Bola.com, Manchester - Manajer Liverpool, Arne Slot tak mencari alasan setelah Liverpool dihajar Manchester City 0-4 di perempat final Piala FA di Etihad Stadium, Sabtu (4/4/2026). Ia mengakui timnya tampil mengecewakan, baik dari segi hasil maupun performa di lapangan.
Menurut Slot, masalah utama Liverpool kembali terlihat jelas: kegagalan memaksimalkan peluang. Ia menilai pertandingan sebenarnya cukup seimbang di awal, tetapi berubah setelah gol penalti pertama City dan gol menjelang turun minum yang meruntuhkan mental timnya.
Slot juga menyoroti buruknya pertahanan tim dalam periode krusial. Ia menyebut Liverpool seharusnya bisa bertahan lebih baik, terutama setelah 35 menit pertama yang dinilai cukup menjanjikan.
Terkait kegagalan penalti Mohamed Salah, Slot enggan menyalahkan individu. Ia menegaskan bahwa masalah Liverpool bukan hanya satu pemain, melainkan kegagalan tim secara keseluruhan, baik dalam penyelesaian akhir maupun eksekusi penalti yang sudah beberapa kali terjadi musim ini.
“Kalau ingin menang, Anda harus mencetak gol,” tegas Slot, menutup evaluasi atas kekalahan telak yang semakin menambah tekanan pada timnya musim ini.
Penyelesaian Akhir
Arne Slot mengakui masalah utama Liverpool musim ini adalah buruknya penyelesaian akhir. Ia menilai timnya tampil cukup seimbang hingga kebobolan penalti, namun kembali kehilangan fokus menjelang akhir babak pertama.
“Apa yang selama ini kurang dalam sebagian besar musim adalah kemampuan mengonversi peluang menjadi gol. Saya pikir pertandingan berjalan seimbang sampai mereka mencetak gol dari penalti, dan terakhir kali kami bermain di sini kami juga kebobolan tepat sebelum babak pertama berakhir, begitu juga hari ini," katanya.
"Kami mendapat penalti dan punya peluang, tapi itu tidak berarti apa-apa bagi saya. 35 menit pertama adalah tim seperti yang ingin saya lihat, tetapi 20 menit setelah itu kami harus bertahan jauh, jauh lebih baik daripada yang kami lakukan hari ini."
Melempem
Slot juga menyoroti penurunan performa setelah 35 menit awal yang menjanjikan, di mana lini pertahanan dinilai terlalu mudah ditembus. Tertinggal 0-2 sebelum jeda membuat mental tim terpukul, meski ia bersyukur tidak kebobolan lebih banyak.
"Tidak menyenangkan masuk ke ruang ganti dengan tertinggal 0-2 tepat sebelum jeda. Itu tidak bagus untuk mental, apalagi dengan musim yang sudah kami jalani. Itu sangat sulit diterima. Satu-satunya hal positif adalah kami tidak kebobolan lebih banyak," keluh pelatih asal Belanda itu.
Statistik Pertandingan
Pesta gol terjadi di Etihad Stadium! Erling Haaland tampil menggila dengan hattrick (39’ pen, 45+2’, 57’), sementara Antoine Semenyo menambah satu gol (50’).
Meski kalah telak 0-4, statistik menunjukkan laga berjalan cukup seimbang:
- Shots on target: 7 - 6
- Total shots: 12 - 13
- Penguasaan bola: 50% - 50%
- Pelanggaran: 14 - 9
- Kartu kuning: 3 - 3
- Kartu merah: 0 - 0
- Offside: 1 - 1
- Tendangan sudut: 4 - 2
- Penyelamatan: 5 - 1
Meski angka-angka relatif berimbang, Manchester City jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dibanding Liverpool.