BRI Super League: Pelatih Borneo FC Angkat Topi untuk Wasit Duel Vs Persija di JIS

Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, melontarkan pujian yang tak biasa usai timnya bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 04 Maret 2026, 21:00 WIB
Aksi pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes saat memimpin timnya menjalani laga tandang di markas Persita Tangerang, Indomilk Arena dalam laga pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026, Jumat (9/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Borneo FC Samarinda, Fabio Lefundes, melontarkan pujian yang tak biasa usai timnya bermain imbang 2-2 melawan Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS), Selasa (4/3).

Di tengah atmosfer panas yang diciptakan sekitar 19 ribu suporter The Jakmania, pelatih asal Brasil itu justru memberikan apresiasi kepada wasit yang memimpin pertandingan. Ini jarang ia lakukan sepanjang tiga tahun berkarier di Indonesia.

Advertisement

“Ini pertama kalinya dalam tiga tahun saya di Indonesia, kami dipimpin oleh wasit yang tidak terpengaruh tekanan suporter. Dia benar-benar fokus pada tugasnya,” ujar Lefundes dalam konferensi pers usai laga.

Pernyataan tersebut langsung mencuri perhatian. Selama ini, Lefundes dikenal cukup vokal dan kritis terhadap kinerja pengadil lapangan di kompetisi domestik. Bahkan pada Februari 2026, ia sempat melontarkan kritik meski timnya meraih kemenangan.

Namun kali ini situasinya berbeda. Wasit Agung Setiyawan dinilai tampil tegas, profesional, dan tetap tenang meski mendapat tekanan dari puluhan ribu pendukung tuan rumah.


Megah

Pemain Persija Jakarta, Maxwell Souza (kanan) berusaha melesatkan bola ke gawang dibayangi pemain Borneo FC, Rivaldo Pakpahan dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa (03/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tak hanya wasit yang mendapat pujian. Lefundes juga mengapresiasi atmosfer luar biasa yang dihadirkan The Jakmania. Ia menyebut suasana di JIS layaknya sebuah pesta sepak bola yang megah. Meski begitu, ia memberikan saran konstruktif kepada suporter Persija.

Menurutnya, energi besar yang dimiliki The Jakmania akan lebih berdampak jika difokuskan untuk mendongkrak semangat dan kepercayaan diri pemain Persija, alih-alih diarahkan untuk mengintimidasi lawan.

“Saran saya, lebih baik dorong moral pemain Persija. Itu justru akan membuat lawan semakin sulit,” katanya.


Menikmati Tekanan di JIS

Ekspresi pemain Persija, Rizky Ridho Ramadhani (tengah) usai bertanding melawan Borneo FC pada laga pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3/2026) malam WIB. Menjamu Borneo FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026, Persija Jakarta gagal meraih poin penuh. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Lefundes mengaku timnya justru menikmati tekanan atmosfer JIS yang bergemuruh. Ia menyebut para pemainnya merasa kurang tertantang ketika bermain di stadion dengan jumlah penonton minim, seperti saat menghadapi Dewa United dan Bhayangkara FC.

“Pemain besar ingin tekanan. Pemain kecil yang menghindari tekanan,” tegasnya.

Tambahan satu poin dari laga ini tetap bernilai penting bagi Borneo FC dalam persaingan papan atas BRI Super League 2025/2026. Di sisi lain, laga tersebut juga menjadi momen langka ketika seorang pelatih asing berpengalaman secara terbuka memberikan pengakuan terhadap kepemimpinan wasit yang dinilai profesional dan berani di tengah tekanan besar.   

Berita Terkait