Keunggulan dan Kelemahan Persija Jelang Menghadapi Laga Krusial Melawan Borneo FC Malam Nanti

Persaingan di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 semakin panas.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 03 Maret 2026, 06:15 WIB
Pemain Persija Jakarta tampak kecewa setelah dipaksa bermain imbang 1-1 dengan Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (14/9/2025) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta akan menjamu Borneo FC Samarinda dalam laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan krusial itu akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS) pada Selasa (3/3/2026) malam WIB.

Laga antara Persija Jakarta kontra Borneo FC Samarinda itu sangat layak untuk disaksikan. Sebab, keduanya kini tengah bersaing di papan atas klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. 

Advertisement

Persija Jakarta untuk sementara menempati posisi kedua klasemen sementara dengan mengoleksi 50 poin. Sementara itu Borneo FC Samarinda duduk di posisi ketiga dengan 49 poin. 

Borneo FC Samarinda memiliki keuntungan dibandingkan dengan Persija Jakarta. Sebab, Pesut Etam menyisakan satu laga lebih banyak ketimbang Macan Kemayoran.

Bola.com ingin mengulas kelemahan dan kekuatan Persija Jakarta jelang laga melawan Borneo FC Samarinda malam nanti. Simak ulasan khas kami di bawah ini. 


Opsi Mencetak Gol Bertambah

Striker Persija Jakarta, Alaeddine Ajaraie membobol gawang Malut United dalam laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Selasa (24/2/2026). (Dok. Persija)

Persija Jakarta tampil cukup tajam di BRI Super League 2025/2026. Hingga pekan ke-23, tim asuhan Mauricio Souza sudah mencetak 42 gol. Hanya Malut United (46 gol) yang memiliki rekor gol lebih baik sejauh ini.

Opsi untuk mencetak gol bagi Persija Jakarta pun tidak terbatas ke beberapa pemain saja. Sejauh ini Allano dan Maxwell memang menjadi senjata utama. 

Namun, Gustavo Almeida belakangan juga mulai menemukan kembali ketajaman. Sementara rekrutan baru Alaeddine Ajaraie juga langsung tancap gas. Jangan lupakan juga Eksel Runtukahu yang bisa mengancam jika diberi kesempatan. 


Kenyamanan di Lini Tengah

Selebrasi emosional bek Persija Jakarta, Jordi Amat usai mencetak gol lewat tendangan jarak jauh ke gawang Bhayangkara FC dalam laga tunda pekan ke-8 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (29/12/2025) malam. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan).

Persija Jakarta mulai kembali menemukan kenyamanan di lini tengah. Cedera yang dialami Hanif Sjahbandi dan Van Basty Sousa mulai bisa diatasi dengan moncernya pemain lain.

Fabio Calonego jelas akan tetap jadi opsi utama Persija Jakarta di lini tengah. Kini, Fabio memiliki dua pendamping hebat dalam diri Jordi Amat dan Aditya Warman. 

Jordi Amat seperti terlahir kembali sebagai seorang gelandang bertahan. Pemain berusia 33 tahun itu bahkan tak jarang berperan dalam gol yang dicetak Persija Jakarta. 


Waspada Transisi

Pemain Arema FC, Betinho melakukan selebrasi usai meraih pertandingan Persija Jakarta vs Arema FC BRI Super League pekan ke-20 yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Persija Jakarta masih menyimpan pekerjaan rumah di lini belakang. Macan Kemayoran kerap keteran saat menghadapi situasi serangan balik.

Laga melawan Arema FC di Gelora Bung Karno pada 8 Februari lalu menjadi contoh nyata. Gol-gol yang bersarang ke gawang Persija berasal dari situasi itu.

Selain itu, Persija Jakarta tampak belum nyaman dengan satu sosok kiper utama di musim ini. Andritany Ardhiyasa dan Carlos Eduardo kerap bergantian mengisi pos krusial tersebut. Penampilan keduanya pun masih angin-anginan. 


Persaingan di BRI Super League 2025/2026

Berita Terkait