Arne Slot Sebut Kekalahan Liverpool dari Bournemouth Kejam, Soroti Kelelahan Pemain dan 10 Menit Krusial

Manajer Liverpool, Arne Slot, tak menutupi rasa kecewanya seusai pertandingan. Ia menilai hasil akhir tidak sebanding dengan perjuangan yang ditunjukkan para pemainnya, khususnya pada babak kedua.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 25 Januari 2026, 04:05 WIB
Para pemain Liverpool tertunduk lesu setelah kebobolan di menit-menit akhir oleh Bournemouth pada pertandingan Liga Inggris di Vitality Stadium, Minggu (25/1/2025) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Bola.com, Jakarta - Liverpool kembali gagal memetik hasil maksimal di Premier League 2025/2026. Bertandang ke markas Bournemouth di Vitality Stadium, Minggu (25/1/2025) dini hari WIB, The Reds tumbang 2-3 lewat gol dramatis di masa injury time.

Hasil ini terasa menyakitkan bagi Liverpool karena mereka sempat bangkit setelah tertinggal dua gol. Virgil van Dijk dan Dominik Szoboszlai membawa tim tamu menyamakan kedudukan, sebelum Amine Adli memastikan kemenangan Bournemouth pada menit-menit akhir.

Advertisement

Kekalahan tersebut membuat Liverpool kini tanpa kemenangan dalam lima laga liga secara beruntun. Konsistensi permainan kembali menjadi sorotan, terutama di tengah jadwal padat yang menguras kondisi fisik skuad asuhan Arne Slot.

Manajer Liverpool, Arne Slot, tak menutupi rasa kecewanya seusai pertandingan. Ia menilai hasil akhir tidak sebanding dengan perjuangan yang ditunjukkan para pemainnya, khususnya pada babak kedua.

 


Kekalahan di Menit Akhir yang Terasa Kejam

Manajer AFC Bournemouth, Andoni Iraola, memeluk Lewis Cook seusai timnya berhasil mengalahkan Liverpool pada pertandingan Liga Inggris di Vitality Stadium, Minggu (25/1/2025) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Arne Slot menyebut kekalahan di masa tambahan waktu sebagai sesuatu yang sangat sulit diterima, terlebih setelah Liverpool berhasil bangkit dari ketertinggalan.

“Ini permainan yang kejam ketika Anda kalah di waktu tambahan setelah bangkit dari ketertinggalan 0-2 saat jeda,” ucap Slot.

Menurut pelatih asal Belanda itu, Liverpool sejatinya mampu mengontrol jalannya laga dalam sebagian besar pertandingan, kecuali pada periode singkat di babak pertama.

“Saya rasa hanya sekitar lima sampai sepuluh menit di babak pertama kami tidak sepenuhnya mengontrol permainan. Kami beberapa kali bisa menembus pertahanan mereka dengan baik, tetapi kami kebobolan dua gol dan kemudian bermain dengan 10 orang, itu jelas tidak membantu,” tuturnya.

 


Bangkit di Babak Kedua, Liverpool Kehabisan Energi

Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai (depan-kiri), melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang AFC Bournemouth pada pertandingan Liga Inggris di Vitality Stadium, Minggu (25/1/2025) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Slot mengaku optimistis timnya bisa kembali ke dalam permainan setelah mencetak gol pertama. Ia bahkan merasa momentum sudah mulai berpihak kepada Liverpool.

“Perasaan saya, jika kami bisa membuat skor menjadi 2-1, kami akan benar-benar kembali ke pertandingan. Kami sering berada di posisi yang menjanjikan, meski tertinggal dua gol. Rasanya kami akan mencetak gol dan bangkit,” katanya.

Namun, kondisi fisik pemain menjadi faktor penentu di fase akhir laga. Slot menilai padatnya jadwal membuat intensitas Liverpool menurun pada menit-menit krusial.

“Dalam 10 menit terakhir, pertandingan memang menjadi lebih terbuka. Saya bisa melihat para pemain saya kelelahan karena kami hanya punya jeda dua hari di antara setiap pertandingan,” ujar Slot.

 


Bournemouth Unggul di 10 Menit Krusial

Pemain Liverpool, Mohamed Salah, berduel dengan pemain Bournemouth pada pertandingan Liga Inggris di Vitality Stadium, Minggu (25/1/2025) dini hari WIB. (Glyn KIRK / AFP)

Slot juga memberikan kredit kepada Bournemouth, yang dinilainya tampil sangat efektif pada momen penting pertandingan.

“Itu adalah 10 menit terbaik Bournemouth,” katanya.

Ia menambahkan bahwa Liverpool harus membayar mahal kondisi fisik para pemainnya yang terkuras, terlebih karena sebagian besar pemain yang sama terus tampil dari laga ke laga.

“Kebanyakan pemain yang bermain adalah orang-orang yang sama. Aman untuk mengatakan mereka sangat lelah dan saya tidak bisa menyalahkan mereka, apalagi ketika Anda menghadapi Bournemouth yang bermain dengan intensitas sangat tinggi,” pungkas Slot.

Sumber: AOL


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait