Cari Opsi Terbaik, Nova Arianto Beberkan Alasan Panggil Pemain Championship ke TC Timnas Indonesia U-20 di Surabaya

Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, tak pandang bulu dalam membangun kerangka tim menuju turnamen internasional mendatang.

BolaCom | Wahyu PratamaDiterbitkan 06 Maret 2026, 20:00 WIB
Nova Arianto pun tidak ragu memberikan pujian kepada Timnas Mali U-17. Nova menyebut tim asal Afrika itu tampil sangat apik. Namun, ia menyatakan pihaknya akan segera melakukan evaluasi mengenai penampilan Timnas Indonesia U-17 secara keseluruhan di Piala Kemerdekaan 2025. Skuad Garuda Muda masih harus memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus diperhatikan selama masa persiapan menuju Piala Dunia U-17 2025. (Dok. PSSI)

Bola.com, Surabaya - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, tak pandang bulu dalam membangun kerangka tim menuju turnamen internasional mendatang.

Pemusatan latihan (TC) di Surabaya merupakan langkah awal menuju Piala AFF U-19 2026 pada Juni dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 pada Agustus mendatang.

Advertisement

Dalam membangun fondasi, pelatih asal Semarang itu memanggil skuad jebolan Piala Dunia U-17. Namun, ia tak menutup mata dengan opsi lain yang tersedia.

Satu di antaranya adalah memanggil beberapa pemain dari klub Championship League. Reno Salampessy (Persipura Jayapura) dan Algazani Dwi Sugandi (Adhyaksa Farmel) jadi dua nama dari tim kasta kedua.

Bahkan, satu nama datang dari kasta ketiga. Muhammad Rafa Raditya Abdurahman dipanggil dari Pekanbaru FC.

"Saya lihat di Super League sangat-sangat jarang untuk mendapatkan kesempatan bermain. Hanya ada Arkhan Kaka, mungkin di sini ada Putu Panji ataupun Nazriel Alvaro yang bermain. Tetapi kita bisa lihat secara jam bermain mereka tidak ada," ucapnya.

 


Pantau EPA Championship U-19

Nova Arianto memimpin sesi pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 di Dubai, Uni Emirat Arab. Skuad Garuda Muda disiapkan untuk berlaga di Piala Dunia U-17 2025. (Dok. PSSI)

Untuk mendapatkan skuad terbaiknya, Nova Arianto tak segan-segan blusukan. Satu di antaranya adalah dengan memantau langsung EPA Championship yang mempertandingkan pemain di bawah 20 tahun.

EPA Championship U-19 2026 akan diikuti 20 akademi dari klub-klub Championship. Mereka akan bertanding di komplek Garudayaksa Football Academy mulai 1 April mendatang.

"Kenapa saya coba opsi lainnya, mungkin ada yang di Liga 2 maupun Liga 3. Saya ingin melihat semua opsi yang terjadi, termasuk di EPA U-20, dan kita lihat siapa pemain yang terbaik yang akan masuk," jelasnya.

 


Promosi dan Degradasi

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto memberikan arahan kepada pemainnya saat seleksi yang berlangsung di Lapangan B, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (08/08/2024). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Mengingat turnamen terdekat baru akan bergulir pada Mei mendatang, pria yang pernah menangani Lampung Sakti ini menegaskan proses seleksi masih sangat panjang.

Nova tidak ragu untuk menerapkan sistem promosi dan degradasi. Ini dilakukan demi mendapatkan komposisi pemain paling kompetitif.

Dalam skuad kali ini, baru ada satu diaspora yang bergabung yakni Theo Leeming. Walau begitu, ia memastikan nama-nama seperti Matthew Baker, Lucas Lee, Amar Brkic hingga Welber Jardim akan ambil bagian.

"Tetapi kalau ada pemain yang lebih baik dari yang ada sekarang pastinya akan ada promosi," pungkasnya dengan tegas.

Berita Terkait