Prediksi FC Copenhagen Vs Napoli di Liga Champions: Laga Krusial, Penentu Nasib

Copenhagen dan Napoli sama-sama dalam kondisi rawan di Phase League Liga Champions.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 20 Januari 2026, 06:45 WIB
Ilustrasi logo Liga Champions. (Bola.com/Gregah Nurikhsani)

Bola.com, Jakarta - Napoli dan FC Copenhagen akan berhadapan di Parken Stadion, Rabu (19-1-2026) dini hari WIB, dalam laga krusial Phase League Liga Champions.

Kedua tim saat ini berdiri sejajar di klasemen, sama-sama berada tepat di atas zona gugur, sehingga duel ini berpotensi menentukan nasib mereka jelang matchday terakhir.

Advertisement

Pertemuan ini menjadi yang pertama sepanjang sejarah bagi juara Denmark dan juara Italia tersebut. Baik Copenhagen maupun Napoli masih bertahan di posisi play-off menjelang pekan penentuan fase liga musim ini.

Upaya terbaru Napoli menembus persaingan elite Eropa berjalan tersendat sejak awal.

Di antara dua kemenangan atas Sporting Lisbon di Naples, Partenopei justru menelan kekalahan dari Manchester City dan mengalami kekalahan telak 2-6 dari PSV Eindhoven, yang tercatat sebagai kekalahan terburuk mereka di kompetisi Eropa.

Setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Eintracht Frankfurt, Napoli akhirnya meraih kemenangan penting di kandang atas Qarabag.

Namun, kekalahan 0-2 dari Benfica pada laga terakhir membuat pasukan Antonio Conte kini berada di posisi rawan, terancam gagal menembus 24 besar, sebuah hasil yang akan berarti tersingkir lebih awal secara memalukan.


Rapuh di Luar Naples

Bek Sassuolo, Jay Idzes (tengah), melompat menyambut bola dalam pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Sassuolo di Stadion Diego Armando Maradona, Napoli, pada 17 Januari 2026. (Carlo Hermann / AFP)

Seluruh tujuh poin Napoli sejauh ini diraih di Stadio Diego Armando Maradona, di mana mereka belum terkalahkan di semua kompetisi selama lebih dari setahun. Sebaliknya, performa tandang menjadi persoalan serius.

Jika ditarik sejak musim sebelumnya, Napoli telah menelan lima kekalahan tandang beruntun di Liga Champions, selalu kebobolan setidaknya dua gol dalam setiap laga. Kebocoran di lini belakang itu diperparah dengan minimnya produktivitas gol.

Hanya tim debutan Pafos yang mencetak gol lebih sedikit dari permainan terbuka musim ini. Bahkan, hanya dua pemain Napoli, Scott McTominay dan Rasmus Hojlund, yang mampu mencatatkan gol sepanjang kampanye Liga Champions kali ini.

Selama jeda Liga Champions, Napoli sempat mengangkat trofi Supercoppa Italiana berkat dua kemenangan di Arab Saudi. Namun, performa mereka di Serie A justru menurun.

Tiga hasil imbang beruntun baru terhenti akhir pekan lalu lewat kemenangan tipis 1-0 atas Sassuolo, yang membuat sang juara bertahan tetap tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen Inter Milan.


Harapan Hidup Copenhagen

Para pemain Copenhagen merayakan kemenangan di akhir pertandingan sepak bola pekan ke-6 fase liga UEFA Champions League antara Villarreal CF dan FC Copenhagen di Stadion La Ceramica di Villarreal, Kamis (11-12-2025) dini hari WIB. Copenhagen menang 2-3. (JOSE JORDAN/AFP)

Dengan raihan tujuh poin, hanya satu angka di atas zona eliminasi, Copenhagen menyambut laga ini dengan ambisi besar. Klub Denmark tersebut membidik kemenangan ke-50 mereka di ajang tertinggi antarklub Eropa.

Seperti Napoli, Copenhagen juga mengawali fase liga dengan lambat. Namun, dua kemenangan beruntun atas Kairat dan Villarreal, masing-masing dengan skor 3-2, kembali menghidupkan peluang mereka melaju ke fase gugur.

Pada laga terakhir, Mohamed Elyounoussi, Elias Achouri, dan penyerang veteran Andreas Cornelius mencatatkan nama di papan skor saat Copenhagen secara mengejutkan menaklukkan Villarreal di El Madrigal. Kemenangan itu menjadi yang ketiga saja dari 23 laga tandang mereka di Liga Champions.

Meski demikian, pasukan Jacob Neestrup menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan posisi di 24 besar. Setelah menjamu Napoli, mereka masih harus bertandang ke markas raksasa Catalan, Barcelona, pada laga penutup.

Soliditas pertahanan menjadi pekerjaan rumah utama. Copenhagen sejauh ini menjadi tim dengan jumlah kebobolan dari permainan terbuka terbanyak di Phase League, 14 gol.

Selain itu, faktor kebugaran patut diperhitungkan. Klub yang kini duduk di peringkat kelima Superliga Denmark tersebut belum memainkan laga kompetitif sejak menyingkirkan Esbjerg di perempat final Piala Denmark pertengahan bulan lalu, dan hanya menjalani laga uji coba.


Stok Pemain

Scott McTominay dan Rasmus Hojlund, dua mantan pemain Manchester United (MU) yang bersinar bersama Napoli. (PATRICIA DE MELO MOREIRA / AFP)

Masalah cedera Napoli kembali bertambah pada Minggu dini hari WIB lalu. Matteo Politano dan Amir Rrahmani harus ditarik keluar akibat masalah otot dan berpotensi masuk daftar pemain absen yang sudah panjang.

Antonio Conte masih belum bisa menurunkan Kevin De Bruyne, Frank Anguissa, dan Billy Gilmour di lini tengah, serta kiper Alex Meret dan top scorer musim lalu Romelu Lukaku.

David Neres juga diragukan tampil, sementara Eljif Elmas sempat mengeluhkan pusing saat menghadapi Sassuolo setelah terserang sakit.

Sekali lagi, ancaman utama Napoli diperkirakan datang dari Scott McTominay dan mantan bintang Copenhagen, Rasmus Hojlund. 

Di kubu tuan rumah, sorotan tertuju pada sensasi berusia 17 tahun, Viktor Dadason. Ia telah mencetak dua gol di Liga Champions musim ini dan kembali mencetak gol saat Copenhagen terakhir kali tampil kompetitif melawan Esbjerg.

Rodrigo Huescas dan Magnus Mattsson dipastikan absen karena cedera lutut, tetapi Neestrup relatif memiliki skuad yang hampir lengkap.

Sementara bek kanan asal Kosta Rika, Kenay Myrie, tidak bisa dimainkan karena pemain baru hanya dapat didaftarkan setelah Phase League berakhir.

Dengan catatan selalu mencetak gol dalam 19 laga kandang UEFA terakhir, Copenhagen diyakini mampu setidaknya menjebol gawang Napoli yang datang dengan skuad tambal sulam. Di sisi lain, sang juara Italia kerap rapuh saat bermain di luar Naples.

Hasil imbang di Parken tampaknya menjadi skenario paling realistis, meski satu poin ini berpotensi menjadi mahal bagi kedua tim jika hasil pertandingan lain tidak berpihak.


Prakiraan Susunan Pemain

Logo Liga Champions UEFA ditampilkan sebelum pertandingan Liga Champions antara FC RB Salzburg dan Paris Saint-Germain di Salzburg, Austria, pada 10 Desember 2024. (KERSTIN JOENSSON/AFP)

Copenhagen (4-2-3-1): Kotarski; Zague, Pereira, Suzuki, Lopez; Madsen, Clem; Larsson, Elyounoussi, Achouri; Dadason

Pelatih: Jacob Neestrup

Napoli (3-4-2-1): Milinkovic-Savic; Beukema, Jesus, Buongiorno; Di Lorenzo, Lobotka, McTominay, Spinazzola; Elmas, Lang; Hojlund

Pelatih: Antonio Conte

 

Prediksi Bola.com: Copenhagen 50: 50 Napoli

Parken Stadion, Copenhagen

Rabu, 21 Januari 2026

03.00 WIB

Berita Terkait