INEOS Vs Berrada-Wilcox, MU Terpecah soal Pelatih Baru

Omar Berrada dan Jason Wilcox bentrok dengan INEOS mengenai pelatih tetap MU berikutnya.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 28 Maret 2026, 06:15 WIB
CEO Manchester United, Omar Berrada (kanan), dan Direktur Sepak Bola, Jason Wilcox (tengah), duduk di antara penonton selama pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Manchester United di Turf Moor di Burnley, barat laut Inggris pada 7 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United masih mencari pelatih tetap untuk musim depan, tetapi proses tersebut tidak berjalan mulus. Laporan iPaper menyebut terjadi perbedaan pandangan di level petinggi klub terkait sosok yang akan ditunjuk.

Setelah memecat Ruben Amorim pada Januari lalu usai 14 bulan menjabat, MU menunjuk Michael Carrick sebagai pelatih sementara.

Advertisement

Di bawah arahannya, performa tim meningkat signifikan hingga kini menempati posisi ketiga klasemen Liga Inggris, unggul tujuh poin atas Chelsea di zona Liga Champions.

Catatan impresif Carrick; tujuh kemenangan dari 10 laga dan hanya satu kali kalah, membuat dukungan mengalir agar ia dipermanenkan. Namun, dukungan tersebut tidak bulat di internal klub.


Beda Pendapat

Pemilik Manchester United, Jim Ratcliffe (kanan), mencondongkan badan untuk berbicara dengan CEO Manchester United, Omar Berrada (kiri), dalam pertandingan Premier League antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad, Manchester, Inggris barat laut, pada 14 September 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Grup pemilik baru, INEOS, disebut condong memberikan kesempatan kepada Carrick untuk menjadi pelatih tetap, setidaknya dengan kontrak jangka pendek.

Jika Carrick mampu mengamankan tiket Liga Champions musim depan, INEOS menilai ia layak diberi kesempatan lebih lama untuk membawa perubahan di klub.

Namun, dua petinggi klub, yakni Omar Berrada dan Jason Wilcox, memiliki pandangan berbeda.

Keduanya lebih memilih mendatangkan pelatih yang sudah terbukti di level tertinggi. Nama yang paling mereka inginkan adalah pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique.


Diminta Satu Visi

Investor baru Manchester United Sir Jim Ratcliffe (AP)

Situasi ini menimbulkan dinamika internal yang cukup serius karena MU harus menentukan arah yang jelas untuk masa depan tim.

Kendati Carrick dinilai sukses membawa stabilitas dalam waktu singkat, klub diingatkan untuk tidak mengulangi kesalahan masa lalu, seperti ketika menunjuk Ole Gunnar Solskjaer secara permanen tanpa pertimbangan jangka panjang yang matang.

Sejak mengambil alih kendali operasional sepak bola dari keluarga Glazer, INEOS menegaskan ambisi menjadikan MU sebagai yang terbaik di kelasnya.

Namun, di tengah performa positif Carrick, muncul pertanyaan apakah ia benar-benar sosok yang tepat untuk membawa klub kembali ke level tertinggi dunia.


Sejumlah Nama Muncul

Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, bereaksi pada akhir pertandingan leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League antara PSG dan Chelsea di Parc des Princes, Paris, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB. (Julien De Rosa/AFP)

Selain Luis Enrique, beberapa nama pelatih lain juga disebut sebagai kandidat potensial, di antaranya Julian Nagelsmann, Roberto De Zerbi, Zinedine Zidane, hingga Kieran McKenna.

Dengan banyaknya opsi dan perbedaan pandangan di internal, MU kini dihadapkan pada keputusan krusial yang akan menentukan arah klub dalam beberapa tahun ke depan.

Beberapa calon kandidat:

  • Julian Nagelsmann – ahli taktik elite, gaya modern
  • Roberto De Zerbi – penguasaan bola, gaya progresif
  • Zinedine Zidane – pengalaman, manajemen pemain
  • Luis Enrique – ahli taktik elite, gaya progresif, pemenang sejati
  • Kieran McKenna – kejelasan taktik, koneksi klub

 

Sumber: Give Me Sport

 

Berita Terkait