Bola.com, Jakarta - Sejumlah laporan dari pengguna iPhone belakangan memicu kekhawatiran soal keselamatan penerbangan. Beberapa pemilik perangkat Apple mengaku mendapati baterai ponselnya membengkak ketika pesawat sedang mengudara.
Peristiwa ini mencuat setelah seorang pengguna iPhone 16 Pro Max membagikan pengalamannya di media sosial.
Ia mengungkapkan bahwa ponselnya mengalami perubahan fisik secara tiba-tiba saat penerbangan berlangsung, hingga bagian bodi terlihat terdorong dari dalam. Kondisi tersebut bahkan sempat ia dokumentasikan.
Mengutip PhoneArena, Senin (5-1-2026), pembengkakan baterai pada iPhone 16 Pro Max itu tergolong serius. Tekanan dari baterai yang menggelembung membuat panel belakang ponsel terlepas dari rangkanya.
Yang membuat kasus ini makin menarik perhatian, kondisi perangkat kembali normal setelah pesawat mendarat. Hal ini memicu dugaan bahwa faktor ketinggian dan tekanan udara di kabin pesawat berperan dalam munculnya pembengkakan tersebut.
Dugaan Penyebab
Pengalaman serupa ternyata tidak hanya dialami satu orang. Pengguna lain melaporkan baterai iPhone 15 miliknya juga menggelembung saat berada di udara dalam dua penerbangan berbeda, lalu kembali seperti semula setelah pesawat tiba di darat.
Sejumlah warganet menduga perubahan tekanan udara menjadi pemicunya. Gas di dalam baterai lithium disebut-sebut tidak bermasalah pada tekanan normal, tetapi bisa bereaksi berbeda ketika berada di ketinggian tertentu sehingga menimbulkan pembengkakan sementara.
Dugaan tersebut diperkuat oleh pengalaman pengguna iPhone 15 yang tidak lagi mengalami kejadian serupa setelah mengganti baterai.
Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa kualitas manufaktur baterai tertentu mungkin tidak seragam dan ada unit yang tidak diproduksi secara optimal.
Kondisi ini juga dinilai menjelaskan mengapa pembengkakan menghilang usai pesawat mendarat, serta mengapa masalah tidak terulang setelah baterai diganti.
Risiko Kebakaran
Jika pengguna mengalami kejadian serupa di dalam pesawat, mereka disarankan segera melaporkannya kepada awak kabin.
Risiko kebakaran akibat baterai bermasalah dinilai terlalu berbahaya untuk diabaikan, terlebih di ruang tertutup seperti kabin pesawat.
Pengguna juga dianjurkan untuk mendokumentasikan kejadian tersebut. Dalam satu di antara kasus, klaim penggantian baterai sempat diragukan karena dianggap tidak mungkin terjadi, hingga bukti foto akhirnya membantu proses penggantian di Apple Store.
Meski tergolong jarang, satu perangkat dengan baterai bermasalah dinilai cukup untuk menciptakan situasi berisiko dalam penerbangan. Selain potensi bahaya keselamatan, pembengkakan baterai bisa merusak fitur ketahanan air dan debu pada perangkat.
Sumber: merdeka.com