Persipura Ditahan PSS di Pegadaian Championship, Rahmad Darmawan: Fokus Laga Selanjutnya

Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, tak bisa menyembunyikan rasa kecewa setelah timnya ditahan PSS Sleman 1-1 dalam pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (24/1/2026) sore WIB.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 25 Januari 2026, 09:00 WIB
Rahmad Darmawan memimpin sesi latihan Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (14/10/2025) (Dok. Persipura)

Bola.com, Jayapura - Pelatih Persipura Jayapura, Rahmad Darmawan, tak bisa menyembunyikan rasa kecewa setelah timnya ditahan PSS Sleman 1-1 dalam pekan ke-17 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Lukas Enembe, Sabtu (24/1/2026) sore WIB.

Dalam pertandingan ini, tim tamu unggul lebih dulu melalui aksi Dominikus Dion pada menit ke-37. Persipura kemudian membalas lewat Matheus Silva di menit ke-57.

Advertisement

"Tentu poin ini bukan sesuatu yang menggembirakan bagi kami, tapi setidaknya kami bisa terus menjaga ada di posisi yang tidak keluar dari target kita," ujar Rahmad Darmawan seusai laga.

"Pertandingan hari ini memang ada beberapa momen yang tadi terlambat direspons untuk kita kurang memberi tekanan kepada lawan ketika mulai dari sepertiga lapangan tengah," sambungnya.

 


Soal Jalannya Laga

Pelatih berusia 59 tahun itu mengungkapkan, dirinya sempat hanya memberi satu instruksi di awal babak kedua tanpa langsung mengganti pemain karena melihat kondisi fisik dan motivasi pemain masih cukup baik.

"Di babak kedua saya mencoba hanya memberi satu instruksi tentang hal-hal yang perlu dilakukan tanpa mengubah pemain. Saya belum mengganti pemain karena saya lihat masih ada terlihat kebugaran pemain dan masih ada satu motivasi yang tinggi dari teman-teman," katanya.

Namun, Rahmad Darmawan akhirnya memutuskan melakukan pergantian pemain. Hasilnya, Persipura terlihat lebih agresif dalam menyerang, meski tetap harus menanggung risiko serangan balik cepat dari PSS.

"Ada momen-momen yang membuat kita bisa lebih baik dalam melakukan permainan menyerang. Juga ada risiko-risiko yang kita alami ketika kita bermain dengan menyerang. Beberapa kali momen lawan melakukan counter attack dengan sangat cepat dan membahayakan kita," ulasnya.

 


Berjalan Seimbang

Mantan pelatih Barito Putera itu menilai laga berjalan seimbang. Ia juga menyebut peluang Persipura pada menit-menit akhir sebenarnya lebih dominan, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.

"Overall hari ini pertandingan memang berjalan sangat seimbang dan peluang di menit-menit akhir kami sebenarnya lebih dominan, tapi sayang kami tidak mampu mengonversikan peluang-peluang menjadi gol," ucapnya.

"Apa pun hasilnya, pemain sudah memberikan yang terbaik. Mereka sudah berusaha menerjemahkan apa yang saya inginkan dan tentu sebagai pelatih saya yang bertanggung jawab terhadap situasi ini," tegas Rahmad Darmawan.

 


Fokus Laga Selanjutnya

Rahmad Darmawan menjadi pelatih Persipura Jayapura. (Bola.com/Dok.Media Persipura).

Satu hal pasti, Rahmad Darmawan ingin timnya segera mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya demi menjaga asa promosi ke BRI Super League musim depan. Persipura dijadwalkan jumpa Persiku Kudus, Jumat (30/1/2026).

"Saya akan meminta pemain fokus di pertandingan selanjutnya karena perjalanan masih sangat panjang, tapi kita juga tidak boleh lengah," pesan mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Sementara itu, gelandang Persipura, Markus Madjar, bersyukur atas hasil imbang yang diraih timnya. Pemain berusia 20 tahun itu berujar, tambahan satu poin penting untuk menatap sisa kompetisi musim ini.

"Menyikapi hasil pertandingan tadi kami pemain masih tetap harus bersyukur untuk satu poin yang kami dapat. Sesedikit mungkin poin itu juga sangat berharga bagi kami ke depannya," tutur Markus.

Hasil ini membuat Mutiara Hitam tertahan di posisi ketiga klasemen sementara Grup Timur dengan raihan 34 poin. Sementara PSS tetap di peringkat kedua dengan nilai 35.

Berita Terkait