Bola.com, Jakarta - Nama Liam Rosenior semakin menguat sebagai kandidat utama pelatih anyar Chelsea. Di tengah proses pergantian pelatih usai kepergian Enzo Maresca, dukungan terhadap Rosenior datang dari sosok yang sangat mengenalnya, mantan striker Manchester United dan Timnas Inggris, Wayne Rooney.
Rosenior saat ini berada di London dan disebut-sebut hanya tinggal menunggu pengumuman resmi sebagai pelatih kepala baru Chelsea. Informasi tersebut menguat setelah sejumlah sumber menyebut bahwa manajemen The Blues telah menjatuhkan pilihan kepada pelatih berusia 41 tahun itu.
Bagi publik Inggris, Rosenior bukan nama asing. Ia pernah menjadi asisten Rooney ketika keduanya bekerja sama di Derby County. Hubungan profesional itu kemudian berkembang menjadi fondasi awal perjalanan Rosenior sebagai pelatih kepala.
Setelah menggantikan Rooney sebagai pelatih interim Derby County pada 2022, Rosenior melanjutkan kariernya bersama Hull City selama dua musim. Ia kemudian menerima tantangan baru di Ligue 1 bersama Strasbourg pada 2024, sebelum kini berada di ambang lompatan terbesar dalam kariernya.
Dukungan Rooney pun menjadi sorotan tersendiri, terlebih mengingat tekanan besar yang selalu menyertai kursi pelatih Chelsea.
Rooney Terpukau dengan Detail dan Cara Kerja Rosenior
Rooney tidak ragu memuji kualitas Rosenior sebagai pelatih. Ia menilai mantan asistennya itu memiliki kemampuan teknis dan pendekatan kerja yang sangat menonjol, terutama dalam keseharian tim.
“Liam sangat penting bagi saya. Dia luar biasa dalam hal kemampuan melatih. Saya lebih berperan sebagai manajer dan mengurus pemain serta hal-hal lainnya,” ucap Rooney dalam podcast BBC The Wayne Rooney Show.
“Perhatiannya terhadap detail, caranya menjalani aktivitas sehari-hari, dia adalah salah satu yang terbaik yang pernah bekerja dengan saya,” lanjutnya.
Rooney juga mengakui bahwa dirinya banyak belajar dari Rosenior, terutama dalam aspek kepelatihan yang lebih teknis. Ia menilai perjalanan karier Rosenior sejauh ini menunjukkan kualitas dan konsistensi yang dibutuhkan untuk menangani klub besar.
“Dari sisi itu saya belajar banyak darinya, dan saya pikir secara keseluruhan dia telah melakukan pekerjaan yang sangat bagus,” tutur Rooney.
Mental Kuat untuk Bertahan di Stamford Bridge
Chelsea dikenal sebagai klub dengan tekanan internal yang besar, terlebih dengan struktur manajemen unik yang melibatkan lima direktur olahraga. Situasi inilah yang disebut-sebut menjadi salah satu faktor memburuknya hubungan Enzo Maresca dengan klub sebelum kepergiannya.
Namun, Rooney yakin Rosenior memiliki karakter yang cukup kuat untuk bertahan di lingkungan seperti itu. Menurutnya, Rosenior bukan hanya pelatih yang detail, tetapi juga memiliki sisi tegas yang dibutuhkan untuk memimpin ruang ganti.
“Dia juga punya sisi yang tidak ingin Anda lewati begitu saja,” ujar Rooney.
“Itu juga penting. Jika dia masuk ke sana, dia tidak akan mengecewakan. Dia sudah menunggu kesempatan seperti ini,” lanjutnya.
Momen Emas untuk Pelatih Inggris
Rooney menilai kesempatan melatih Chelsea adalah momen yang tidak boleh dilewatkan oleh Rosenior. Ia percaya mantan asistennya itu telah melalui proses panjang dan matang untuk mencapai level tersebut.
“Jika Anda tidak mengambil kesempatan ini sekarang, maka Anda tidak akan pernah mengambilnya,” kata Rooney.
“Dia sudah menjalani prosesnya, sudah melakukan semua pekerjaan untuk sampai ke posisi itu. Jadi dia tidak akan ragu sedikit pun bahwa dirinya mampu menjalani pekerjaan tersebut.”
Lebih jauh, Rooney berharap penunjukan Rosenior bisa menjadi tonggak penting bagi pelatih Inggris, yang selama ini jarang mendapat kepercayaan di klub-klub elite Eropa.
“Kita jarang melihat manajer Inggris di klub besar. Jadi jika itu terjadi, dia akan membuka jalan bagi kami,” pungkas Rooney.
Jika resmi ditunjuk, Liam Rosenior bukan hanya menghadapi tantangan besar bersama Chelsea, tetapi juga membawa harapan baru bagi generasi pelatih Inggris di level tertinggi sepak bola Eropa.