Masa Depan Mikel Arteta di Arsenal Disebut Pasti Berakhir

Masa depan Mikel Arteta bersama Arsenal mulai dipertanyakan.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 19 Februari 2026, 22:30 WIB
Arsenal memasuki fase krusial musim Premier League dengan posisi yang masih memimpin klasemen. Namun, jarak aman yang sempat terbentuk perlahan mulai tergerus oleh hasil-hasil yang tidak maksimal.

Bola.com, Jakarta - Masa depan Mikel Arteta bersama Arsenal mulai dipertanyakan.

Mantan gelandang The Gunners, Emmanuel Petit, menilai bahwa perpisahan Arteta dengan klub London Utara itu pada akhirnya tak terelakkan, dan ia memprediksi sang manajer suatu hari akan menangani Barcelona.

Advertisement

Arteta saat ini masih berupaya mempersembahkan trofi besar pertamanya dalam enam tahun terakhir sebagai pelatih Arsenal.

Musim ini, The Gunners masih berpeluang meraih gelar di Premier League, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Liga Champions—sebuah potensi quadruple yang akan menjadi pencapaian luar biasa.

"Koneksinya memang kuat, tetapi menurut saya semuanya tergantung pada bagaimana ia ingin menjalani karier kepelatihannya, apakah ia ingin menetap di satu tempat untuk waktu yang sangat lama, seperti sosok pelatih satu klub," kata Petit.

Namun, tekanan terus meningkat. Setelah tiga musim beruntun finis sebagai runner-up liga, Arsenal kembali tersendat dalam perburuan gelar. Hasil imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux menjadi sorotan, terutama karena mereka sempat unggul dua gol. Hasil itu membuka peluang bagi Manchester City untuk memangkas jarak di puncak klasemen.


Mulai Dipertanyakan

Manajer Arsenal Mikel Arteta, kanan, dan Ben White dari Arsenal, kiri, saat pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Arsenal dan West Ham di stadion Emirates di London, Inggris, Kamis, 28 Desember 2023. (AP Photo/Alastair Grant)

Arteta mengaku sangat kecewa dengan performa timnya dan menegaskan bahwa standar permainan harus lebih tinggi. Meski masih terikat kontrak hingga Juni 2027, sebagian suporter mulai mempertanyakan apakah ia mampu membawa Arsenal benar-benar kembali ke puncak kejayaan.

Petit menilai koneksi kuat Arteta dengan Barcelona bisa menjadi faktor penting di masa depan. Arteta memulai karier juniornya di La Masia dan sempat tampil untuk tim B Barcelona sebelum hijrah ke Paris Saint-Germain pada 2002.

Menurut Petit, jika Arteta meninggalkan Arsenal, ia lebih mungkin melatih di luar Inggris ketimbang menangani klub Premier League lain, dengan Barcelona sebagai destinasi paling logis.

 


Fabregas Jadi Pengganti?

Pelatih kepala Como asal Spanyol, Cesc Fabregas, bereaksi dari area teknis selama pertandingan Seri A Italia antara Inter Milan dan Como di Stadion San Siro di Milan pada 23 Desember 2024. (Piero CRUCIATTI/AFP)

Menariknya, Petit juga menyebut nama Cesc Fabregas sebagai kandidat potensial pengganti Arteta suatu saat nanti. Fabregas, yang kini menangani Como, sukses membawa klub tersebut promosi dari Serie B dan kini bersaing di papan atas Serie A untuk tiket kompetisi Eropa.

Menurut Petit, Fabregas menunjukkan karakter kepemimpinan kuat, termasuk keberaniannya menegur pemain secara terbuka dalam situasi tertentu. Hal itu dianggap sebagai tanda kematangan seorang pelatih muda. Dengan kontrak hingga 2028 di Como, Fabregas memang masih memiliki proyek jangka panjang, tetapi performanya disebut telah menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa.

Situasi ini membuat masa depan Arteta di Arsenal menjadi tanda tanya besar. Apakah ia akan pergi setelah meraih sukses besar, atau justru jika kembali gagal memenuhi ekspektasi? 

Berita Terkait