Lionel Messi Sangat Menyesal Tak Belajar Bahasa Inggris: Saya Merasa Setengah Bodoh

Di balik kariernya yang gemilang, Lionel Messi ternyata menyimpan penyesalan.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 26 Februari 2026, 05:00 WIB
Lionel Messi #10 dari Inter Miami CF merayakan gol keempat timnya dalam pertandingan MLS antara New York Red Bulls dan Inter Miami CF di Stadion Sports Illustrated pada 20 Juli 2025 di Harrison, New Jersey. (Ira L. Black/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Bintang sepak bola Argentina, Lionel Messi, telah memenangi segalanya di panggung sepak bola dunia. Dia sukses bersama klub maupun Timnas Argentina

Salah satu bukti kesuksesannya adalah koleksi delapan trofi Ballon d'Or, yang merupakan penghargaan individu tertinggi di sepak bola. Tak heran, bintang Inter Miami tersebut kerap disebut sebagai pesepak bola terbaik di dunia. 

Advertisement

Di balik kariernya yang gemilang, La Pulga ternyata menyimpan penyesalan. Namun, penyesalan Messi tidak terkait sepak terjangnya di lapangan. 

Ia mengungkapkan penyesalan karena tidak sungguh-sungguh dalam pendidikan saat masih muda, terutama dalam mempelajari bahasa Inggris.

Kapten Argentina dan juara Piala Dunia 2022 itu mengakui merasa “setengah bodoh” ketika bertemu tokoh-tokoh terkenal sepanjang karier gemilangnya namun tidak bisa berkomunikasi.

 


Merasa Setengah Bodoh

Bintang Inter Miami, Lionel Messi merayakan gol yang dicetaknya ke gawang New York Red Bull pada lanjutan MLS 2023 di Red Bull Arena, New York, Minggu (27/8/2023) pagi WIB. (AP Photo/Eduardo Munoz Alvarez)

“Saya menyesali banyak hal. Tidak belajar bahasa Inggris sejak kecil. Saya punya waktu setidaknya untuk mempelajarinya, tetapi saya tidak melakukannya. Saya sangat menyesalinya,” kata Messi kepada podcast Meksiko Miro de Atras, seperti dikutip ESPN, Rabu (25/2/2026). 

“Saya pernah berada dalam situasi bersama pribadi-pribadi luar biasa dan hebat untuk berbicara dan mengobrol, dan Anda merasa setengah bodoh. Saya selalu berpikir: ‘Bodohnya saya, bagaimana saya menyia-nyiakan waktu’." 

“Ketika masih muda, Anda tidak menyadarinya. Sekarang itulah yang selalu saya katakan kepada anak-anak saya, tentang pentingnya memiliki pendidikan yang baik, belajar, dan mempersiapkan diri."

“Saya selalu menyuruh anak-anak saya memanfaatkannya. Mereka memiliki situasi yang berbeda dengan yang saya alami, meskipun saya tidak pernah kekurangan apa pun," imbuh dia. 

 


Pelajaran Hidup Berharga

Penyerang Inter Miami asal Argentina, Lionel Messi, berpose dengan trofi MLS Golden Boot menjelang pertandingan playoff Major League Soccer (MLS) melawan Nashville SC di Chase Stadium, Fort Lauderdale, Florida, Amerika Serikat pada 24 Oktober 2025 waktu setempat atau Sabtu (25/10/2025) pagi WIB. (CHANDAN KHANNA/AFP)

Messi pindah ke Barcelona dari kota kelahirannya, Rosario, saat berusia 13 tahun. Menurutnya, tahun terakhirnya di sekolah di Argentina bagaikan sebuah bencana. 

“Saya tahu bahwa saya akan pergi (ke Barcelona). Di Barcelona, saya menyelesaikan sekolah menengah bersama anak-anak lain yang masuk ke La Masia (akademi muda Barcelona)," kata Messi. 

Sementara itu, Messi yang bergabung dengan Inter Miami pada musim panas 2023 setelah dua tahun di Paris Saint-Germain, mengatakan sepak bola telah memberinya pelajaran hidup yang berharga.

“Saya bisa melakukan segalanya dan mencapai puncak di sepak bola, tetapi di sepanjang perjalanan ada banyak pengalaman dan pelajaran yang dipetik,” ujar peraih delapan Ballon d’Or tersebut.

“Memang benar sepak bola adalah jalan hidup. Ia mengajarkan banyak hal, memberi banyak nilai. Sepak bola menciptakan ikatan seumur hidup. Anda juga bisa mengenal banyak tempat," imbuh dia. 

Sumber: ESPN

Berita Terkait