Bola.com, Jakarta - Ada jeda selama 20 tahun antara kemenangan pembalap Italia, Giancarlo Fisichella pada F1 GP Malaysia 2006 dengan podium pertama pembalap Italia berikutnya di ajang F1 yang dirasakan Andrea Kimi Antonelli pada balapan F1 GP China.
Giancarlo Fisichella pun berkomentar soal sukses yang diraih Kimi Antonelli setelah 20 tahun lamanya tidak ada pembalap Italia yang bisa menang pada ajang balap jet darat.
"Jika Anda mempertimbangkan fakta bahwa ketika saya menang 20 tahun yang lalu, Kimi Antonelli bahkan belum lahir!” kata Fisichella kepada F1.com.
“Di Italia, semua orang membicarakan Kimi, semua orang senang. Di pihak saya juga, pada hari Minggu dan Senin setelah balapan, setiap jurnalis, stasiun TV, semua orang... mereka menghubungi saya."
"Setelah sekian lama saya berhenti di F1… bukan berarti mereka melupakan saya, tetapi sekarang saya terkenal lagi," tambahnya.
Fisichella: Ini Sungguh Luar Biasa
Pada balapan F1 GP China, Kimi Antonelli melanjutkan kesuksesannya sebagai pembalap termuda yang meraih pole position di F1 dengan mengubah start terdepannya menjadi kemenangan perdana yang mengesankan.
Kimi Antonelli yang masih berusia 19 tahun bisa mengalahkan rekan setimnya di Mercedes, George Russell. "Ini sungguh luar biasa," ungkap Fisichella.
"Saya senang untuknya dan saya bangga padanya. Sejujurnya, sudah terlalu lama, 20 tahun, untuk menunggu dan melihat pembalap Italia kembali ke podium teratas. Kimi menjalani akhir pekan yang fantastis."
"Seperti akhir pekan saya di Malaysia 20 tahun lalu, dia sudah sangat kompetitif sejak latihan, kemudian dia meraih pole position dan kemudian dia memenangkan balapan, memimpin dari lap pertama hingga lap terakhir. Hampir sempurna," lanjutnya.
Kimi Antonelli Punya Kans untuk Jadi Juara Dunia F1 2026
Fisichella yakin Antonelli memiliki peluang untuk memenangkan gelar juara dunia pertamanya pada F1 2026 dan memprediksi rekan senegaranya itu bakal memberikan tekanan pada George Russell, rekan setimnya yang lebih berpengalaman di Mercedes.
"Dia akan memiliki kesempatan untuk melakukannya lagi, dan bukan hanya sekali, tetapi beberapa kali,” tambah Fisichella.
"Dia memiliki kesempatan yang sama seperti Russell, dan saat ini Mercedes memiliki mobil terbaik, jadi dia memiliki peluang 50 persen untuk memenangkan balapan."
"Sekarang penting baginya untuk berpikir balapan demi balapan, tanpa tekanan, karena bahkan jika dia finis kedua, dia tidak akan rugi apa pun," lanjutnya.
Sumber: Crash