Masa Depan Hansi Flick di Barcelona Belum Aman, Pemilihan Presiden Jadi Penentu

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, disebut-sebut bahagia di klub Catalan tersebut.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 06 Maret 2026, 21:30 WIB
Timnas Jerman di tangan Hansi Flick bisa dibilang gagal total saat Piala Dunia 2022. Skuad berjuluk Der Panzer itu tak mampu melaju ke fase gugur setelah finis di peringkat ketiga klasemen Grup E. Flick sendiri diketahui merupakan salah satu pelatih dengan gaji tertinggi di perhelatan akbar empat tahunan ini. Ia tercatat mendapatkan upah 5 juta pound sterling atau Rp94 miliar per tahun sebagai pelatih Timnas Jerman. (AFP/Ina Fassbender)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Barcelona, Hansi Flick, disebut-sebut bahagia di klub Catalan tersebut. Namun, kelanjutan nasib Flick di Camp Nou dikabarkan tergantung hasil pemilihan presiden Barcelona. 

Pelatih asal Jerman itu memberikan kesan yang sangat positif selama menangani Barca. Kini muncul keyakinan Flick bisa bertahan di Camp Nou lebih lama dari sekadar fase awal proyek yang sedang ia bangun.

Advertisement

Menurut laporan jurnalis terpercaya Florian Plettenberg, seperti dikutip Barca Universal, Jumat (6/3/2026), pelatih Barcelona tersebut sangat bahagia menjalani kehidupannya di sana dan terbuka melanjutkan perjalanannya di Camp Nou.

Flick dikabarkan menikmati atmosfer di sekitar tim dan merasa nyaman bekerja dalam struktur yang saat ini diterapkan di Barcelona. Laporan itu juga menyebut Flick membuka peluang memperpanjang kontraknya.

Ia disebut mencintai Barcelona, para penggemar, serta kota Barcelona.

 


Banyak Bergantung pada Laporta

Presiden Barcelona, Joan Laporta. (Pau BARRENA / AFP)

Meski begitu, Flick mengaitkan masa depannya denganJoan Laporta. Ia ingin membangun masa depan Barcelona bersama Laporta.

Alhasil, pemilihan presiden yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Maret bisa memainkan peran yang sangat menentukan.

Jika Laporta gagal terpilih kembali, masa depan jangka panjang Flick di Barcelona bisa tiba-tiba menjadi tidak pasti.

Menurut laporan tersebut, jika Laporta tidak kembali menjabat, Flick berpotensi meninggalkan Barca pada musim panas nanti atau setelah kontraknya habis pada 2027.

 


Hubungan Kerja yang Sangat Kuat

Kartu merah itu menyebabkan Hansi Flick dipastikan tidak akan mendampingi Barcelona saat menghadapi Real Madrid dalam duel panas El Clasico pada lanjutan La Liga 2025/2026 akhir pekan depan. (AP Photo/Joan Monfort)

Sudah menjadi rahasia umum Flick dan Laporta memiliki hubungan kerja yang sangat kuat. Bahkan, Flick sempat menunjukkan dukungannya kepada Laporta pada tahap awal proses pemilihan presiden.

Laporta juga tidak pernah menyembunyikan apresiasinya terhadap pekerjaan Flick sejak mengambil alih tim. Presiden Barcelona itu beberapa kali berbicara secara terbuka mengenai pelatihnya dan arah proyek klub.

“Dia mengatakan ingin kami melanjutkan dewan yang selama ini saya pimpin dengan penuh kehormatan,” kata Laporta.

Saat ini Flick masih terikat kontrak dengan Barcelona hingga 2027. Namun setelah proses pemilihan presiden selesai, pembicaraan mengenai kemungkinan perpanjangan kontrak diperkirakan akan segera dipercepat.   

Sumber: Barca Universal 

Berita Terkait