Benfica Vs Real Madrid: Alvaro Arbeloa Suruh Jude Bellingham Setop Berlari, Kenapa Nih?

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, melontarkan pujian setinggi langit kepada para pemainnya jelang bentrokan Liga Champions, salah satunya Jude Bellingham.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 28 Januari 2026, 15:45 WIB
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe (tengah) melakukan selebrasi dengan Jude Bellingham dan Rodrygo (kanan) setelah mencetak gol pertama timnya saat matchday 1 League Phase Liga Champions 2024/2025 melawan Stuttgart VFB di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, 17 September 2024. (Pierre-Philippe MARCOU/AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, melontarkan pujian setinggi langit kepada para pemainnya jelang bentrokan Liga Champions melawan Benfica, Kamis (29/1/2026). Salah satu pemain yang dapat pujian adalah Jude Bellingham

Los Blancos, julukan Madrid, tetap berpeluang memastikan tempat di delapan besar terlepas dari hasil laga kontra Benfica. Namun, tiket tersebut akan benar-benar terjamin jika mereka meraih kemenangan atau hasil imbang.

Advertisement

Arbeloa disebut-sebut berhasil membawa perubahan besar pada suasana ruang ganti serta meningkatkan motivasi tim dalam bertahan. Ini berbanding terbalik dengan kondisi tim di era Xabi Alonso.

Arbeloa pun mengaku sangat berterima kasih kepada para pemainnya.

“Saya hanya bisa berbicara tentang 15 hari sejak saya berada di sini. Sejak datang, saya melihat sekelompok pemain yang sangat berkomitmen, mau mendengarkan dan bekerja keras. Mereka menerapkan apa yang kami diskusikan, dan itu luar biasa," kata Arbeloa, seperti dikutip Football Espana, Rabu (28/1/2026). 

"Kami masih punya banyak ruang untuk berkembang, dan jika ingin meraih segalanya, kami harus menjadi tim yang mampu melakukan banyak hal dengan baik. Itu membutuhkan kerja keras dan latihan. Namun sejauh ini, apa yang ditunjukkan para pemain benar-benar patut diapresiasi, apalagi dengan pelatih baru dalam waktu yang sangat singkat,” ujar Arbeloa.

 


Arbeloa Kagumi Bellingham

Pelatih kepala Real Madrid Alvaro Arbeloa mengamati jalannya pertandingan pada laga babak 16 besar Copa del Rey antara Albacete dan Real Madrid, di Albacete, Spanyol, Kamis, 15 Januari 2026. (AP Photo/Jose Breton)

Arbeloa kembali menunjukkan kekagumannya kepada Jude Bellingham saat ditanya apakah salah satu targetnya adalah mengembalikan gelandang asal Inggris itu ke performa terbaiknya.

“Jud, dan saya katakan di sini, bukan berarti dia mengejutkan, tetapi sejak hari pertama saya melihat pemain dengan kualitas dan talenta yang luar biasa. Bahkan, dari jarak dekat, itu terasa lebih mengesankan," tutur Arbeloa. 

"Namun lebih dari itu, saya melihat seorang pemimpin. Beberapa hari lalu, 48 jam setelah pertandingan, saya bilang kepadanya, ‘Saya jarang mengatakan ini, tapi berhentilah berlari.’ Performa yang ia tunjukkan di latihan, komitmen, dan kepemimpinannya, saya sangat bangga dengan levelnya dan memiliki pemain seperti dia.”

“Di lapangan, dia bisa melakukan begitu banyak hal, melakukan pergerakan tanpa bola, membaca permainan, dan memiliki tembakan yang hebat. Dia masih muda, tetapi pengalamannya sangat kaya. Dan dia akan menjadi pilar Real Madrid selama bertahun-tahun ke depan," imbuh dia. 

 


Potensi Arda Guler

Selebrasi gol Arda Guler pada laga Real Madrid vs Pachuca di Piala Dunia Antarklub 2025 (AP Photo/Nell Redmond)

Salah satu tanda tanya di lini tengah Real Madrid adalah apakah Arda Guler sudah pantas masuk starting XI. Xabi Alonso kerap memainkannya di awal musim, mempercayakan peran pengatur alur permainan kepadanya.

Namun seiring waktu, menit bermainnya menurun, seiring munculnya keraguan apakah ia mampu menjadi pemain yang mengendalikan permainan dengan bola.

“Saat ini, saya hanya bisa berbicara berdasarkan apa yang saya lihat darinya. Dia punya potensi yang luar biasa, talenta, visi bermain, dan umpan akhir yang sangat bagus, termasuk umpan-umpan panjang untuk mengalihkan permainan," ujar Arbeloa. 

Dia masih sangat muda dan punya banyak ruang untuk berkembang, tetapi dia bekerja dengan sangat keras. Dia mengakhiri pertandingan dalam kondisi kelelahan karena kontribusi bertahannya, namun dia sangat membantu tim.”

“Kami ingin memaksimalkan bakatnya, yang bisa paling bersinar saat bermain lebih ke area tengah atau dekat lini depan. Dalam semua situasi itu, dia masih perlu terus berkembang. Dan ketika laga-laga paling menuntut tiba, dia pasti akan membantu kami. Seiring waktu, dia akan menjadi pemain yang sangat penting di level global," sambung Arbeloa.

Sumber: Football Espana 

Berita Terkait