David Beckham Berharap Satukan Ronaldo dan Messi di Inter Miami dalam Transfer Bersejarah

David Beckham berharap bisa menyatukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam transfer bersejarah Inter Miami.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 09 Februari 2026, 20:30 WIB
Mantan pemain sepak bola Inggris, David Beckham, tersenyum selama upacara Penghargaan King's Foundation, pada peringatan 35 tahun The King's Foundation, di Istana St James, London, pada 12 Juni 2025. (Chris J RATCLIFFE/POOL/AFP)

Bola.com, Jakarta - David Beckham dikabarkan sedang mengupayakan langkah ambisius untuk menyatukan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di Inter Miami pada bursa transfer musim panas mendatang.

Jika terwujud, kepindahan tersebut akan menjadi satu di antara momen paling bersejarah dalam dunia sepak bola modern.

Advertisement

Ronaldo meninggalkan Manchester United pada akhir 2022 setelah hubungan yang memanas dengan Erik ten Hag. Kontrak sang penyerang diputus secara mutual usai wawancara kontroversialnya dengan Piers Morgan, yang membuatnya menutup lembaran kariernya di klub Premier League tersebut.

Pada awal 2023, Ronaldo menolak tawaran dari klub-klub Eropa dan memilih bergabung dengan Al Nassr di Liga Pro Arab Saudi. Sejak saat itu, pemain berusia 40 tahun tersebut tampil produktif dengan mencetak 117 gol dari 133 penampilan bersama klub Timur Tengah itu.

Meski begitu, spekulasi soal ketidakpuasan Ronaldo sempat mencuat pada musim panas lalu.


Situasi Ronaldo Saat Ini

Pemain Al-Nassr, Cristiano Ronaldo berusaha mencetak gol ke gawang Al-Shabab pada laga Grup C Piala AFC 2023 di King Fahd Stadium, Taif, Arab Saudi, 28 Juli 2023. (AFP)

Al-Nassr hanya finis di posisi ketiga Liga Pro Saudi dan tersingkir di semifinal Liga Champions Asia, memunculkan rumor bahwa Ronaldo membuka peluang hengkang, termasuk ke klub peserta Piala Dunia Antarklub 2025.

Namun, isu tersebut sempat mereda setelah Ronaldo meneken kontrak baru bersama Al-Nassr hingga Juni 2027, dengan nilai kesepakatan yang diklaim mencapai setidaknya 492 juta paun selama dua tahun masa kontrak.

Belakangan, tanda tanya kembali muncul. Dalam beberapa pekan terakhir, Ronaldo absen dalam dua pertandingan terakhir Al-Nassr.

Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa ia tidak senang dengan Public Investment Fund (PIF) Arab Saudi yang menjadi penyandang dana klub.

Kondisi itu diperparah dengan aktivitas transfer rival abadi Al-Nassr, Al-Hilal, yang sukses merekrut bintang Al-Ittihad, Karim Benzema, pada bursa musim dingin. Sementara itu, Al-Nassr hanya mendatangkan bek tengah Irak berusia 21 tahun, Hayer Abdulkareem, serta penyerang Arab Saudi, Abdullah Al-Hamdan.


Sentuhan Akhir yang Sempurna

Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Lionel Messi bersama pemain Riyadh All-Star, Cristiano Ronaldo, pada laga persahabatan di Stadion Raja Fahd pada Jumat (20/1/2023). CR7 dan La Pulga kembali duel di lapangan hijau. Kali ini keduanya dipertemukan dalam laga PSG vs Riyadh All Star di Stadion Raja Fahd pada Jumat (20/1/2023). (AFP/Franck Fife)

Di tengah situasi tersebut, media Spanyol, Fichajes, melaporkan bahwa Inter Miami ingin terus berkembang dan memperkuat namanya di panggung dunia dengan mendatangkan Ronaldo ke Major League Soccer (MLS).

Jika transfer itu terealisasi, Ronaldo dan Messi akan bermain bersama untuk pertama kalinya dalam satu tim, sebuah momen yang disebut akan menjadi gambar bersejarah bagi para penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Beckham, legenda Manchester United dan Real Madrid sekaligus satu di antara pemilik Inter Miami, disebut sebagai otak di balik mimpi besar ini.

Ia dikabarkan tetap optimistis dan tidak menutup pintu apa pun terkait peluang mendatangkan Ronaldo.

"Dia sudah meyakinkan Lionel Messi, dan ia tahu bahwa kedatangan Cristiano Ronaldo akan menjadi sentuhan akhir yang sempurna untuk proyeknya di Amerika Serikat," tulis laporan tersebut.


Kritik terhadap Ronaldo

Bintang Al Nassr asal Portugal, Cristiano Ronaldo. (AFP/Fayez Nureldine)

Sementara itu, kritik terhadap Ronaldo datang dari dalam Arab Saudi.

Walid Al-Faraj, satu di antara suara paling disegani di Liga Pro Saudi, menilai Ronaldo perlu memahami posisinya setelah sang pemain dikabarkan menolak tampil dalam dua laga terakhir Al-Nassr.

"Cristiano Ronaldo perlu tahu tempatnya," kata Al-Faraj.

"Negara ini bernama Arab Saudi, bukan Arab Saudi milik Ronaldo. Dia mencampuradukkan perannya sebagai duta dengan peran sebagai manajer. Dia adalah seorang karyawan yang menerima gaji sangat besar dan harus menghormati liga ini, atau pergi," imbuhnya.

 

Sumber: Football365

Berita Terkait