Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Wayne Rooney, dikabarkan tengah bersiap untuk kembali ke dunia kepelatihan setelah sempat rehat dan aktif sebagai pundit di media.
Mantan kapten timnas Inggris itu kini mulai memburu peluang baru demi memulai lagi karier manajerialnya pada musim depan.
Menurut laporan terbaru, Rooney membuka peluang untuk menangani klub di kasta kedua maupun ketiga sepak bola Inggris, yakni Championship dan League One. Ia disebut ingin mendapatkan proyek yang tepat, dengan target mulai bekerja sejak awal musim baru pada Agustus mendatang.
Sumber yang dekat dengan Rooney mengungkapkan bahwa meski ia menikmati perannya di dunia televisi, hasrat untuk kembali ke pinggir lapangan tetap sangat kuat.
“Wayne menikmati pekerjaannya di televisi, tetapi dia ingin kembali melatih. Dia akan terbuka jika ada kesempatan yang tepat,” ujar sumber tersebut.
“Secara ideal, dia ingin mendapatkan pekerjaan di awal musim panas agar bisa mempersiapkan tim sejak pramusim dan siap menghadapi musim baru.”
Terakhir Melatih
Rooney terakhir kali menjabat sebagai pelatih Plymouth Argyle. Namun, masa jabatannya hanya berlangsung sekitar tujuh bulan sebelum berpisah pada Mei 2024. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Rooney dalam membangun pendekatan yang lebih matang untuk kesempatan berikutnya.
Sebagai salah satu ikon terbesar Manchester United, Rooney memiliki ambisi besar untuk sukses sebagai manajer, mengikuti jejak beberapa mantan pemain top yang berhasil bertransformasi di dunia kepelatihan.
Dengan pengalaman yang terus bertambah, peluang comeback Rooney di dunia manajerial kini menjadi salah satu cerita yang patut dinantikan menjelang musim baru.
Performa Manajerial
Wayne Rooney mengalami periode yang penuh tantangan saat menangani Plymouth Argyle di ajang EFL Championship pada musim 2024/2025.
Rooney resmi ditunjuk sebagai manajer Plymouth pada 25 Mei 2024 dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Harapan besar langsung dibebankan kepadanya untuk membawa klub bersaing di kasta kedua sepak bola Inggris. Namun, debutnya tidak berjalan mulus. Pada laga pertamanya, 11 Agustus 2024, Plymouth harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Sheffield Wednesday.
Seiring berjalannya musim, performa tim tidak menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga akhir Desember 2024, Plymouth terpuruk di dasar klasemen dan tertinggal empat poin dari zona aman. Situasi tersebut akhirnya membuat Rooney dan klub sepakat berpisah secara baik-baik pada 31 Desember 2024.
Pendekatan
Salah satu faktor yang memengaruhi hasil buruk tim adalah pendekatan taktik yang diterapkan Rooney. Ia mencoba mengusung gaya bermain berbasis penguasaan bola ala Pep Guardiola. Namun, strategi tersebut tidak berjalan efektif karena tim kesulitan beradaptasi ketika menghadapi lawan yang bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik.
Performa tandang menjadi sorotan utama. Dari 13 laga away, Plymouth hanya mampu meraih dua poin, mencetak tiga gol, dan kebobolan hingga 35 gol.
Selain itu, badai cedera juga memperparah kondisi skuad, termasuk absennya pemain kunci seperti Morgan Whittaker yang berperan penting di lini serang.
Sumber: Express