2 Sejarah Diukir Bodo/Glimt Seusai Menyingkirkan Inter Milan Sang Finalis Liga Champions Musim Lalu

Kejutan besar terjadi di panggung Eropa. Bodo/Glimt mencetak sejarah setelah menyingkirkan Inter Milan dari Liga Champions 2025/2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 25 Februari 2026, 07:04 WIB
Begitu babak pertama dimulai, Inter Milan sudah tancap gas menggempur pertahanan Bodo/Glimt. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Francesco Pio Esposito (kanan) berebut bola dengan Patrick Berg dari Bodo/Glimt selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Bola.com, Jakarta - Kejutan besar terjadi di panggung Eropa. Bodo/Glimt mencetak sejarah setelah menyingkirkan Inter Milan dari Liga Champions 2025/2026. Klub asal Norwegia itu memastikan tiket ke babak 16 besar usai menang agregat 5-2 dalam duel playoff yang berakhir dramatis di San Siro.

Hasil tersebut langsung masuk dalam daftar salah satu kejutan terbesar dalam sejarah kompetisi. Inter yang berstatus finalis musim lalu sebenarnya lebih difavoritkan, apalagi mereka tampil di kandang sendiri pada leg kedua. Namun kenyataan di lapangan berkata lain.

Advertisement

Bodo/Glimt justru tampil penuh percaya diri. Mereka bermain disiplin, memanfaatkan kesalahan lawan, dan menunjukkan efektivitas tinggi di momen-momen penting pertandingan. Kemenangan 2-1 di San Siro menutup rangkaian performa luar biasa klub yang tengah menjalani musim bersejarah di Eropa.

Keberhasilan ini tidak hanya sekadar lolos ke fase berikutnya. Bodo/Glimt juga menorehkan rekor penting yang membuat nama mereka semakin diperhitungkan di kompetisi elite antarklub Eropa.

 


Klub Norwegia Pertama yang Lolos di Era Liga Champions Modern

Fokus menguasai laga, Inter Milan justru dikejutkan oleh gol yang dicetak Jens Petter Hauge di menit ke-58. Bodo/Glimt unggul 0-1. Tampak dalam foto, pemain Bodo/Glimt, Jens Petter Hauge (tengah) merayakan golnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 melawan Inter Milan di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Lolosnya Bodo/Glimt ke babak 16 besar menjadi tonggak sejarah bagi sepak bola Norwegia. Mereka menjadi tim pertama dari negara tersebut yang berhasil memenangkan duel fase gugur Liga Champions sejak format kompetisi berganti nama pada 1992.

Prestasi ini terasa semakin istimewa karena dicapai dengan cara yang tidak biasa. Bodo/Glimt tidak hanya menyingkirkan Inter, tetapi juga menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing dengan klub-klub dari liga top Eropa.

Dalam perjalanan kampanye Liga Champions musim ini, Bodo/Glimt bahkan mencatat rekor unik. Mereka menjadi tim pertama dari luar lima liga top Eropa yang mampu meraih empat kemenangan beruntun melawan klub dari liga-liga tersebut sejak era Ajax pada musim legendaris 1971/1972.

 


Empat Kemenangan Besar yang Mengguncang Eropa

Rapatnya lini pertahanan Bodo/Glimt membuat gempuran serangan tuan rumah sulit berbuah gol. Skor imbang 0-0 bertahan hingga babak pertama usai. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Nicolo Barella (kiri) berebut bola dengan pemain Bodo/Glimt selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Perjalanan sensasional Bodo/Glimt tidak datang secara kebetulan. Mereka menumbangkan sejumlah tim kuat yang selama ini identik dengan dominasi di kompetisi Eropa.

Kemenangan pertama yang menarik perhatian terjadi saat mereka mengalahkan Manchester City dengan skor 3-1. Hasil itu langsung memberi sinyal bahwa Bodo/Glimt bukan sekadar tim kejutan biasa.

Setelah itu, mereka kembali membuat kejutan ketika menaklukkan Atletico Madrid 2-1. Tim yang dikenal tangguh dan disiplin tersebut justru gagal menghentikan permainan cepat serta agresivitas wakil Norwegia.

Dominasi berlanjut saat Bodo/Glimt menang 3-1 atas Inter pada pertemuan pertama. Hasil tersebut menjadi fondasi penting sebelum mereka kembali menang 2-1 di San Siro, yang memastikan langkah bersejarah ke babak 16 besar.

Empat kemenangan itu bukan sekadar angka. Mereka menjadi bukti bahwa Bodo/Glimt mampu menantang dominasi klub-klub besar Eropa, bahkan saat banyak pihak meragukan peluang mereka sejak awal kompetisi.

Berikutnya, Bodo/Glimt akan menghadapi Manchester City atau Sporting Lisbon di 16 besar Liga Champions.

Berita Terkait