Bola.com, Jakarta - Kekalahan 1-2 dari Osasuna, Minggu (22-2-2026) WIB, tak hanya menyisakan persoalan hasil bagi Real Madrid. Keputusan teknis pelatih juga ikut menjadi sorotan, terutama terkait minimnya peran Franco Mastantuono.
Dalam situasi membutuhkan gol di menit-menit akhir, Los Blancos tidak menurunkan pemain berusia 18 tahun tersebut. Padahal, Mastantuono direkrut musim panas lalu dengan nilai transfer mencapai 45 juta euro.
Lebih mengejutkan lagi, ia sama sekali tidak dimainkan dalam tiga laga terakhir Madrid, situasi yang membingungkan suporter maupun para pengamat.
Beberapa waktu lalu, Mastantuono sempat melontarkan pujian kepada pelatih kepala Alvaro Arbeloa. Namun, dalam beberapa pekan terakhir, ia justru tak mendapat kepercayaan.
Timnas Argentina Ikut Memantau
Kondisi ini memicu kekhawatiran di Argentina. Mantan pesepak bola, Norberto Alonso, bahkan melontarkan kritik tajam kepada klub raksasa Spanyol tersebut dalam wawancara terbaru, seperti dikutip Marca.
"Mereka sedang membunuhnya. Anda tahu kenapa? Saya pikir anak itu pada akhirnya akan berakhir di tim papan bawah. Lalu, mungkin dia akan kembali ke Real Madrid, tetapi pertama-tama, dia harus diberi kesempatan untuk menunjukkan bahwa dia bisa bermain untuk Real Madrid," kata Alonso.
Menurut laporan yang sama, pejabat Timnas Argentina terus memonitor perkembangan Mastantuono dalam beberapa pekan terakhir. Minimnya menit bermain disebut mulai menimbulkan kekhawatiran.
Mereka tidak senang melihat sang pemain nyaris tak tampil, karena situasi tersebut dinilai tidak ideal menjelang La Finalissima pada Maret mendatang, serta Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Dampak Perubahan Taktik
Perubahan taktik Arbeloa dengan beralih ke skema empat gelandang disebut berdampak langsung pada berkurangnya peran Mastantuono.
Jika pendekatan itu terus dipertahankan, bukan tidak mungkin pemain berusia 18 tahun itu akan makin tersisih, terlebih ketika Rodrygo Goes pulih dari cedera dalam beberapa pekan ke depan.
Melihat situasi sekarang, opsi peminjaman pada bursa transfer Januari lalu mungkin menjadi solusi ideal bagi Mastantuono
Ia sempat mendapat pendekatan dari juara bertahan Serie A, Napoli, tetapi memilih menolaknya. Dengan kondisi minim peran saat ini, keputusan tersebut bisa jadi mulai ia sesali.
Sumber: Football Espana