Bobol Gawang Juventus, Donyell Malen Sejajar Harry Kane dan Lamine Yamal

Donyell Malen mencetak gol lagi meski golnya tidak cukup untuk AS Roma untuk mengalahkan Juventus pada lanjutan Liga Italia 2025/2026 hari Senin (02/03/2026) dini hari WIB. .

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 02 Maret 2026, 14:45 WIB
Donyell Malen saat mencetak gol ke gawang Juventus di ajang Liga Italia 2025/2026. (Filippo MONTEFORTE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Donyell Malen mencetak gol lagi meski golnya tidak cukup untuk AS Roma untuk mengalahkan Juventus pada lanjutan Liga Italia 2025/2026 hari Senin (02/03/2026) dini hari WIB. .

Pemain asal Belanda itu mencetak gol berkat assist dari Manu Kone, dengan tendangan lob indah yang membuat Mattia Perin bertekuk lutut pada menit ke-65.

Advertisement

Ini menandai gol keenamnya untuk AS Roma dalam tujuh pertandingan. Menurut OptaPaolo, sejak debutnya pada 18 Januari, Malen termasuk di antara pemain dengan gol terbanyak di lima liga top Eropa.

Tercatat hanya Harry Kane dari Bayern Munchen yang mencetak lebih banyak gol. Selain itu, seperti Malen, hanya Lamine Yamal dan Ante Budimir yang mencetak gol sebanyak itu di La Liga.

 


Komentar Gasperini soal Hasil Imbang Vs Juventus

Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini usai laga melawan Udinese. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Meskipun penampilan Donyell Malen bagus, golnya gagal mengamankan kemenangan Roma melawan Juventus. I Giallorossi bahkan sempat unggul 3-1 namun harus puas disamakan 3-3. 

Gol penyama kedudukan Juventus bahkan dicetak Federico Gatti pada menit ke-90+3. Pelatih AS Roma Gian Piero Gasperini menyebut dalam situasi gol Gatti, menurutnya para pemain AS Roma pasif dan stagnan. 

 

"Gol Gatti? Itu gol pertama yang kami kebobolan dari tendangan bebas jarak jauh. Kami pasif dan stagnan,” kata Gasperini.

"Inter, Napoli, dan Milan berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir dengan menurunkan pemain-pemain yang sangat terampil dalam situasi bola mati dan duel udara, sementara kami seharusnya bisa lebih baik."

"Kami perlu lebih mengandalkan fisik, keluarnya Bryan Cristante mengurangi kemampuan kami dalam duel udara. Kami tidak bermain bagus; kami kebobolan tiga gol serupa dari bola-bola lepas di dalam kotak penalti. Conceicao mencetak gol luar biasa pada gol pertama; kami pasif pada dua gol lainnya," tambahnya. 

Hasil ini membuat AS Roma turun kembali ke posisi keempat, kini tertinggal dua poin dari Napoli, dan Como naik ke posisi kelima dengan selisih hanya tiga poin dari Giallorossi.

Sumber: Romapress 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait