Cerita Gelandang PSS, Frederic Injai, Jalani Ramadan di Indonesia: Lebih Mudah dari Prancis

Gelandang PSS, Frederic Injai, gembira menjalani ibadah puasa Ramadan di Indonesia.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 02 Maret 2026, 09:15 WIB
Frederic Injai menjadi rekrutan asing pertama PSS Sleman untuk menghadapi Pegadaian Championship 2025/2026. (dok. PSS Sleman)

Bola.com, Jakarta - Untuk kali pertama gelandang PSS Sleman, Frederic Injai, menikmati momen Ramadan di Indonesia. Pemain asal Prancis itu merasakan suasana berbeda ketimbang saat menjalani ibadah puasa di negara asalnya.

"Banyak orang yang berpuasa di sini, tidak sama dengan di Prancis. Saya suka suasananya dan pengalaman yang bagus," buka Frederic Injai.

Advertisement

Menurutnya, Indonesia sebagai negara dengan mayoritas penduduk muslim membuat Ramadan terasa lebih mudah dijalani. Aktivitas sehari-hari pun seakan menyesuaikan dengan momen suci tersebut.

"Indonesia negara muslim. Di Prancis bukan negara muslim. Di sini banyak orang yang berpuasa Ramadan, jadi terasa sangat mudah," kata pemain berusia 30 tahun tersebut.

"Saya ingin berpuasa bersama saudara laki-laki dan perempuan muslim saya di sini. Ramadan Kareem," ucapnya penuh semangat.


Jatuh Cinta dengan Kuliner Yogya

Frederic Injai, gelandang bertahan PSS Sleman di Championship. (Dok. ileague.id)

Tak hanya itu, pengalaman Ramadan Injai di Sleman makin lengkap berkat ragam kuliner khas saat berbuka puasa. Ia mengaku antusias mencoba berbagai makanan tradisional.

"Saya mencoba gorengan; pisang goreng, ubi bakar, banyak sekali makanan. Saya mencoba makanan tradisional," ungkap pemain berpostur 198 cm tersebut.

Satu hidangan yang langsung mencuri hatinya adalah nasi goreng. Sementara untuk urusan minuman, Frederic Injai memilih yang sederhana.

"Ya, nasi goreng sangat enak, saya suka itu. Saya sangat suka ubi bakar. Saya juga sudah coba bakso. Kalau minum saya belum coba yang aneh-aneh, cuma air putih saja," ujar eks gelandang Inter Milan U-19 itu.


Tujuh Laga, Tujuh Final

Frederic Injai, gelandang PSS Sleman. (Dok. PSS Sleman)

Di balik cerita hangat Ramadan, fokus Injai tetap tertuju pada perjuangan Super Elang Jawa di sisa musim kompetisi. Ia menegaskan tekad membawa PSS kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Di putaran terakhir ini, sekarang ada tujuh pertandingan sisa. Buat saya, tujuh laga ini adalah tujuh final. Ini sangat penting karena saya ingin membawa PSS Sleman ke Liga 1," tegasnya.

PSS kini memimpin klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dengan koleksi 42 poin dari 20 laga. Mereka unggul dua angka atas Persipura Jayapura dan empat poin dari Barito Putera yang membuntuti di papan atas. 

Berita Terkait