Deretan Angka Setelah Bodo/Glimt Sukses Tendang Inter Milan dari Liga Champions: Torehkan Rekor Langka

Bodo/Glimt menciptakan satu di antara kejutan terbesar di Liga Champions, setelah menyingkirkan finalis musim lalu, Inter Milan, dan lolos ke-16 besar.

BolaCom | Rizki HidayatDiterbitkan 25 Februari 2026, 19:30 WIB
Para pemain Bodo/Glimt merayakan kemenangan di akhir pertandingan babak play-off Liga Champions antara Inter Milan dan Bodo/Glimt, di stadion San Siro di Milan, Italia, Rabu, 25 Februari 2026. (AP Photo/Luca Bruno)

Bola.com, Jakarta - Keajaiban kembali terjadi di Liga Champions. Klub asal Norwegia, Bodo/Glimt, menciptakan satu di antara kejutan terbesar dalam sejarah kompetisi tersebut, setelah menyingkirkan finalis musim lalu, Inter Milan, dan lolos ke-16 besar.

Bodo/Glimt bertandang ke markas Inter, Giuseppe Meazza, pada laga leg kedua knockout play-off Liga Champions, Rabu (25/02/2026) dini hari WIB. Bermain di markas lawan, klub asal Norwegia itu bermodalkan kemenangan 3-1 yang diraih pada pertemuan perdana, 19 Februari lalu.

Advertisement

Meski bertindak sebagai tim tamu, Bodo/Glimt secara mengejutkan sukses menjungkalkan I Nerazzurri dengan skor 2-1. Hasil itu pun membuat Glimt mendepak Inter Milan dari Liga Champions dengan keunggulan agregat 5-2, sekaligus lolos ke-16 besar.

Tak hanya Inter, Bodo/Glimt juga sebelumnya sukses menumbangkan Manchester City dan Atletico Madrid pada league phase. Padahal, klub tersebut berasal dari Lingkar Arktik, wilayah yang lebih dikenal dengan suhu dingin ekstrem ketimbang sepak bola elite Eropa.

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengakui keunggulan lawan. Dia menyebut juara Norwegia itu telah membuktikan diri layak berlaga di Liga Champions.

Sementara itu, pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, menyebut hasil tersebut sebagai momen bersejarah bagi timnya dan juga sepak bola Norwegia.

Kisah sensasional tersebut tak sekadar narasi romantis tim underdog. Deretan angka berikut ini mempertegas betapa luar biasanya pencapaian Bodo/Glimt.

 

 


4 Kemenangan Beruntun

Pemain Bodo/Glimt Jens Petter Hauge (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026. (AP Photo/Luca Bruno)

Bodo/Glimt memenangi empat laga terakhir Liga Champions. Mereka mampu mengalahkan Manchester City, Atletico Madrid, dan Inter Milan dua kali. Mereka juga menjadi klub Norwegia pertama yang mencatat empat kemenangan beruntun di fase utama kompetisi ini.


Klub Norwegia Pertama

Begitu babak pertama dimulai, Inter Milan sudah tancap gas menggempur pertahanan Bodo/Glimt. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Francesco Pio Esposito (kanan) berebut bola dengan Patrick Berg dari Bodo/Glimt selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Kemenangan atas Inter menjadikan Glimt sebagai klub Norwegia pertama yang memenangi duel fase gugur Liga Champions. Terakhir kali klub asal Norwegia menang di fase gugur Piala/Liga Champions adalah Lillestrom pada musim 1987/1988 melawan Linfield.

 


Peroleh 5 Peluang Bagus

Nerazzurri sempat menipiskan skor menjadi 1-2 melalui gol Alessandro Batoni pada menit ke-76. (AFP/Piero Cruciatti)

Inter melepaskan 30 tembakan dalam duel melawan Bodo/Glimt, terbanyak yang ditorehkan mereka dalam satu laga Liga Champions sejak pencatatan Opta dimulai pada 2003/2004. Namun efektivitas justru menjadi milik tim tamu.

Glimt tercatat memperoleh lima peluang bagus dari tujuh kesempatan. Dari lima peluang tersebut, dua di antaranya berhasil membuahkan hasil.

 


Agregat Terbesar

Rapatnya lini pertahanan Bodo/Glimt membuat gempuran serangan tuan rumah sulit berbuah gol. Skor imbang 0-0 bertahan hingga babak pertama usai. Tampak dalam foto, pemain Inter Milan, Nicolo Barella (kiri) berebut bola dengan pemain Bodo/Glimt selama pertandingan babak playoff Liga Champions 2025-2026 di stadion San Siro, Italia, Selasa 24 Februari 2026 waktu setempat atau Rabu (25/2/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Agregat 5-2 atas Inter Milan menjadi kemenangan agregat terbesar kedua yang ditorehkan klub di luar lima liga top Eropa, ketika bersua tim Italia di fase gugur Liga Champions. Rekor tertinggi masih dipegang Shakhtar Donetsk yang mengalahkan Roma 6-2 di Liga Champions 2010/2011.

 


Berbeda 12 Kali Lipat

Menurut Transfermarkt, total nilai skuad Bodo/Glimt hanya ada di angka 57,13 juta euro atau setara dengan Rp1,1 triliun. Bandingkan dengan Inter Milan yang mencapai 666,8 juta euro (Rp13,2 triliun). Perbedaan hampir 12 kali lipat, namun di lapangan, angka itu tak berarti.

Rekor Langka Sejak Ajax 1972

Bodo/Glimt menjadi tim pertama dari luar lima liga top Eropa (Inggris, Spanyol, Jerman, Italia, Prancis) yang memenangi empat laga beruntun melawan tim-tim dari liga tersebut dalam satu musim. Catatan serupa terakhir kali ditorehkan Ajax Amsterdam pada musim 1971/1972. Ketika itu, Ajax berhasil keluar sebagai juara.

 


Kota Berpenduduk 42 Ribu Jiwa

Bodo adalah kota kecil dengan populasi sedikit di atas 42.000 jiwa. Namun kini, namanya menggema di seluruh Eropa.

Pada babak berikutnya, Bodo/Glimt akan menghadapi Sporting CP atau Manchester City, tim yang sudah pernah mereka kalahkan di league phase. Sebelum kemenangan 3-1 atas City, superkomputer Opta hanya memberi peluang 0,3 persen bagi Bodo/Glimt untuk lolos ke-16 besar.

Sumber: ESPN

Berita Terkait