emosinya di tengah tekanan.

 

Sumber: The Sporting News

Berita Terkait