Jelang Hadapi Manila Digger di Leg 1 Perempat Final AFC Challange League, Pelatih Dewa United: Kami Ingin Juara!

Dewa United menghadapi Manila Digger di perempat final AFC Challange League 2025/2026.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 04 Maret 2026, 22:30 WIB
Skuad asuhan Jan Olde Riekerink memiliki ambisi tinggi pada turnamen AFC Challenge League ini. Seperti yang disampaikan presiden klub Ardian Satya Negara, mereka diharapkan melangkah jauh untuk mengharumkan nama Indonesia. (Dok. Dewa United)

Bola.com, Manila - Dewa United menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di kompetisi antarklub Asia pada musim 2025/2026. Sebelumnya Persib Bandung sudah tersingkir di babak 16 besar AFC Champions League 2 2025/2026.

Dewa United akan menghadapi laga krusial. Mereka akan bertandang ke markas tim Filipina, Manila Digger, dalam laga leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/2026 di Rizal Memorial Stadium, Kamis (5/3/2026) malam WIB.

Advertisement

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink kembali menunjukkan rasa percaya diri. Pelatih asal Belanda itu mengungkapkan keinginan tim asuhannya untuk menjadi juara di AFC Challenge League musim ini.

"Dalam setiap turnamen, kita selalu ingin memenangkannya," ujar Jan Olde Riekerink dalam sesi konferensi pers jelang laga yang digealr di Manila, Filipina, Rabu (4/3/2026).


Adaptasi Lapangan Artifisial

Para pemain Dewa United menjalani latihan resmi di Stadion Rizal Memorial, Manila, Rabu (4/3/2026) malam WIB. Banten Warriors akan menjajal kekuatan sang tuan rumah, Manila Digger dalam laga leg pertama perempat final AFC Challenge League 2025/2026, Kamis (5/3/2026) malam. (Dok. Dewa United)

Ada satu hal yang menjadi perhatian Jan Olde Riekerink. Kondisi Stadion Rizal Memorial yang menggunakan lapangan artifisial akan membutuhkan adaptasi tersendiri bagi para pemain Dewa United.

Sebab, saat ini tidak ada stadion di BRI Super League 2025/2026 yang menggunakan rumput seperti itu. Menariknya, sejak lama Stadion Rizal Memorial memang identik dengan penggunaan rumput artifisial.

"Jadi kami di sini sudah dua hari di Manila. Kami akan bermain pada situasi berbeda, di lapangan artifisial," ujar Jan Olde Riekerink.

"Kami sudah berlatih dua kali di sini, harapannya kami bisa beradaptasi dengan kondisi lapangan," sambung eks pelatih Galatasaray itu.


Tidak Gentar

Pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink pada laga pekan pertama BRI Liga 1 2023/2024 antara Dewa United Vs Arema FC di Stadion Indomilk, Tangerang, Minggu (02/07/2023). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Manila Digger adalah salah satu klub yang menarik di sepak bola Filipina saat ini. Mereka tampil cukup dominan di kompetisi domestik.

Menariknya, Manila Digger menggunakan banyak pemain asing asal Afrika, terutama dari Gambia. Meskipun demikian, Jan Olde Riekerink tidak merasa gentar.

"Saya pernah bekerja dua tahun di Afrika Selatan dan mereka punya banyak pemain dari Gambia, gaya bermain mereka mirip. Saya paham kelemahan dan kekuatan tim yang mengandalkan banyak pemain Afrika seperti ini," tegas Riekerink.

Berita Terkait