Bola.com, Jakarta - Ketidakpastian di kursi pelatih Manchester United mulai memunculkan berbagai spekulasi, termasuk kemungkinan datangnya Luis Enrique. Jika skenario itu terjadi, sejumlah pemain diyakini berisiko kehilangan tempat di skuad utama.
Nama Enrique sebenarnya bukan hal baru dalam radar klub. Ia sempat dikaitkan dengan MU pada 2022, sebelum akhirnya klub menunjuk Erik ten Hag.
Kini, namanya kembali mencuat setelah kesuksesannya bersama Paris Saint-Germain (PSG), termasuk membawa Les Parisiens meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Kendati masih terikat kontrak hingga 2027 dan ingin dipertahankan oleh PSG, kemungkinan perubahan di Old Trafford tetap terbuka. Apalagi, performa Michael Carrick sebagai pelatih sementara belum tentu cukup untuk mengamankan posisi permanen.
Jika Enrique benar-benar datang, perubahan taktik hampir pasti terjadi, dan itu bisa berdampak langsung pada komposisi pemain.
Pelatih berusia 55 tahun itu dikenal fleksibel, tetapi dalam banyak kesempatan ia mengandalkan formasi 4-3-3. Meski begitu, ia juga tak segan beralih ke skema tiga bek tergantung kebutuhan tim.
Pendekatan ini berarti skuad MU saat ini kemungkinan harus beradaptasi dengan sistem yang cukup berbeda dari sebelumnya.
Opsi 4-3-3 ala Timnas Spanyol
Saat menangani Timnas Spanyol di Euro 2020 dan Piala Dunia 2022, Enrique menggunakan pendekatan berbasis penguasaan bola.
Dalam sistem ini, Bruno Fernandes berpotensi dimainkan lebih maju, bahkan ke sisi kiri serangan. Sementara itu, karakter pemain seperti Lisandro Martinez dinilai cocok karena kemampuannya membangun serangan dari belakang.
Namun, sistem ini juga menuntut profil pemain tertentu. Enrique bahkan pernah menggunakan Rodri sebagai bek tengah demi menjaga stabilitas distribusi bola.
Konsekuensinya, bek seperti Harry Maguire dan Matthijs de Ligt bisa menghadapi persaingan berat jika tidak sesuai kebutuhan taktik tersebut.
Di lini tengah, kebutuhan akan keseimbangan juga bisa memicu perubahan, terutama jika pelatih menginginkan profil pemain baru.
Opsi 4-3-3 ala PSG
Di PSG, Enrique juga mengembangkan variasi 4-3-3 dengan pendekatan berbeda, termasuk penggunaan penyerang palsu.
Peran ini pernah dijalankan dengan sukses oleh pemain seperti Ousmane Dembele, dengan dukungan pemain sayap agresif yang membuat lini serang sangat dinamis.
Dalam konteks MU, situasi ini bisa menjadi tantangan bagi Benjamin Sesko. Meski memiliki profil penyerang murni, ia berpotensi mengalami nasib serupa dengan penyerang di PSG yang lebih sering menjadi pelapis.
Selain itu, posisi bek sayap akan mendapat sorotan. Enrique dikenal menyukai pemain dengan stamina tinggi dan mobilitas agresif, seperti yang ia terapkan pada Nuno Mendes dan Achraf Hakimi.
Kondisi ini bisa menyulitkan pemain seperti Luke Shaw, terutama dengan riwayat kebugarannya yang tidak selalu konsisten.
Opsi Tiga Bek
MU sebenarnya tidak asing dengan skema tiga bek, terutama saat ditangani Ruben Amorim.
Dalam sistem ini, pemain seperti Patrick Dorgu bisa menjadi opsi utama di sisi sayap.
Enrique biasanya memadukan sistem ini dengan dua pemain pendukung di belakang penyerang utama, yang memberi fleksibilitas dalam menyerang.
Namun, berdasarkan rekam jejaknya, skema ini cenderung digunakan dalam situasi tertentu dan bukan sebagai pendekatan utama.
Siapa yang Berisiko?
Jika Enrique benar-benar ditunjuk, beberapa pemain disebut berpotensi terdampak langsung.
Manuel Ugarte menjadi satu di antara nama yang disorot, mengingat ia sebelumnya kesulitan membangun chemistry dengan Enrique di PSG.
Selain itu, pemain seperti De Ligt, Sesko, Shaw, dan Diogo Dalot juga berpotensi kehilangan tempat tergantung arah taktik yang dipilih.
Meski begitu, tidak semua pemain berada dalam posisi terancam. Sesko, misalnya, masih memiliki peluang membuktikan diri mengingat perkembangan performanya musim ini.
Dengan gaya melatih yang fleksibel, tetapi menuntut karakter spesifik, kedatangan Luis Enrique berpotensi memicu perubahan besar di skuad Setan Merah.
Eksperimen taktik kemungkinan akan dilakukan sejak pramusim, tetapi satu hal yang jelas: tidak semua pemain saat ini dijamin aman jika perubahan benar-benar terjadi.
Sumber: Express