Bola.com, Tangerang - Persita Tangerang terpaksa mengungsi dari Indomilk Arena, Tangerang. Sebab, stadion berkapasitas 15 ribu penonton itu rusak akibat diterjang angin puting beliung.
Kejadian yang juga diwarnai hujan deras pada Selasa (31/3/2026) tersebut membuat atap Indomilk Arena koyak dan copot di beberapa titik tribune barat.
Persita tidak bisa bermain di Indomilk Arena untuk laga kandang terdekat di BRI Super League 2025/2026. Tim berjuluk Pendekar Cisadane itu telah ditunggu Arema FC.
Persita berencana untuk menjamu Arema FC di Banten International Stadium (BIS), Serang, pada 10 April 2026. Pada musim ini, BIS menjadi homebase Dewa United.
Kunjungi Indomilk
Presiden Persita, Ahmed Zaki Iskandar, bersama PSSI, I.League, hingga PT GMT selaku pengelola stadion telah mengunjungi Indomilk Arena pada Rabu (1/4/2026) untuk melihat seberapa parah kerusakan di sana.
"Pada saat itu, pada saat kejadian, saya pun lagi ada di dalam sebetulnya, sedang melakukan diskusi dengan pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dan GMT terkait dengan progres pembangunan yang ada di Indomilk Arena," ujar Zaki.
"Yaitu dua lapangan training ground sintetis berikut dengan fasilitas ruang ganti dan lain sebagainya. Dan memang sedang juga membahas rencana untuk renovasi termasuk di seksi yang VIP ini."
"Bukan cuma stadion tapi secara keseluruhan kawasan, karena setiap ada renovasi pembangunan maupun pergantian desain, kita harus mendapatkan izin dari pemerintah daerah. Kejadiannya begitu cepat, kurang lebih sekitar 10 menit," tuturnya.
Hujan dan Petir
Zaki menceritakan kronologi kejadian yang membuat atap Indomilk Arena mengalami kerusakan. Skuad Persija Tangerang juga sedang dalam berada di stadion ketika insiden itu terjadi.
"Angin yang pada saat itu melintas memang sangat luar biasa. Dimulai dengan hujan, petir, kemudian badai anginnya datang. Pemain sedang ada sesi latihan juga, sedang stretching," tutur Zaki.
"Jadi banyak sekali yang pada saat itu akhirnya panik semua masuk ke dalam. Dan setelah setelah menit berlalu, inilah yang kita dapatkan. Memang pembangunan Stadion ini sudah memasuki usia yang ke-10 tahun. Apalagi kalau dihitung dari mulai, yaitu anggaran yang pertama itu 2012, untuk penataan kawasannya terlebih dahulu."
"Terus pembangunan stadion itu mulai dari 2015, 2016 dan 2017 pada saat finishing-nya. Jadi Stadion ini sudah berumur hampir sepuluh tahun. Dan sudah waktunya memang untuk dilakukan rehabilitasi termasuk di bagian VIP ini," ucap Zaki.
Rencana Renovasi
Momen rusaknya atap Indomilk Arena berdekatan dengan rencana Zaki untuk merenovasi stadion. Dia mengatakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum bakal membantu perihal pengadaan single seat.
"Alhamdulillah kita sudah dibantu juga Kementerian Pekerjaan Umum untuk single seat di sekeliling yang lain. Tapi memang karena anggaran terbatas, atap juga kemarin ada pergantian. Hanya karena anggarannya terbatas hanya beberapa seksi saja yang sobek-sobek," ucap Zaki.
"Tapi tidak serusak seperti sekarang. Nah kemarin itu memang force majeure, alam yang kita hadapi. Kemudian juga denahnya juga memang begitu ketemu alam ya mau struktur seperti apa kalau anginnya sekuat kemarin itu pasti akan ada impact."
"Jadi hari ini alhamdulillah I.League juga sudah hadir untuk melihat. Dan bagaimana nanti ke depan menghadapi pertandingan yang terdekat pada 10 April 2026. Kita akan terus koordinasi dan kita putuskan nanti mungkin pertandingan pada 10 April 2026 kita akan bermain di Stadion BIS," ungkap Zaki.
Yakin Bisa Kembali ke Indomilk Arena Akhir April 2026
Zaki yakin Persita bisa kembali ke Indomilk Arena untuk laga kandang pekan ke-29 ketika meladeni perlawanan Bali United pada 23 April 2026.
"Tapi yang 23 April 2026 kita akan pastikan kerangka struktur dari atap ini semua sudah turun. Sudah selesai turun, aman untuk dipakai, dipergunakan pertandingan kandang pada 23 April 2026," kata Zaki.
"Dan rencana pembangunan ke depannya karena ada pihak asuransi juga yang hari ini akan menilai kerusakan yang terjadi. Kita akan tunggu progres dari hasil tahapan klaim di asuransi untuk pembangunannya. Kita berharap sebelum season berikutnya ini semua sudah rapi lagi."
"Dan yang paling penting itu kan kita juga punya sertifikat AFC, ini yang harus kita pertahankan. Ini sekalian kita ambil sisi baiknya bahwa memang sudah waktunya kita renovasi," tutur Zaki.